Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gus Yaqut Diperiksa KPK 4,5 Jam, Bantah Isu Kuota Haji Khusus untuk Maktour Travel

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Mantan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 4,5 jam pada Jumat (30/1/2026). Pemeriksaan tersebut terkait penyidikan dugaan korupsi dalam penetapan kuota haji.

Gus Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.15 WIB dan meninggalkan lokasi pemeriksaan pada pukul 17.38 WIB. Saat keluar dari gedung KPK, ia tampak tersenyum simpul kepada awak media.

Usai pemeriksaan, Gus Yaqut menyatakan telah memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik KPK. Ia menegaskan bahwa seluruh informasi yang ia sampaikan sesuai dengan pengetahuan dan kewenangannya saat menjabat sebagai Menteri Agama.

“Jadi, saya menyampaikan apa yang saya tahu secara utuh kepada pemeriksa,” ujar Gus Yaqut kepada wartawan.

Gus Yaqut juga membantah isu yang menyebut dirinya memberikan kuota haji khusus kepada Maktour Travel, perusahaan perjalanan haji dan umrah milik Fuad Hasan Mansyur. Menurutnya, isu tersebut tidak pernah menjadi materi pertanyaan dalam pemeriksaan.

“Nggak ada pertanyaan soal itu,” katanya.

Ia pun secara tegas membantah kabar yang menyebut dirinya terlibat dalam pembagian kuota haji khusus kepada pihak tertentu. “Nggak ada itu. Itu bohong,” tegas Gus Yaqut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penetapan kuota haji dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan aspek yuridis yang berlaku. “Kalau penetapan kuota kan memang sesuai dengan aspek yuridisnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Gus Yaqut difokuskan pada pendalaman materi terkait perhitungan kerugian keuangan negara. Ia menyebut, KPK bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses tersebut.

“Hingga hari ini, KPK dan BPK telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Menteri Agama periode 2020–2024 Yaqut Cholil Qoumas,” ujar Budi.

Menurutnya, Gus Yaqut telah memenuhi panggilan penyidik secara kooperatif dan memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh auditor BPK. Sikap tersebut dinilai positif dan mendukung percepatan proses penyidikan.

“Yang bersangkutan hadir kooperatif dan memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh auditor BPK,” katanya.

Budi menambahkan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya akan dijadwalkan ulang sesuai kebutuhan penyidikan. Seluruh keterangan yang telah dihimpun saat ini masih dalam tahap finalisasi oleh tim auditor BPK.

“KPK masih menunggu hasil akhir perhitungan kerugian keuangan negara sebagai dasar untuk melanjutkan proses penyidikan,” pungkasnya.

Penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji ini terus berlanjut seiring upaya KPK melengkapi berkas perkara dan memastikan akuntabilitas pengelolaan kuota haji.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Alumni Pesantren As’adiyah Pimpin Shalat Jum’at Perdana di IKN photo_camera 2

    Imam Alumni Pesantren As’adiyah Pimpin Shalat Jum’at Perdana di IKN

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Momentum bersejarah tercatat di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan digelarnya Shalat Jum’at perdana di Masjid Negara IKN yang bertepatan dengan Jum’at pertama Ramadan 1447 Hijriah. Ribuan jamaah memadati ruang utama masjid dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Shalat Jum’at bersejarah tersebut dipimpin oleh Ustadz H. Martomo Malaing, S.Q., M.A., alumni Pondok Pesantren As’adiyah, […]

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden kepada jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa jabatan 2026–2031. Penyerahan SK dari Presiden Prabowo Subianto tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Momentum ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan Baznas yang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke […]

  • Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Siti Sara Malase
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Penulis : Siti Sara Malase Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang paling banyak diadopsi di dunia modern. Sejak akhir Perang Dingin, demokrasi menjadi standar legitimasi politik bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Secara konseptual, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, dalam praktiknya, demokrasi kerap mengalami penyempitan makna dengan direduksi […]

  • Demokrasi (Harus) Menjadi Kebudayaan

    Demokrasi (Harus) Menjadi Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Refleksi Temu Nasional (TUNAS) Jaringan GUSDURian 2025 Oleh : Pepi Al-Bayqunie (Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Di Indonesia, demokrasi kerap tampil meriah hanya saat pemilu. Angka, statistik, dan pesta politik menjadi hal yang paling mencolok. Namun, setelah hiruk pikuk itu usai, demokrasi sering kembali sepi. Ia menyusut menjadi prosedur […]

  • Pemerkosaan terhadap Teks: Gus Aniq Kritik Pembelaan Kurban Presiden dengan Dana APBN

    Pemerkosaan terhadap Teks: Gus Aniq Kritik Pembelaan Kurban Presiden dengan Dana APBN

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 1.299
    • 1Komentar

    nulondalo.com –  Polemik mengenai pembagian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan dana APBN terus memantik perdebatan publik. Di tengah silang pendapat antara pihak yang mengkritik dan membela kebijakan tersebut, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Abdullah Aniq Nawawi atau yang akrab disapa Gus Aniq, turut menyampaikan pandangannya secara kritis. Menurut Gus Aniq, sejumlah pihak mencoba membenarkan […]

expand_less