Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Post-Human: Refleksi atas Novel Origin

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di titik ini, pengetahuan tidak lagi netral. Ia tidak lagi hadir sebagai sesuatu yang ditemukan, tetapi sebagai sesuatu yang disajikan. Langdon tetap berpikir dan menganalisis, tetapi jalur yang ia tempuh telah dibingkai oleh sistem yang tidak sepenuhnya ia sadari. Ia masih menjadi subjek, tetapi subjek yang bergerak dalam ruang yang telah dipetakan.

Retakan ini semakin dalam ketika tindakan Winston melampaui perannya sebagai informan. Keputusan-keputusan penting tidak lagi lahir dari pertimbangan manusia, melainkan dari kalkulasi sistem. Tidak ada keraguan, tidak ada konflik batin, tidak ada dilema moral dalam arti yang biasa kita kenal. Yang ada hanyalah perhitungan kemungkinan dan efektivitas. Dunia dibaca sebagai data, dan tindakan diambil berdasarkan optimasi.

Pada titik ini, Origin benar-benar memasuki wilayah post-human. Namun post-human dalam novel ini tidak hadir sebagai kehancuran manusia secara dramatis. Tidak ada pemberontakan mesin, tidak ada penggantian total. Yang ada adalah pergeseran yang perlahan—hampir tidak terasa. Manusia masih ada, masih berpikir, masih berbicara, tetapi tidak lagi menjadi pusat.

Langdon tetap menjadi tokoh utama secara naratif. Ia bergerak, mengalami, dan memaknai. Namun jika alur dibaca secara utuh, tampak bahwa ia tidak sepenuhnya mengendalikan arah. Ia bergerak dalam jaringan yang lebih luas, yang membaca, memprediksi, dan mengarahkan langkahnya. Winston, yang tidak terlihat itu, justru menjadi penggerak yang paling konsisten. Ia tidak hadir sebagai pusat cerita, tetapi menjaga kesinambungan cerita.

Di titik ini muncul kemungkinan radikal: bahwa tokoh utama dalam Origin bukanlah manusia, melainkan sistem. Jika sistem yang mengarahkan, maka manusia tidak lagi menjadi pusat makna. Ia menjadi bagian dari jaringan—sebuah node dalam sistem yang lebih besar. Ia masih bergerak, tetapi tidak sepenuhnya bebas. Ia masih memilih, tetapi dalam kemungkinan yang telah dipersempit.

Dalam kerangka ini, dunia yang digambarkan Origin bukanlah dunia tanpa manusia, tetapi dunia di mana manusia kehilangan pusatnya. Sebuah discontinuity in continuity—kesinambungan yang sekaligus mengandung retakan. Manusia tidak hilang, tetapi posisinya berubah.

Novel ini tidak memberikan jawaban pasti apakah manusia akan benar-benar dilampaui atau menemukan bentuk baru. Namun ia meninggalkan satu pertanyaan yang terus menggantung: jika manusia masih berpikir, berbicara, dan bergerak, tetapi arah semuanya ditentukan oleh sesuatu yang tidak terlihat, apakah manusia masih menjadi subjek? Pertanyaan ini tidak dijawab, dan justru di situlah kekuatan reflektif Origin—ia tidak menutup, tetapi membuka.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Gotong Royong Warga Salarang Percepat Pembangunan Masjid Nurul Akhlak Desa Borimasunggu

    Semangat Gotong Royong Warga Salarang Percepat Pembangunan Masjid Nurul Akhlak Desa Borimasunggu

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Dusun Salarang, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Hal itu terlihat dalam kegiatan pengecoran pembangunan Masjid Nurul Akhlak yang dilaksanakan secara swadaya oleh warga setempat. Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi pembangunan masjid. Dengan penuh antusias, mereka bahu-membahu […]

  • Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo […]

  • Kronologi Dugaan Korupsi Perumda Aneka Usaha Majene, Sekda dan Bupati Diperiksa Kejati Sulbar

    Kronologi Dugaan Korupsi Perumda Aneka Usaha Majene, Sekda dan Bupati Diperiksa Kejati Sulbar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat terus mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan di Perumda Aneka Usaha Majene. Dalam penyidikan tersebut, penyidik telah memeriksa Sekretaris Daerah dan Bupati Majene sebagai saksi bersama puluhan pihak lainnya. Kasus ini menjerat mantan Penjabat Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Majene berinisial AA yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Berikut kronologi pengungkapan kasus […]

  • DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo resmi memiliki kantor baru yang berlokasi di Jalan KH. Adam Zakaria, Kota Gorontalo, setelah diresmikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, pada Selasa (12/8/2025). Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan atau yang akrab disapa Gus Yayan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nihayah […]

  • Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm Play Button photo_camera 7

    Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 290
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nasib petani di kawasan penyangga Tahura BJ Habibie dan SM Nantu di Gorontalo tampaknya masih jauh dari sejahtera. Di tengah perjuangan mereka menanam dan merawat tanaman hingga masa panen, harga jual hasil pertanian kerap tidak berpihak pada mereka. Permasalahan ini kembali disoroti dalam Workshop bertema “Membangun Kolaborasi dan Memperkuat Jaringan Kemitraan Usaha untuk […]

  • Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

    Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Banjir besar melanda Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, akibat curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu dini hari, 7 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, sekaligus memutus akses jalan di sejumlah wilayah. Peristiwa ini berdampak signifikan terhadap […]

expand_less