Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keutamaan Bershalawat, Guru Helmi Podungge: Satu Shalawat Dibalas Sepuluh Rahmat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Rais Syuriyah PCNU Bone Bolango sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bone Bolango, KH. Helmi Podungge atau Guru Helmi, menyampaikan pengajian bertema Keutamaan Bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pengajian tersebut menegaskan bahwa shalawat bukan sekadar amalan lisan, melainkan jalan keselamatan dan keberkahan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Dalam pengajiannya, Guru Helmi menekankan bahwa satu shalawat yang diucapkan dengan ikhlas akan dibalas oleh Allah SWT dengan sepuluh rahmat. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam berbagai hadis sahih tentang keutamaan bershalawat kepada Rasulullah SAW.

“Barang siapa bershalawat kepada Nabi satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Artinya, Allah melimpahkan rahmat, mengangkat derajat, dan menghapus dosa-dosanya,” ujar Guru Helmi.

Shalawat sebagai Pengangkat Doa

Guru Helmi menjelaskan, shalawat memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah seorang muslim. Bahkan, shalawat menjadi sebab diangkatnya doa kepada Allah SWT. Doa yang diawali dan diakhiri dengan shalawat, menurut para ulama, lebih mudah dikabulkan.

Ia mengingatkan jamaah agar tidak melupakan shalawat, terutama ketika berdoa, dalam majelis ilmu, maupun saat mendengar nama Rasulullah SAW disebutkan.

“Ketika nama Nabi disebut lalu kita tidak bershalawat, itu tanda kelalaian. Padahal shalawat adalah bentuk cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah,” tuturnya.

Dalam pengajian tersebut, Guru Helmi juga mengutip sejumlah riwayat yang menjelaskan bahwa orang yang memperbanyak shalawat akan mendapatkan syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat. Shalawat, kata dia, menjadi penghubung batin antara umat dan Nabi Muhammad SAW.

Ia menambahkan, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan memperbanyak shalawat serta mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi NU dan Kearifan Lokal

Menurut Guru Helmi, tradisi bershalawat yang hidup di tengah masyarakat Nahdlatul Ulama, termasuk di Gorontalo, merupakan warisan ulama yang harus dijaga. Shalawat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana menenangkan hati, memperkuat iman, dan mempererat persaudaraan umat.

“Shalawat itu ringan di lisan, tapi besar pahalanya. Jangan kita tinggalkan amalan ini, apalagi di tengah kehidupan yang penuh ujian seperti sekarang,” pesannya.

Menutup pengajiannya, Guru Helmi Podungge mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan shalawat sebagai amalan harian. Ia berharap umat Islam senantiasa menghidupkan shalawat di rumah, masjid, dan majelis-majelis ilmu.

“Insyaallah, dengan memperbanyak shalawat, hidup kita akan lebih tenang, dosa diampuni, derajat diangkat, dan kelak kita mendapat syafaat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” pungkasnya.

Pengajian ini menjadi pengingat bahwa shalawat bukan hanya tradisi, tetapi kebutuhan ruhani umat Islam dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.

Sumber : (2) Kiai Live : Keutamaan Bersholawat Kepada Nabi – KH. Helmi Podungge – YouTube

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Duka: Kiai Imam Aziz, Murid Gus Dur dan Intelektual NU, Wafat di Usia 63 Tahun

    Kabar Duka: Kiai Imam Aziz, Murid Gus Dur dan Intelektual NU, Wafat di Usia 63 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Dunia aktivis sosial dan warga Nahdlatul Ulama (NU) tengah berduka. Salah satu tokoh penting pergerakan Islam progresif, KH. Imam Aziz, wafat di usia 63 tahun pada Sabtu dini hari (12/7/2025) di Yogyakarta. Kiai Imam dikenal luas sebagai murid langsung Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia adalah figur kiai sekaligus intelektual yang aktif […]

  • Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus yang menjerat Amsal Christy Sitepu menjadi sorotan serius Komisi III DPR RI. Dalam rapat bersama jajaran kejaksaan, DPR menegaskan bahwa setiap dugaan penyimpangan oleh aparat penegak hukum tidak boleh dibiarkan dan harus berujung pada sanksi tegas, termasuk pidana. Anggota Komisi III DPR RI, Safaruddin, menegaskan bahwa aturan mengenai sanksi terhadap penuntut umum […]

  • Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    Bahaya Gambar Telanjang Palsu Buatan AI: Netizen Perlu Waspada

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka banyak peluang positif dalam dunia digital. Namun, di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan ancaman serius terhadap privasi dan martabat manusia. Salah satu bentuk penyalahgunaan yang kini menjadi sorotan global adalah pembuatan gambar telanjang palsu atau berpakaian minim menggunakan AI, tanpa persetujuan subjeknya. Isu ini kembali […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Perubahan demografi global akibat migrasi pada hakikatnya tidak berdiri sebagai peristiwa sosial yang otonom. Ia merupakan pantulan dari dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak dalam irama tarik-menarik kepentingan. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz menghadirkan kenyataan bahwa arus manusia lintas batas bukan sekadar fenomena kemanusiaan, melainkan konsekuensi historis dari perebutan pengaruh global […]

  • KH. Adam Zakaria: Ulama Tanpa Pesantren yang Melahirkan Banyak Ulama

    KH. Adam Zakaria: Ulama Tanpa Pesantren yang Melahirkan Banyak Ulama

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Moh. Rodney Neu
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Barangkali tidak semua orang mengenal sosok ulama masyhur Gorontalo yang satu ini. Namun di kalangan para santri, guru agama, dan tokoh masyarakat, nama KH. Adam Zakaria dikenang sebagai ulama yang tak pernah berhenti belajar, mengajar, dan berkhidmat untuk Islam. Ia adalah cerminan nyata dari kegigihan menuntut ilmu, meski tanpa pernah mencicipi pendidikan formal di pesantren. […]

  • MUI Gorontalo Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2030

    MUI Gorontalo Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2030

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (23/8/2025), dan dihadiri para tokoh agama, pejabat pemerintah, serta perwakilan ormas Islam se-Provinsi Gorontalo. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Hj. Amani Lubis, MA. Dalam sambutannya, […]

expand_less