Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Provinsi Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo di Kantor Perwakilan BKKBN Gorontalo.

Dalam sambutan Wakil Gubernur yang dibacakan Anang S. Otoluwa, disampaikan apresiasi kepada Tim Branch Operation Singapore Aid yang telah hadir di Gorontalo. Kehadiran tim ini dinilai sebagai bentuk nyata solidaritas dan dukungan global dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo menurunkan angka stunting.

Data stunting Provinsi Gorontalo, menunjukkan adanya penurunan prevalensi stunting sebesar 3,1 persen, dari 26,9 persen pada tahun 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menjadi 23,8 persen di tahun 2024 (Survei Status Gizi Indonesia).

“Meski angka ini sama dengan capaian tahun 2022, hal ini tetap menjadi indikator penting bahwa upaya yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif,” ucap Anang, ​Jumat (4 /7/2025).

Kota Gorontalo, Dinkesprov – Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Provinsi Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo pada Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di Kantor Perwakilan BKKBN Gorontalo.

Dalam sambutan Wakil Gubernur yang dibacakan Anang S. Otoluwa, disampaikan apresiasi kepada Tim Branch Operation Singapore Aid yang telah hadir di Gorontalo. Kehadiran tim ini dinilai sebagai bentuk nyata solidaritas dan dukungan global dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo menurunkan angka stunting.

Data stunting Provinsi Gorontalo, menunjukkan adanya penurunan prevalensi stunting sebesar 3,1 persen, dari 26,9 persen pada tahun 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menjadi 23,8 persen di tahun 2024 (Survei Status Gizi Indonesia).

“Meski angka ini sama dengan capaian tahun 2022, hal ini tetap menjadi indikator penting bahwa upaya yang dilakukan menunjukkan hasil yang positif,” ucap Anang. (mcgorontaloprov)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademisi Unusia: Olahraga Harus Jadi Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

    Akademisi Unusia: Olahraga Harus Jadi Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, menegaskan bahwa olahraga harus diposisikan sebagai investasi strategis dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), 27 Februari 2026, di Jakarta. Forum tersebut […]

  • Nilai Tukar Petani Gorontalo Bulan Juni Sebesar 115,84

    Nilai Tukar Petani Gorontalo Bulan Juni Sebesar 115,84

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Nilai tukar Petani (NTP) Provinsi Gorontalo pada bulan Juni 2025 sebesar 115,84 atau naik 0,02 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,11 persen meskipun Indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga naik sebesar 0,08 persen. Besaran NTP ini disampaikan Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan […]

  • Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Julman Hente
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Oleh: Julman Hente, SH., MH (Penulis) Demokrasi kita hari ini seperti pohon yang tumbuh tanpa akar. Tampak hijau di permukaan, penuh daun dan ranting yang menjulang, tetapi mudah roboh ketika angin kencang datang. Ia berdiri di atas tanah yang semakin rapuh, tanah yang terus terkikis oleh keputusan-keputusan yang mengatasnamakan rakyat tetapi mengkhianati bumi tempat rakyat […]

  • Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Bayangkan anda adalah masyarakat Gorontalo. Hari ini anda membaca berita hangat yang informasinya ‘begini’, keesokan harinya ‘begitu’. Hari ini anda memahami informasi resmi dari pemangku kebijakan, tiba – tiba besoknya informasi tersebut diklarifikasi oleh mereka sendiri pula. Inilah realita masyarakat Gorontalo, terkekang dalam polemik Bank SulutGo (BSG) yang kebijakannya berpusar disitu saja yang membuat masyarakatnya […]

  • Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

    Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Di tengah semakin banyak perempuan yang memilih berhenti bekerja setelah menikah atau memiliki anak, muncul pertanyaan yang sering kali memicu perdebatan: apakah keputusan tersebut merupakan sebuah pengorbanan atau justru investasi? Bagi saya, jawabannya bergantung pada alasan dan cara perempuan memaknai keputusan itu. Berhenti bekerja bukanlah tanda menyerah, bukan pula bukti bahwa perempuan kehilangan kemampuan. Sebaliknya, […]

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Gagal membawa pulang bongkahan emas dari Lembah Tupalo, kaum kolonial Belanda tidak lantas meninggalkan kawasan itu. Mereka kemudian menyusuri aliran sungai dengan harapan menemukan bongkahan emas lain yang lebih mudah diangkat. Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer menurut penututan warga, rombongan serdadu itu memutuskan berhenti di sebuah puncak perbukitan. Di tempat itulah mereka mendirikan sebuah […]

expand_less