Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Wagub Gorontalo: Aspirasi Mahasiswa Pasti Kami Perjuangkan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie turun langsung menemui massa demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merah Maron, Senin (1/9/2025), di Bundaran Hulondalo Indah, Kota Gorontalo.

Suasana aksi menjadi lebih kondusif saat Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo duduk bersama di atas aspal untuk berdialog langsung dengan mahasiswa. Dalam kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail mempersilakan massa menyampaikan tuntutan secara terbuka, yang kemudian langsung ditanggapi olehnya.

Wakil Gubernur Idah Syahidah pun dalam pernyataannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan aspirasi mahasiswa.

“Supaya kalian yakin bahwa tuntutan yang disuarakan benar-benar didengar, saya mengusulkan agar ada perwakilan mahasiswa yang mendampingi Bapak Gubernur ke Jakarta. Dengan begitu, kalian bisa melihat langsung kinerja kami berdua, dan insyaallah kepercayaan kalian kepada kami semakin kuat,” ujarnya.

Idah Syahidah juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa atas aksi yang berlangsung damai.

“Saya memahami persoalan yang kalian sampaikan, dan saya berterima kasih karena aksi ini berlangsung dengan damai dan tidak anarkis. Suara kalian adalah suara untuk Provinsi Gorontalo. Mudah-mudahan aspirasi ini bisa kami perjuangkan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Menutup dialog, Wakil Gubernur berpesan kepada mahasiswa untuk terus berfokus pada pendidikan dan masa depan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan raih cita-cita setinggi-tingginya, karena suatu saat nanti yang akan menggantikan kami dalam memimpin daerah ini adalah kalian,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/echin)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bone Bolango Tegaskan Pengawalan Ketat Amdal Tambang Emas PT Gorontalo Minerals

    Pemkab Bone Bolango Tegaskan Pengawalan Ketat Amdal Tambang Emas PT Gorontalo Minerals

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat rencana kegiatan pertambangan emas PT Gorontalo Minerals agar berjalan seimbang antara kepentingan investasi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri Rapat Komisi Pembahasan Amdal RKL-RPL rencana kegiatan pertambangan emas DMP PT Gorontalo Minerals yang […]

  • Tragedi Tibor 18, FKPR Minta Pemerintah Tak Abaikan Ekonomi Masyarakat Penambang

    Tragedi Tibor 18, FKPR Minta Pemerintah Tak Abaikan Ekonomi Masyarakat Penambang

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Ikbal Kau
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BONE BOLANGO, NULONDALO.COM – Tragedi kembali terjadi di kawasan pertambangan Tibor 18, Bone Bolango, dan menimbulkan duka bagi keluarga korban serta masyarakat. Peristiwa tersebut menjadi sorotan terhadap persoalan keselamatan pekerja sekaligus kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan. Ketua Umum Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Wilayah Provinsi Gorontalo, Rahman Patingki, meminta pemerintah dan […]

  • Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    “Ibu Kita Kartini, putri sejati, wanita yang mulia dan harum namanya.” Begitulah yang terpatri di benak para anak-anak sekolah.  Lagunya kerap didendangkan, hari lahirnya ditetapkan sebagai emansipasi wanita dan kiprahnya dijadikan patokan gerakan perempuan di Indonesia.  Setiap tanggal 21 April, Kartini dan narasi tentangnya dilantangkan kembali. Kalau anda hidup dan sudah bisa memahami situasi pada masa orde […]

  • Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 202
    • 0Komentar

    1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Muslim, Muharram memiliki makna spiritual yang mendalam. Tak hanya bulan yang penuh keutamaan, tetapi juga menjadi simbol perubahan, hijrah, dan refleksi keagamaan. Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru Islam, melainkan momentum spiritual yang sarat nilai-nilai keutamaan seperti taqwa, […]

  • Ketua JALAN: Jangan Reduksi Tugas Negara dengan Label “Jenderal Baliho”

    Ketua JALAN: Jangan Reduksi Tugas Negara dengan Label “Jenderal Baliho”

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Ketua Jaringan Aktivis Lintas Agama Nusantara (JALAN), Panji Sukma Nugraha, menilai penyebutan “jenderal baliho” kepada Jenderal TNI (Purn), Dudung Abdurachman merupakan narasi yang tidak proporsional karena mengabaikan konteks sejarah dan tanggung jawab institusional negara. Panji mengatakan, polemik tersebut harus dibaca secara utuh. Menurutnya, ketika Dudung Abdurachman menjabat sebagai Pangdam Jaya, langkah penertiban baliho […]

  • MK Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana, Mekanisme Dewan Pers Harus Didahulukan

    MK Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana, Mekanisme Dewan Pers Harus Didahulukan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa penggunaan instrumen hukum pidana maupun perdata terhadap wartawan yang secara sah menjalankan fungsi jurnalistiknya berpotensi menimbulkan kriminalisasi pers. Karena itu, penyelesaian sengketa pers harus terlebih dahulu ditempuh melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Penegasan tersebut disampaikan Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah saat […]

expand_less