Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pelaksanaan APBD 2025 saat ini akan bergerak dinamis. Selain disusun sebelum pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, kondisi fiskal mengalami efisiensi yang membutuhkan penyesuaian di berbagai jenis belanja.

“Pengelolaan anggaran tahun ini akan berlangsung dinamis dan penuh penyesuaian. Namun kita tetap optimis untuk mencapai target-target pembangunan secara efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Gusnar saat menyampaikan pendapat akhir pada Rapat Paripurna ke-28 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Selasa (8/7/2025).

Beberapa sektor unggulan tetap akan menjadi prioritas pemerintahan seperti pertanian, peternakan dan perikanan yang selama ini digadang sebagai Agro-maritim. Bantuan sosial dan UMKM juga akan terus dilakukan. Di sisi lain, belanja rutin pegawai seperti gaji dan tunjangan akan selalu menjadi perhatian.

Terkait pelaksanaan pertanggungjawaban APBD 2024, pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya yang mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pencapaian itu bukan sekadar simbol, tetapi harus menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas belanja daerah secara nyata.

“Kita ingin mempertahankan WTP bukan sekadar status, tetapi sebagai cerminan pengelolaan yang efektif, efisien, dan berpihak pada rakyat,” Ujarnya

Mengakhiri penyampaiannya, gubernur menyampaikan terima kasih kepada DPRD, OPD, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penganggaran dan pelaksanaan pembangunan daerah. Ia berharap sinergi terus terjalin demi kemajuan Gorontalo.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Smart Air Jatuh Saat Mendarat di Pesisir Nabire, Seluruh Penumpang Selamat

    Pesawat Smart Air Jatuh Saat Mendarat di Pesisir Nabire, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan saat mendarat di wilayah pesisir Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Pesawat tersebut tengah melayani penerbangan subsidi rute Nabire–Kaimana, Papua Barat, dengan membawa 13 penumpang dan 2 kru. Insiden terjadi ketika pesawat jatuh di area logpond Kaladiri, kawasan pantai […]

  • I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

    I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
    • visibility 372
    • 0Komentar

    DI Tengah Kebisingan Dunia, di era modern yang serba cepat ini, manusia sering kali terjebak dalam labirin rutinitas yang melelahkan. Tekanan pekerjaan, tuntutan sosial, dan paparan informasi digital yang tak henti-hentinya membuat jiwa sering kali kehilangan jangkar spiritualnya. Kehidupan dunia yang hiruk-pikuk ini, jika tidak diimbangi dengan waktu untuk berhenti sejenak, akan menggiring seseorang pada […]

  • Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang, Habib Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Persekusi Banser di Tangerang, Habib Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Tangerang Kota resmi menetapkan Assayid Bahar Bin Smith alias Habib Bahar Bin Ali Bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan persekusi terhadap kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kota Tangerang. Penetapan tersangka tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/43/I/RES.1.24/2026/Reskrim yang beredar pada Sabtu, […]

  • Tuntaskan Amanah, Mahasantri Semester Akhir Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Sidang LPJ Santri Dakwah

    Tuntaskan Amanah, Mahasantri Semester Akhir Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Sidang LPJ Santri Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta – Mahasantri semester akhir Pondok Pesantren Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin resmi menggelar Sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tabligh atau Santri Dakwah Khatamun Nabiyyin (SDKN), Rabu (07/05/2026). Sidang tersebut menjadi puncak dari rangkaian pengabdian dakwah yang sebelumnya dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Berbekal keilmuan dan semangat pengabdian, para mahasantri telah menuntaskan program tabligh di delapan […]

  • Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Prof. Dr. KH. Afifuddin Harisah. Lc
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Ketika kita membaca kitab hadits Bukhari dan Muslim di pesantren, pernahkah kita sadar bahwa kedua imam agung itu adalah orang Persia? Bahwa sebagian besar ulama yang mewariskan ilmu Nabi lahir dari tanah yang dulu disebut Persia, kini bernama Iran? Ironisnya, masih ada umat Islam yang meragukan Iran hanya karena perbedaan mazhab atau pengaruh propaganda Barat. […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

expand_less