Mahasiswa KKN-T Unhas Sosialisasikan Pencegahan PMK dan Bagikan Obat Cacing di Desa Bontomanurung
- account_circle Hardiansyah
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
- visibility 100
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, MAROS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan sosialisasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara door to door di Desa Bontomanurung, Kabupaten Maros. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembagian obat cacing bagi masyarakat yang memiliki ternak.
Program kerja individu tersebut dilaksanakan oleh Rifqah Nabila Rasyid, mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung peningkatan kesehatan dan produktivitas ternak di tingkat desa.
Pendekatan door to door dipilih agar edukasi dapat disampaikan secara langsung kepada warga. Melalui metode ini, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk berdiskusi mengenai persoalan kesehatan ternak yang mereka hadapi.
Dalam sosialisasi tersebut, Rifqah menjelaskan bahwa PMK merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Penyakit ini dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak karena berpotensi menurunkan nafsu makan, produktivitas, dan berat badan ternak.
Materi edukasi mencakup pengenalan gejala klinis PMK, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya penerapan biosekuriti di lingkungan peternakan.
Masyarakat diimbau menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas ternak dari luar daerah, melakukan disinfeksi secara berkala, serta segera melaporkan
- Penulis: Hardiansyah
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar