Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Polda Gorontalo Jadi Tuan Rumah Hari Santri Nasional 2026, Implementasikan Paradigma Polisi Bersama Masyarakat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pesantren dan organisasi keagamaan memiliki jaringan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Keberadaan ulama, pengasuh pesantren, guru agama, dan para santri merupakan modal sosial penting dalam membangun ketahanan masyarakat, memperkuat pendidikan karakter, serta mendorong penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan yang damai.

Kemitraan dengan kalangan santri juga dapat memperkuat pendekatan pencegahan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui komunikasi yang berkelanjutan, kepolisian dan lembaga keagamaan dapat saling mendukung dalam membangun kesadaran hukum, mencegah kekerasan, menangkal penyebaran kebencian, dan menjaga hubungan harmonis antarkelompok masyarakat.

Paradigma Polisi Bersama Masyarakat memperoleh relevansinya melalui hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan, penghormatan, dan tanggung jawab bersama. Kehadiran kepolisian dalam kegiatan Hari Santri menjadi bagian dari upaya membangun hubungan tersebut secara lebih terbuka dan berkelanjutan.

Memperkuat Nilai Keagamaan, Kearifan Lokal, dan Keamanan Sosial

Penyelenggaraan Hari Santri Nasional di Polda Gorontalo juga memiliki relevansi dengan karakter masyarakat Gorontalo yang menjadikan nilai agama dan adat sebagai landasan kehidupan sosial.

Falsafah “Adati hula-hula’a to syara’a, syara’a hula-hula’a to Kuru’ani”, atau adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah, mencerminkan kedudukan nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat Gorontalo.

Nilai tersebut memiliki hubungan dengan upaya membangun ketertiban sosial melalui penghormatan, musyawarah, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dalam praktik kehidupan masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat juga mempunyai peran penting dalam memelihara hubungan sosial serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat komunitas.

Melalui paradigma Polisi Bersama Masyarakat, kekuatan sosial dan kultural tersebut dapat menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang lebih partisipatif. Kerja sama dengan organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan pesantren memungkinkan kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial.

Penyelenggaraan Hari Santri Nasional 2026 di Polda Gorontalo diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peringatan tahunan, tetapi juga memperkuat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan Nahdlatul Ulama melalui kegiatan pendidikan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan masyarakat.

Polda Gorontalo dan PWNU Perkuat Sinergi Kebangsaan

Resepsi Hari Santri Nasional 2026 yang direncanakan berlangsung di Aula Tinepo Polda Gorontalo akan melibatkan unsur pengurus Nahdlatul Ulama, kalangan pesantren, santri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan jajaran kepolisian. Berdasarkan rancangan kegiatan, sekitar 150 peserta ditargetkan menghadiri kegiatan tersebut.

Agenda resepsi direncanakan memuat sambutan Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo, arahan Kapolda Gorontalo, serta rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri yang menekankan nilai kebangsaan, pengabdian, dan persatuan.

Bagi PWNU Gorontalo, dukungan Polda Gorontalo terhadap penyelenggaraan Hari Santri Nasional merupakan bagian dari penguatan hubungan antara ulama dan aparat negara dalam menjaga kepentingan masyarakat. Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pendidikan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara bagi Polda Gorontalo, momentum Hari Santri menjadi kesempatan untuk memperkuat penerapan paradigma Polisi Bersama Masyarakat melalui kemitraan dengan institusi keagamaan yang memiliki akar sosial kuat di tengah masyarakat.

Pelaksanaan Hari Santri Nasional 2026 di Markas Polda Gorontalo sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antara kepolisian dan masyarakat dapat dibangun melalui berbagai ruang kebersamaan, termasuk kegiatan keagamaan dan peringatan sejarah kebangsaan.

Dengan semangat “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, Polda Gorontalo dan PWNU Gorontalo berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum memperkuat persatuan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mengembangkan kemitraan yang berkelanjutan dalam mewujudkan Gorontalo yang aman, kondusif, dan berkeadaban.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Isra Mi’raj, Gusnar Ismail Ajak ASN Gorontalo Bangun Etos Kerja Berbasis Spiritual

    Momentum Isra Mi’raj, Gusnar Ismail Ajak ASN Gorontalo Bangun Etos Kerja Berbasis Spiritual

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (16/1/2025), dan dicanangkan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penguatan spiritual ASN sekaligus bagian dari […]

  • Viral Pria Diduga Curi Paket Kurir di Pancoran, Polisi Telusuri Identitas Pelaku

    Viral Pria Diduga Curi Paket Kurir di Pancoran, Polisi Telusuri Identitas Pelaku

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria diduga mencuri paket milik kurir viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Kampung Pulo Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, dan terekam kamera CCTV milik warga. Video rekaman itu diunggah akun Instagram @jabodetabek24info pada Selasa (3/2/2026). Dalam tayangan tersebut, terduga pelaku terlihat berjalan santai […]

  • Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Ramadan selalu hadir dengan semarak yang khas. Beragam ekspresi keagamaan mencuat ke ruang publik, mulai pengajian rutin, ceramah agama, semarak majelis taklim, hingga seruan sahur jelang dini hari. Ramadan seolah telah menjadi panggung besar ekspresi keagamaan. Selain dimaknai sebagai bulan suci, juga diyakini sebagai bulan penuh berkah; bulan yang dirindukan umat Islam karena pahala amal […]

  • Tamim al-Dari dan Lampu Pertama di Masjid Madinah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #22)

    Tamim al-Dari dan Lampu Pertama di Masjid Madinah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #22)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Pada masa awal Islam, Masjid Nabawi belum memiliki penerangan pada malam hari. Jika malam tiba, masjid menjadi gelap. Orang-orang yang ingin beribadah setelah Isya harus melakukannya dalam cahaya yang sangat terbatas. Kondisi ini berbeda dengan beberapa tempat ibadah di wilayah Syam yang telah menggunakan lampu minyak untuk penerangan malam. Tamim al-Dari melihat keadaan itu. Ia kemudian […]

  • BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Asesor BNSP ini juga menjelaskan, pernyataan ini kemudian menjadi perhatian tim investigasi karena pembangunan jalan akses menuju kawasan stasiun berkaitan dengan penggunaan material, BBM, alat berat dan pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan. Secara kelembagaan, Kementerian Perhubungan memiliki aturan mengenai organisasi dan tata kerja Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan. JDIH Kemenhub mencatat PM 26 Tahun […]

  • IPO Lesu di Kuartal I 2026, Bursa Efek Indonesia Catat 12 Perusahaan dalam Pipeline

    IPO Lesu di Kuartal I 2026, Bursa Efek Indonesia Catat 12 Perusahaan dalam Pipeline

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    “Tidak ada perusahaan dengan aset skala kecil (di bawah Rp50 miliar), hanya satu perusahaan skala menengah (Rp50 miliar–Rp250 miliar), dan sebanyak 11 perusahaan tergolong skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar,” ujarnya. Dari sisi sektoral, pipeline IPO menunjukkan variasi yang cukup beragam. Sektor consumer non-cyclicals mendominasi dengan tiga perusahaan. Disusul sektor healthcare, infrastructure, dan […]

expand_less