Breaking News
dark_mode
Trending Tags

GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo – Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day / IWD) yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perjuangan hak perempuan masih panjang. Tahun ini, IWD 2025 mengusung tema “Aksi Akselerasi”, yang menekankan percepatan pencapaian kesetaraan gender, terutama dalam ranah politik.

Suwarno Djabar, Koordinator Gusdurian Ternate, menilai bahwa sejak IWD pertama kali diperingati pada 1911, hak perempuan belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, IWD tahun ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersatu dalam perspektif dan gerakan guna memastikan perempuan mendapatkan hak yang sama, terutama dalam bidang politik dan sosial.

“Perempuan tidak boleh lagi dianggap hanya sebatas dapur, kasur, dan sumur. Mereka bukan makhluk lemah, tetapi memiliki hak yang sama dalam politik dan kehidupan sosial,” ujar Koordinator Gusdurian Ternate saat diwawancara bakukabar.id

Dalam wawancara tersebut, ia juga menyoroti persoalan serius yang masih dihadapi perempuan di Maluku Utara, yaitu kekerasan dalam berbagai bentuk. Kasus kekerasan terhadap perempuan, baik secara verbal maupun fisik, masih sering terjadi, baik dalam rumah tangga maupun dalam hubungan pacaran.

Menurutnya, salah satu penyebab utama kekerasan ini adalah minimnya literasi gender di kalangan masyarakat. Ketidaktahuan tentang hak-hak perempuan membuat banyak pihak masih memandang perempuan sebagai sosok yang lemah dan terbatas pada peran domestik.

“Ada juga kasus di mana seseorang sudah memiliki pemahaman yang baik tentang kesetaraan, tetapi tidak mampu mengendalikan nafsunya. Akibatnya, perempuan tetap menjadi korban pelampiasan,” Ungkap Ano, sapaan akrabnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Koordinator Gusdurian Ternate menekankan pentingnya peningkatan literasi gender di kalangan masyarakat. Tidak hanya perempuan yang perlu memahami hak-haknya, tetapi juga laki-laki agar tercipta kesadaran kolektif dalam memperjuangkan kesetaraan.

“Kita harus memperkuat literasi, mengendalikan nafsu, dan terus bersosialisasi bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam politik, sosial, dan kemanusiaan. Dengan begitu, kita bisa mempercepat terwujudnya kesetaraan yang lebih adil bagi perempuan,” tegasnya.

Dengan tema “Aksi Akselerasi”, IWD 2025 bukan hanya perayaan, tetapi juga seruan untuk mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan hak perempuan. Tidak hanya dalam skala global, tetapi juga di lingkungan terdekat, termasuk di Maluku Utara.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Dipertahankan di Tengah Wacana Peleburan

    Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Dipertahankan di Tengah Wacana Peleburan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya mempertahankan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sebagai lembaga mandiri, menyusul wacana peleburan dengan Dinas Sosial. Penegasan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan FGD percepatan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kantor Dinas PPPA Provinsi Gorontalo, Selasa (1/6/2025). Dalam sambutannya, Wagub Idah […]

  • BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 362
    • 0Komentar
  • Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 202
    • 0Komentar

    1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Muslim, Muharram memiliki makna spiritual yang mendalam. Tak hanya bulan yang penuh keutamaan, tetapi juga menjadi simbol perubahan, hijrah, dan refleksi keagamaan. Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru Islam, melainkan momentum spiritual yang sarat nilai-nilai keutamaan seperti taqwa, […]

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Bagi siapa pun yang menelusuri sejarah awal Islam, nama Khabbab bin al‑Arat muncul sebagai salah satu tokoh sahabat yang perannya sangat strategis, meski sering luput dari perhatian umum. Selain karena keteguhan imannya, ia juga dikenal karena pengaruhnya dalam pembinaan sahabat-sahabat Muslim awal, termasuk keterlibatannya dalam peristiwa yang turut memengaruhi hidayah Umar bin al‑Khattab. Khabbab lahir […]

  • Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pernyataan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, terkait potensi dan pengelolaan dana umat kembali memantik diskursus publik mengenai peran keuangan sosial Islam dalam pembangunan nasional. Menanggapi hal tersebut, Ekonom Nahdlatul Ulama, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa pengelolaan dana umat tidak boleh berhenti pada zakat semata. “Zakat adalah fondasi. Namun, ekosistem dana […]

expand_less