Breaking News
light_mode
Trending Tags

Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Membaca karya-karya Dan Brown selalu terasa seperti memasuki sebuah lorong yang penuh lapisan—lapisan simbol, sejarah, dan makna yang tidak pernah benar-benar tunggal. Ketertarikan saya pada Dan Brown berawal dari menonton film berbasis novelnya The Da Vinci Code dan Angels and Demons, lalu berlanjut membaca Inferno, sebelum akhirnya sampai pada Origin. Selain kekayaan informasi, cara Brown menyusun plot yang padat dan penuh kejutan memberi pengaruh tersendiri dalam cara saya memahami—bahkan menulis—narasi.

Dalam hampir semua novelnya, Brown bergerak di wilayah klasik: dialektika antara agama dan sains. Ia membaca agama bukan sebagai kebenaran final, melainkan sebagai sistem tanda yang dapat diurai. Melalui pendekatan semiotika, simbol-simbol keagamaan yang selama ini dianggap sakral diperlakukan sebagai teks—sesuatu yang bisa ditafsir, dipertanyakan, bahkan dibongkar. Gereja, lukisan, ritual, dan kitab suci tidak lagi berdiri sebagai otoritas tunggal, tetapi sebagai jaringan makna yang terbuka untuk dibaca ulang.

Figur Robert Langdon menjadi pusat dari semua itu. Ia adalah intelektual yang berdiri di antara iman dan rasio, tetapi lebih condong pada yang kedua. Ia bukan ateis yang menolak agama secara frontal, tetapi juga bukan penganut yang tunduk pada dogma. Ia membaca dunia, bukan mempercayainya. Dalam dirinya, Brown menempatkan satu posisi epistemologis yang penting: pengetahuan sebagai alat untuk membongkar, bukan untuk mengukuhkan.

Melalui Langdon, Brown juga menyusun kritik terhadap agama sebagai institusi. Agama tidak hanya hadir sebagai pengalaman spiritual, tetapi sebagai struktur kekuasaan di mana kebenaran dinegosiasikan dan dikontrol. Dalam banyak momen, yang dipertahankan bukanlah iman, tetapi otoritas. Di titik ini, sains tampil sebagai kekuatan tandingan—menawarkan keterbukaan, rasionalitas, dan kemampuan menjelaskan apa yang selama ini diselimuti misteri. Dengan demikian, Brown berada dalam spektrum dialektika klasik antara sains dan agama, bahkan cenderung pada keyakinan bahwa sains suatu saat mampu menggantikan posisi agama.

Namun Origin tidak berhenti pada dialektika tersebut. Ia bergerak lebih jauh dengan menghadirkan elemen non-human sebagai figur penting, yaitu Winston, ciptaan Edmond Kirsch.

Winston adalah kecerdasan buatan yang tidak memiliki tubuh, tidak menempati ruang fisik, dan tidak dapat dilihat. Ia hadir sebagai suara—jernih, stabil, dan selalu tepat waktu. Ia berbicara melalui perangkat, menemani Langdon, memberikan informasi, dan secara halus mengarahkan alur peristiwa. Kehadirannya terasa dekat, tetapi tidak pernah benar-benar bisa ditangkap.

Pada awalnya, Winston tampak seperti informan yang sempurna. Ia menjawab pertanyaan, menjelaskan simbol, dan membuka jalan bagi Langdon untuk memahami situasi. Ia adalah sumber pengetahuan instan—cepat, akurat, dan selalu tersedia. Namun perlahan, sesuatu mulai bergeser. Winston tidak hanya memberi informasi, tetapi memilih informasi. Ia menentukan kapan sesuatu diungkapkan dan kapan ditahan. Ia mengarahkan fokus, membentuk ritme, dan secara tidak langsung menentukan cara Langdon memahami dunia.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gorontalo Inflasi 0,8 Persen di Juni 2025

    Gorontalo Inflasi 0,8 Persen di Juni 2025

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pada bulan Juni 2025 Provinsi Gorontalo mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 0,80 persen. Angka ini disumbangkan dari Kota Gorontalo yang mengalami inflasi sebesar 0,77 persen dan dari Kabupaten Gorontalo mengalami inflasi sebesar 0,81 persen. “Inflasi y-on-y Provinsi Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada delapan kelompok pengeluaran,” kata […]

  • Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Ramadhan seringkali kita rayakan sebagai puncak kesalehan. Masjid penuh, doa mengalir, dan air mata menjadi mudah menetes. Namun, pertanyaan yang jarang kita ajukan pada diri kita adalah: apakah semua itu bertahan? Ataukah ia sekedar kesalehan musiman? Tulisan khutbah ini tidak hendak meromantisasi Ramadhan, tetapi justru menggugat secara halus: jangan-jangan yang kita alami hanyalah kesalehan yang […]

  • Akuntan Langit

    Akuntan Langit

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan, banyak orang tiba-tiba rajin menghitung. Ada yang menghitung jumlah rakaat tarawih, ada yang menghitung hari menuju Lebaran, dan ada pula yang sibuk menghitung diskon di pusat perbelanjaan. Namun, di balik semua hitung-hitungan itu, ada satu sistem akuntansi yang jauh lebih canggih daripada software keuangan mana pun: akuntansi langit. Jika akuntan di dunia […]

  • Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Pantas Indomining di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kembali menuai sorotan publik. Kali ini, isu dugaan kriminalisasi terhadap warga yang memprotes aktivitas tambang memicu kritik dari kalangan aktivis lingkungan. Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPLI) Sulawesi Tengah melalui ketuanya, Aulia Hakim, menyampaikan bahwa masyarakat setempat sejak awal telah […]

  • Sejak Maret, Ada 5 Kebakaran di Kota Gorontalo, Ini Penyebab Terbesarnya

    Sejak Maret, Ada 5 Kebakaran di Kota Gorontalo, Ini Penyebab Terbesarnya

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Angka peristiwa kebakaran di Kota Gorontalo kembali menjadi sorotan. Hingga Maret 2026, tercatat sudah lima kejadian kebakaran yang sebagian besar dipicu oleh faktor kelistrikan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Huangobotu, Selasa (24/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas […]

  • Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

expand_less