Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aktivis Gorontalo Kevin Lapendos Bantah Fitnah Oknum Asosiasi Nelayan: “Saya Punya Bukti Kuat”

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, yang dikenal aktif dalam aksi Unjuk Rasa, akhirnya angkat bicara terkait fitnah yang diarahkan kepadanya oleh oknum dalam Ketua Asosiasi Nelayan Gorontalo. Kevin menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut sama sekali tidak benar, dan merupakan upaya untuk membungkam serta mengaburkan perjuangan Advokasinya yang tengah ia lakukan.

Kevin selama ini aktif menyoroti dugaan praktik tidak sehat yang dilakukan oleh salah satu perusahaan perikanan di Gorontalo berdasarkan hasil wawancara dan bukti nyata, yaitu dugaan keterlambatan pembayaran dan tidak ditepatinya janji-janji yang sudah disampaikan kepada nelayan oleh salah satu oknum di perusahaan tersebut. Akibatnya, banyak nelayan merugi hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Namun, di tengah perjuangan advokasi tersebut, Kevin justru diserang dengan isu miring. Menurutnya, fitnah itu dilancarkan oleh Ketua Asosiasi nelayan Gorontalo yang seharusnya berada di pihak nelayan.

“Saya tegaskan, isu-isu yang diarahkan kepada saya itu tidak benar. Itu fitnah. Justru ini adalah bentuk pengalihan isu agar masyarakat tidak lagi fokus pada persoalan inti, yaitu dugaan kerugian yang dialami nelayan Gorontalo akibat kebijakan dan praktik yang merugikan,” ujar Kevin, Rabu(17/09/2025).

Punya Bukti Kuat

Kevin menambahkan bahwa ia memiliki bukti kuat terkait data-data yang sedang ia advokasi. Bukti tersebut, merupakan bukti rekaman, dan beberapa percakapan provokasi. Menurutnya, bukan hanya sekadar klaim, melainkan dokumen dan fakta lapangan yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum maupun di hadapan publik.

“Saya tidak segan-segan membuka data yang saya punya. Semua bukti sudah ada di tangan saya. Jadi kalau ada pihak yang mau menutupi persoalan ini dengan fitnah, saya siap membuktikan kebenaran,” tegasnya.

Lebih jauh, Kevin meminta Ketua Asosiasi Nelayan Gorontalo tersebut untuk segera melakukan klarifikasi setelah beberapa kali di hubungi tapi tidak merespon. Ia menekankan bahwa saya tersinggung, dan tidak takut untuk mengungkap kebenarannya, ini bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.

“Advokasi yang saya lakukan adalah untuk memastikan  nelayan Gorontalo tidak lagi dirugikan berdasarkan penyampaian isu oleh oknum asosiasi nelayan gorontalo. Jangan alihkan isu dengan menyerang saya. Jangan mengadu domba dan menyebar fitnah, bukan itu substansi persoalannya,” tambahnya.

“Ini bukan soal Kevin Lapendos. Ini soal harga diri dan hak-haknya harus ditegakkan.” pungkasnya.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 409
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Amerika Serikat hingga kini belum menandatangani United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), meskipun konvensi tersebut telah menjadi rezim hukum internasional utama yang mengatur tata kelola laut global. Keputusan ini didorong oleh sejumlah pertimbangan strategis, ekonomi, dan politik luar negeri. Salah satu alasan utama penolakan Amerika Serikat terhadap UNCLOS adalah […]

  • Truk Melaju Ugal-Ugalan, Mahasiswi Desak Pemerintah Tertibkan Aktivitas Tambang di Moncongloe

    Truk Melaju Ugal-Ugalan, Mahasiswi Desak Pemerintah Tertibkan Aktivitas Tambang di Moncongloe

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 437
    • 0Komentar

    nulondalo.com, MAROS – Aktivitas truk yang diduga berasal dari kawasan tambang di wilayah Moncongloe, Kabupaten Maros, kembali menuai keluhan dari masyarakat. Kali ini, keluhan datang dari seorang mahasiswi bernama Indriani Reski Aulia yang menyoroti operasional truk pada jam-jam sibuk, khususnya saat para pelajar berangkat ke sekolah. Menurut Indriani, keberadaan truk-truk berukuran besar yang mulai beroperasi […]

  • Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

    Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Adythia Al Ghozaly
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Oleh: Adythia Al Ghozaly Kaempe, S.H   Setiap 22 Desember, kita disuguhi narasi nasional yang menyesatkan: peringatan “Hari Ibu” seolah menjadi satu-satunya representasi perempuan. Padahal, lebih dari sembilan dekade silam, perempuan-perempuan Nusantara berkumpul dalam Kongres Perempuan 1928, menuntut hak politik, kebebasan, pendidikan, dan pengakuan sosial yang setara. Namun, patriarki dengan cerdik merampas tanggal itu, membungkusnya […]

  • Kolonialisme Digital

    Kolonialisme Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Sonny Madjid
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Setelah perang nilai tukar mata uang, bio farma-bio teknologi, narasi sistem global kini sudah masuk pada perang berbasis teknologi (cybernwar, big data, AI, dll). Pertanyaan besarnya adalah siapa yang menguasai teknologi, maka dia mengendalikan, apa kepentingannya, siapa yang diuntungkan? Kita semua tahu, penguasaan algoritma yang menyangkut infrastruktur data global, platform digital dikuasai segelintir korporasi dan […]

  • Banjir Bandang di Aceh & Sumatra: Kerusakan Hutan, Cuaca Ekstrem dan Tuduhan ke Zulhas

    Banjir Bandang di Aceh & Sumatra: Kerusakan Hutan, Cuaca Ekstrem dan Tuduhan ke Zulhas

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 306
    • 0Komentar

    nulondalo.com- Bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Hujan lebat, cuaca ekstrem, dan faktor alam disebut sebagai penyebab utama namun di media sosial muncul tudingan bahwa penyebabnya juga berkaitan dengan kebijakan pembukaan lahan saat mantan menteri kehutanan, Zulkifli Hasan menjabat. Penyebab Banjir: Cuaca […]

  • Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan dan pengamanan oleh berbagai instansi serta institusi terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros terkait pengamanan dan ketertiban selama momentum Nataru. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Penjabat (PJ) Kepala Desa Majannang, Syamsir, secara tegas mengimbau […]

expand_less