Breaking News
dark_mode
Trending Tags

LKNU Gorontalo Dorong Sinergi Ekonomi Syariah dan Kesehatan Umat

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Provinsi Gorontalo, dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D, menegaskan bahwa pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah memiliki nilai strategis yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan masyarakat (Selasa, 28/10/2025).
Menurut dr. Sri Manovita, ekonomi syariah tidak dapat dipisahkan dari kesehatan karena keduanya saling menguatkan.

“Kesehatan adalah modal dasar produktivitas, sementara ekonomi syariah menjadi kerangka nilai yang menuntun kita untuk bekerja, berusaha, dan bermuamalah secara adil, beretika, serta berorientasi pada kemaslahatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, umat yang sehat akan lebih siap membangun kemandirian ekonomi, dan ekonomi syariah yang kokoh akan membuka akses lebih luas terhadap layanan kesehatan yang layak.

Melalui kegiatan ini, PWNU Gorontalo menegaskan peran strategis Nahdlatul Ulama sebagai agent of change yang tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga mendorong perubahan sosial dan ekonomi. Pekan Ekonomi Syariah di Gorontalo menghadirkan berbagai kegiatan seperti dialog publik, pameran, workshop, dan jejaring antar pelaku usaha berbasis syariah, yang menunjukkan komitmen NU dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, sehat, dan berkeadilan.

LKNU turut memberikan kontribusi melalui perspektif kesehatan dalam pembangunan ekonomi umat.
“UMKM yang tumbuh di bawah payung ekonomi syariah membutuhkan tenaga kerja yang sehat, lingkungan usaha yang bersih, serta pemahaman tentang gizi dan kesehatan keluarga. Tanpa kesehatan yang baik, mustahil roda ekonomi dapat berjalan optimal,” jelas dr. Sri.

Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara bidang kesehatan dan ekonomi syariah agar keduanya dapat tumbuh beriringan.

“Saya meyakini bahwa Pekan Ekonomi Syariah ini akan menjadi titik tolak lahirnya gerakan besar di Gorontalo—gerakan umat yang kuat dalam ibadah, berdaya dalam ekonomi, dan tangguh dalam kesehatan,” tegasnya.

Sebagai penutup, dr. Sri Manovita mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin, untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperluas jejaring ekonomi berbasis syariah.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Diduga Ilegal di Moncongloe Beroperasi Terang-Terangan, PERJOSI Desak APH Bertindak

    Tambang Diduga Ilegal di Moncongloe Beroperasi Terang-Terangan, PERJOSI Desak APH Bertindak

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Aktivitas pertambangan yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi sorotan di Kabupaten Maros. Kali ini, lokasi tambang yang berada di wilayah Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Sulawesi Selatan, terpantau masih beroperasi secara leluasa dengan melibatkan alat berat dan armada pengangkut material. Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan pada Rabu (3/6/2026), sejumlah ekskavator dan […]

  • Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    Gusnar Optimistis, Meski Masyarakat Belum Paham, Pidana Kerja Sosial Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan Pidana Kerja Sosial yang direncanakan mulai diberlakukan pada tahun 2026, meski ia menyadari masih banyak masyarakat yang belum memahami hukum baru ini. Dukungan tersebut disampaikan saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah, Kejaksaan, dan Jamkrindo di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (22/12/2025). […]

  • Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Dangi Rami sibuk meracik menu istimewa makan sahur. Di tengah suara dengkur suami dan anaknya yang masih terlelap tidur. Jeritan belanga goreng Dangi terdengar gaduh. Bersahutan dengan botu poluleya yang sulit dikendalikan bunyinya. Tiga menu berbahan ayam kampung untuk suami dan anaknya telah menebarkan aroma sedap. Mereka dibangunkan tat kala menu makan sahur itu sudah […]

  • Prahara Republik Merah Putih (Fakta dan Imajinasi di Jantung Negeri)

    Prahara Republik Merah Putih (Fakta dan Imajinasi di Jantung Negeri)

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Penulis : Asrul G.H. Lasapa (Da’i dan Pemerhati Sosial Keagamaan) Suasana semakin genting. Pergerakan massa sudah tidak terkendali. Teriakan demi teriakan menggelinding hingga ke petala langit. Suara dentuman benda keras menghantam genteng dan kaca bangunan megah seakan berlomba dengan suara letusan senjata aparat keamanan. Kobaran api semakin membara. Gumpalan asap hitam membumbung pekat ke angkasa […]

  • Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Rahmat Hidayat
    • visibility 1.356
    • 0Komentar

    Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan di bawah nahkoda Muhammad Afdal saat ini menghadapi persoalan serius dalam aspek kepemimpinan organisasi. Banyak kader menilai bahwa roda organisasi tidak lagi dijalankan dengan semangat tanggung jawab sebagaimana mestinya sebagai penggerak, pengarah, sekaligus penghubung bagi seluruh cabang PMII di Sulawesi Selatan. Kepemimpinan yang seharusnya […]

  • Pandangan dan Rekomendasi Mubes Warga NU Menuju Abad Kedua

    Pandangan dan Rekomendasi Mubes Warga NU Menuju Abad Kedua

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – JOMBANG – Warga Nahdlatul Ulama (NU) merilis beberapa pandangan dan rekomendasi untuk arah perjuangan NU pada abad kedua. Dalam rilis tersebut menegaskan bahwa Muktamar NU ke-35 harus menjadi ruang musyawarah yang bermartabat, bebas dari praktik transaksional, serta mampu melahirkan kepengurusan yang memiliki integritas, kapasitas, keteladanan, dan keberpihakan yang kuat kepada jamaah serta kemaslahatan […]

expand_less