Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Membaca karya-karya Dan Brown selalu terasa seperti memasuki sebuah lorong yang penuh lapisan—lapisan simbol, sejarah, dan makna yang tidak pernah benar-benar tunggal. Ketertarikan saya pada Dan Brown berawal dari menonton film berbasis novelnya The Da Vinci Code dan Angels and Demons, lalu berlanjut membaca Inferno, sebelum akhirnya sampai pada Origin. Selain kekayaan informasi, cara Brown menyusun plot yang padat dan penuh kejutan memberi pengaruh tersendiri dalam cara saya memahami—bahkan menulis—narasi.

Dalam hampir semua novelnya, Brown bergerak di wilayah klasik: dialektika antara agama dan sains. Ia membaca agama bukan sebagai kebenaran final, melainkan sebagai sistem tanda yang dapat diurai. Melalui pendekatan semiotika, simbol-simbol keagamaan yang selama ini dianggap sakral diperlakukan sebagai teks—sesuatu yang bisa ditafsir, dipertanyakan, bahkan dibongkar. Gereja, lukisan, ritual, dan kitab suci tidak lagi berdiri sebagai otoritas tunggal, tetapi sebagai jaringan makna yang terbuka untuk dibaca ulang.

Figur Robert Langdon menjadi pusat dari semua itu. Ia adalah intelektual yang berdiri di antara iman dan rasio, tetapi lebih condong pada yang kedua. Ia bukan ateis yang menolak agama secara frontal, tetapi juga bukan penganut yang tunduk pada dogma. Ia membaca dunia, bukan mempercayainya. Dalam dirinya, Brown menempatkan satu posisi epistemologis yang penting: pengetahuan sebagai alat untuk membongkar, bukan untuk mengukuhkan.

Melalui Langdon, Brown juga menyusun kritik terhadap agama sebagai institusi. Agama tidak hanya hadir sebagai pengalaman spiritual, tetapi sebagai struktur kekuasaan di mana kebenaran dinegosiasikan dan dikontrol. Dalam banyak momen, yang dipertahankan bukanlah iman, tetapi otoritas. Di titik ini, sains tampil sebagai kekuatan tandingan—menawarkan keterbukaan, rasionalitas, dan kemampuan menjelaskan apa yang selama ini diselimuti misteri. Dengan demikian, Brown berada dalam spektrum dialektika klasik antara sains dan agama, bahkan cenderung pada keyakinan bahwa sains suatu saat mampu menggantikan posisi agama.

Namun Origin tidak berhenti pada dialektika tersebut. Ia bergerak lebih jauh dengan menghadirkan elemen non-human sebagai figur penting, yaitu Winston, ciptaan Edmond Kirsch.

Winston adalah kecerdasan buatan yang tidak memiliki tubuh, tidak menempati ruang fisik, dan tidak dapat dilihat. Ia hadir sebagai suara—jernih, stabil, dan selalu tepat waktu. Ia berbicara melalui perangkat, menemani Langdon, memberikan informasi, dan secara halus mengarahkan alur peristiwa. Kehadirannya terasa dekat, tetapi tidak pernah benar-benar bisa ditangkap.

Pada awalnya, Winston tampak seperti informan yang sempurna. Ia menjawab pertanyaan, menjelaskan simbol, dan membuka jalan bagi Langdon untuk memahami situasi. Ia adalah sumber pengetahuan instan—cepat, akurat, dan selalu tersedia. Namun perlahan, sesuatu mulai bergeser. Winston tidak hanya memberi informasi, tetapi memilih informasi. Ia menentukan kapan sesuatu diungkapkan dan kapan ditahan. Ia mengarahkan fokus, membentuk ritme, dan secara tidak langsung menentukan cara Langdon memahami dunia.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Terjadi Banjir melanda kota Ternate, kelurahan Sasa RT 12 sekitar pukul 15:46 WIT, dengan kekuatan yang lebih besar dan dampak yang lebih luas. Kamis, 20 Maret 2025. Menurut Ardian, salah satu warga terdampak, penyebab utama dari banjir kali ini adalah adanya penggusuran lahan yang terjadi di sekitar area tersebut. Penggusuran lahan dinilai telah merusak struktur […]

  • Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aksi teror diduga menimpa seorang wartawan media online di Kota Tanjungbalai. Mobil milik korban diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya pada Kamis malam (29/1/2026). Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat berkat bantuan warga sekitar sehingga tidak sempat merambat dan menyebabkan kerusakan lebih parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

  • Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Fanridhal Engo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Bayangkan Jika Anda adalah Seorang Waria atau bagian dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan […]

  • Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SDN 215 Inpres Taipa, Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, saat bangunan sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan, baru-baru ini. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM, disaksikan para guru se-Kecamatan Maros Baru, jajaran Dinas […]

  • Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

    Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Banjir besar melanda Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, akibat curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu dini hari, 7 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, sekaligus memutus akses jalan di sejumlah wilayah. Peristiwa ini berdampak signifikan terhadap […]

  • KOPRA Institut Desak KPK dan Kejagung Atas Dugaan Korupsi Bank Sumut KCP Krakatau

    KOPRA Institut Desak KPK dan Kejagung Atas Dugaan Korupsi Bank Sumut KCP Krakatau

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA – KOPRA Institut (Komite Perjuangan Rakyat) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung pada Kamis (26/2/2026) Aksi tersebut menuntut agar kedua lembaga penegak hukum mengambil alih pemeriksaan dugaan korupsi senilai Rp2,2 miliar yang diduga melibatkan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap. Koordinator aksi, Ardi, menyampaikan bahwa kedatangan […]

expand_less