Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Keutamaan Bershalawat, Guru Helmi Podungge: Satu Shalawat Dibalas Sepuluh Rahmat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 386
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Rais Syuriyah PCNU Bone Bolango sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone Bolango, KH. Helmi Podungge atau Guru Helmi, menyampaikan pengajian bertema Keutamaan Bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pengajian tersebut menegaskan bahwa shalawat bukan sekadar amalan lisan, melainkan jalan keselamatan dan keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Dalam pengajiannya, Guru Helmi menekankan bahwa satu shalawat yang diucapkan dengan ikhlas akan dibalas oleh Allah SWT dengan sepuluh rahmat. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam berbagai hadis sahih tentang keutamaan bershalawat kepada Rasulullah SAW.

“Barang siapa bershalawat kepada Nabi satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Artinya, Allah melimpahkan rahmat, mengangkat derajat, dan menghapus dosa-dosanya,” ujar Guru Helmi.

Shalawat sebagai Pengangkat Doa

Guru Helmi menjelaskan, shalawat memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah seorang muslim. Bahkan, shalawat menjadi sebab diangkatnya doa kepada Allah SWT. Doa yang diawali dan diakhiri dengan shalawat, menurut para ulama, lebih mudah dikabulkan.

Ia mengingatkan jamaah agar tidak melupakan shalawat, terutama ketika berdoa, dalam majelis ilmu, maupun saat mendengar nama Rasulullah SAW disebutkan.

“Ketika nama Nabi disebut lalu kita tidak bershalawat, itu tanda kelalaian. Padahal shalawat adalah bentuk cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah,” tuturnya.

Dalam pengajian tersebut, Guru Helmi juga mengutip sejumlah riwayat yang menjelaskan bahwa orang yang memperbanyak shalawat akan mendapatkan syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat. Shalawat, kata dia, menjadi penghubung batin antara umat dan Nabi Muhammad SAW.

Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan memperbanyak shalawat serta mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi NU dan Kearifan Lokal

Menurut Guru Helmi, tradisi bershalawat yang hidup di tengah masyarakat Nahdlatul Ulama, termasuk di Gorontalo, merupakan warisan ulama yang harus dijaga. Shalawat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana menenangkan hati, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan umat.

“Shalawat itu ringan di lisan, tapi besar pahalanya. Jangan kita tinggalkan amalan ini, apalagi di tengah kehidupan yang penuh ujian seperti sekarang,” pesannya.

Menutup pengajiannya, Guru Helmi Podungge mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan shalawat sebagai amalan harian. Ia berharap umat Islam senantiasa menghidupkan shalawat di rumah, masjid, dan majelis-majelis ilmu.

“Insyaallah, dengan memperbanyak shalawat, hidup kita akan lebih tenang, dosa diampuni, derajat diangkat, dan kelak kita mendapat syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” pungkasnya.

Pengajian ini menjadi pengingat bahwa shalawat bukan hanya tradisi, tetapi kebutuhan ruhani umat Islam dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Sumber : (2) Kiai Live : Keutamaan Bersholawat Kepada Nabi – KH. Helmi Podungge – YouTube

DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN DONASI SEIKHLASNYA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Panji Sukma Nugraha, menyampaikan kritik tajam terhadap manajemen PT Pelindo seiring kemacetan parah yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok beberapa hari terakhir. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk nyata dari kegagalan perencanaan dan pengendalian sistem logistik nasional yang semestinya dapat diantisipasi sejak awal. “Ini bukan sekadar kemacetan lalu […]

  • Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Dugaan kasus yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, terus menguat. Komite Perjuangan Rakyat (Kopra Institute) meminta Bupati dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak tinggal diam. Direktur Kopra Institute, Faisal Habeba, menegaskan bahwa dugaan yang mencuat, khususnya terkait praktik judi online (judol), harus segera ditindaklanjuti secara serius. “Ini […]

  • Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    Tersesat di Antara Makna: Tanggapan terhadap Donald Tungkagi soal Makuta Ilmu sebagai Paradigma Epistemologi UIN Smart

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    Sebagai seorang alumni, ketika mendengar kabar baik bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo sedikit lagi menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo (selanjutnya: UIN Smart), saya kegirangan minta ampun. Saya tahu prosesnya amat lama, melibatkan banyak sekali pihak, dan pekerjaan yang tidak mudah. Pada 17 Oktober 2025, alhasil terbit surat MenPAN-RB kepada presiden tentang Permohonan Izin Prakarsa Penyusunan […]

  • NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum bahwa di dalam Nahdlatul Ulama terdapat dua lapisan keanggotaan yang sering disebut sebagai NU struktural dan NU kultural. Yang pertama adalah NU struktural, yaitu mereka yang berada dalam kepengurusan organisasi secara formal. Kelompok ini biasanya menjadi representasi resmi NU dalam berbagai agenda kelembagaan, seperti pertemuan resmi, surat-menyurat, maupun kegiatan organisasi lainnya. NU […]

  • Idiosinkrasi

    Idiosinkrasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sebagai individu, manusia sangat beragam. Tidak ada satu pun manusia yang identik, bahkan untuk yang kembar identik sekalipun. Setiap kita memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri. Ada orang yang cara berpikirnya melompat-lompat namun kreatif. Ada yang pendiam, tetapi tajam membaca situasi. Ada yang bekerja lambat namun nyaris tidak pernah keliru. Pada banyak keadaan, kita menyebut mereka “unik”. Namun […]

  • Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Di tengah sejuknya udara pegunungan Malino, para penggerak Komunitas GUSDURian (KGD) Makassar berkumpul dalam sebuah pertemuan bernama komunitas meting yang berlangsung pada 2-4 Mei 2025. Villa Vinus Malino dua yang menjadi tempat pertemuan itu seolah menjadi saksi bisu lahirnya sebuah visi baru yang lebih inklusif dan menjanjikan bagi keberlanjutan komunitas. Visi tersebut berbunyi, “GUSDURian Makassar […]

expand_less