Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Alasan Ridwan Kamil Kerap Menyebut Nama Aura Kasih dalam Pantun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 291
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Nama Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah pantun lama yang menyebut nama penyanyi Aura Kasih viral di media sosial. Pantun-pantun tersebut kemudian memicu spekulasi warganet terkait hubungan personal antara keduanya.

Isu ini mencuat setelah akun-akun gosip mengunggah jejak digital Ridwan Kamil yang beberapa kali menyelipkan nama Aura Kasih dalam pantun, baik di acara resmi maupun unggahan media sosial, sepanjang periode 2021 hingga 2023. Salah satu pantun yang ramai dibicarakan berbunyi:

“Aura Kasih nampang di baliho.
Konser Jumat di Cibiru.
Terima kasih kami ucapkan ke Pak Nugroho.
Sukses dan sehat di tempat yang baru.”

Pantun tersebut disampaikan Ridwan Kamil dalam konteks acara resmi, bukan pernyataan personal. Namun demikian, pengulangan nama Aura Kasih dalam beberapa pantun berbeda memunculkan tafsir liar di ruang publik.

Pantun sebagai Gaya Komunikasi

Ridwan Kamil dikenal luas sebagai figur publik yang kerap menggunakan pantun sebagai gaya komunikasi khasnya, baik saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat maupun dalam berbagai forum publik lainnya. Dalam sejumlah kesempatan, ia sering memakai nama tokoh populer, artis, atau istilah yang sedang dikenal luas untuk menyesuaikan rima dan menarik perhatian audiens.

Pengamat komunikasi publik menilai, penggunaan nama figur publik dalam pantun lazim dilakukan demi keluwesan rima dan kedekatan dengan audiens. Nama artis seperti Aura Kasih dinilai memiliki bunyi yang mudah dirangkai dan sudah dikenal luas, sehingga efektif digunakan dalam pantun spontan di atas panggung.

Belum Ada Pernyataan Resmi soal Isu Pribadi

Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari Ridwan Kamil maupun Aura Kasih yang mengonfirmasi adanya hubungan khusus di luar konteks profesional atau pertemanan. Dugaan yang beredar di media sosial masih sebatas spekulasi warganet yang mengaitkan potongan peristiwa lama tanpa klarifikasi langsung dari pihak terkait.

Sejumlah pihak mengingatkan publik agar tidak menarik kesimpulan berlebihan dari konten pantun atau jejak digital lama, terlebih jika tidak disertai pernyataan resmi dan bukti yang terverifikasi.

Di tengah derasnya arus informasi media sosial, para pengamat kembali menekankan pentingnya sikap kritis dan kehati-hatian dalam menyikapi isu yang menyangkut kehidupan pribadi figur publik.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Advokat HAM & ASSOCIATES laporkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sanana ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) RI atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Laporan tertanggal 29 April 2025 tersebut dilayangkan pada hari, Jum’at (16/05/2025). Pasalnya, setelah membaca dan mempelajari seluruh berkas yang berkaitan dengan Perkara Nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Snn yang diucapkan […]

  • PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muh. Gifari Bachmid
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Penulis adalah Praktisi Perbankan/ Pengurus Lakpesdam NU Kota Gorontalo Sebelum dihebohkan oleh pemblokiran rekening berstatus dormant oleh PPATK, praktik tersebut ternyata lazim diterapkan didunia perbankan. Rekening yang tidak aktif atau tidak memiliki transaksi dalam kurun waktu 3 sampai 12 bulan maka status rekeningnya akan berubah menjadi status dormant. Jika rekening nasabah berstatus dormant, maka rekening […]

  • Instruksi Bupati Maros, Ayah Hadir di Sekolah Dampingi Anak Terima Rapor

    Instruksi Bupati Maros, Ayah Hadir di Sekolah Dampingi Anak Terima Rapor

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros — Instruksi Bupati Maros melalui Program GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor) mulai diimplementasikan di satuan pendidikan. Di UPTD SDN 66 Kanjitongan, Kabupaten Maros, sejumlah ayah tampak hadir langsung mendampingi anak-anak mereka saat penerimaan laporan hasil belajar (rapor), Sabtu (20/12/2025). Kehadiran para ayah tersebut menjadi bentuk nyata tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Maros yang […]

  • Waspada Normalisasi Kekerasan

    Waspada Normalisasi Kekerasan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini, konten media sosial dipenuhi fenomena yang menggelisahkan: domestifikasi kekerasan. Kekerasan, khususnya dalam rumah tangga, dikemas menjadi hiburan yang mudah dikonsumsi publik. Menariknya, latar rumah tangga dalam video-video ini sangat beragam, mulai dari keluarga mapan, keluarga miskin (terlihat dari kondisi rumah), hingga keluarga yang berpenampilan seperti tokoh agama. Meski biasanya korban kekerasan adalah suami, […]

  • DPRD Gorontalo Setujui Ranperda Kepemudaan Jadi Perda

    DPRD Gorontalo Setujui Ranperda Kepemudaan Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD ke-67 yang digelar, Senin (29/12/2025). Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, serta jajaran pemerintah daerah dan anggota […]

  • Isra Mi’raj, Air, dan Passili: Kesucian Perjalanan Nabi dalam Ritual Budaya Lokal

    Isra Mi’raj, Air, dan Passili: Kesucian Perjalanan Nabi dalam Ritual Budaya Lokal

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Isra Mi’raj adalah peristiwa langit yang selalu diperingati dengan suara lantang. Namun sering kali kita lupa pada bagian yang paling sunyi: penyucian. Sebelum Nabi Muhammad SAW “naik” menembus lapis-lapis langit, beliau lebih dulu “dibersihkan”. Dada beliau dibelah, hatinya dicuci dengan air zamzam, lalu diisi hikmah dan iman. Tidak ada Mi’raj tanpa pembersihan. Tidak ada kenaikan […]

expand_less