Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keutamaan Bershalawat, Guru Helmi Podungge: Satu Shalawat Dibalas Sepuluh Rahmat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 274
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Rais Syuriyah PCNU Bone Bolango sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone Bolango, KH. Helmi Podungge atau Guru Helmi, menyampaikan pengajian bertema Keutamaan Bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pengajian tersebut menegaskan bahwa shalawat bukan sekadar amalan lisan, melainkan jalan keselamatan dan keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Dalam pengajiannya, Guru Helmi menekankan bahwa satu shalawat yang diucapkan dengan ikhlas akan dibalas oleh Allah SWT dengan sepuluh rahmat. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam berbagai hadis sahih tentang keutamaan bershalawat kepada Rasulullah SAW.

“Barang siapa bershalawat kepada Nabi satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Artinya, Allah melimpahkan rahmat, mengangkat derajat, dan menghapus dosa-dosanya,” ujar Guru Helmi.

Shalawat sebagai Pengangkat Doa

Guru Helmi menjelaskan, shalawat memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah seorang muslim. Bahkan, shalawat menjadi sebab diangkatnya doa kepada Allah SWT. Doa yang diawali dan diakhiri dengan shalawat, menurut para ulama, lebih mudah dikabulkan.

Ia mengingatkan jamaah agar tidak melupakan shalawat, terutama ketika berdoa, dalam majelis ilmu, maupun saat mendengar nama Rasulullah SAW disebutkan.

“Ketika nama Nabi disebut lalu kita tidak bershalawat, itu tanda kelalaian. Padahal shalawat adalah bentuk cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah,” tuturnya.

Dalam pengajian tersebut, Guru Helmi juga mengutip sejumlah riwayat yang menjelaskan bahwa orang yang memperbanyak shalawat akan mendapatkan syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat. Shalawat, kata dia, menjadi penghubung batin antara umat dan Nabi Muhammad SAW.

Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan memperbanyak shalawat serta mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi NU dan Kearifan Lokal

Menurut Guru Helmi, tradisi bershalawat yang hidup di tengah masyarakat Nahdlatul Ulama, termasuk di Gorontalo, merupakan warisan ulama yang harus dijaga. Shalawat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana menenangkan hati, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan umat.

“Shalawat itu ringan di lisan, tapi besar pahalanya. Jangan kita tinggalkan amalan ini, apalagi di tengah kehidupan yang penuh ujian seperti sekarang,” pesannya.

Menutup pengajiannya, Guru Helmi Podungge mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan shalawat sebagai amalan harian. Ia berharap umat Islam senantiasa menghidupkan shalawat di rumah, masjid, dan majelis-majelis ilmu.

“Insyaallah, dengan memperbanyak shalawat, hidup kita akan lebih tenang, dosa diampuni, derajat diangkat, dan kelak kita mendapat syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” pungkasnya.

Pengajian ini menjadi pengingat bahwa shalawat bukan hanya tradisi, tetapi kebutuhan ruhani umat Islam dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Sumber : (2) Kiai Live : Keutamaan Bersholawat Kepada Nabi – KH. Helmi Podungge – YouTube

DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN DONASI SEIKHLASNYA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sepasang suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, mengajukan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan penghangusan sisa kuota internet. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 273/PUU-XXIII/2025 dan menyasar Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 28 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 […]

  • Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan sahabat lamanya yang juga Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga […]

  • UNUSIA Berikan Masukan di Forum Investor Daily

    UNUSIA Berikan Masukan di Forum Investor Daily

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) turut ambil bagian dalam Forum Investor Daily Indonesia yang mengusung tema Environmental, Social, and Governance (ESG): Bersama Membangun Keberlanjutan, diselenggarakan pada Kamis, 20 November 2025 di Ballroom 1 Hotel Mulia Senayan. Forum ini mempertemukan akademisi, regulator, dan pelaku industri untuk membahas strategi keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang semakin relevan […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 289
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Pernyataan Gus Ulil bahwa “menolak zero mining adalah goblok” secara teknis memang benar. Zero mining itu mustahil. Peradaban modern tidak berdiri tanpa mineral—ponsel, kendaraan listrik, panel surya, hingga kabel listrik di rumah kita semuanya lahir dari aktivitas tambang. Tidak ada yang membantah itu. […]

expand_less