Breaking News
light_mode
Trending Tags

Banjir Bandang di Aceh & Sumatra: Kerusakan Hutan, Cuaca Ekstrem dan Tuduhan ke Zulhas

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com- Bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Hujan lebat, cuaca ekstrem, dan faktor alam disebut sebagai penyebab utama namun di media sosial muncul tudingan bahwa penyebabnya juga berkaitan dengan kebijakan pembukaan lahan saat mantan menteri kehutanan, Zulkifli Hasan menjabat.

Penyebab Banjir: Cuaca Ekstrem & Lingkungan Terkikis

Menurut laporan resmi, bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang diperparah oleh bibit siklon tropis — yang memicu hujan deras, angin kencang, serta kondisi lembap ekstrem.

Namun tidak hanya faktor cuaca. Pegiat dan organisasi lingkungan serta laporan menyebut bahwa kerusakan lingkungan, seperti deforestasi, penebangan hutan, dan alih fungsi lahan memperparah dampak banjir dan longsor. Saat hujan ekstrem terjadi, kawasan hutan yang sudah terganggu tak lagi mampu menyerap air dengan baik, sehingga risiko longsor dan banjir meningkat

Hasilnya tragis, ribuan warga terpaksa mengungsi, puluhan hingga ratusan korban luka atau meninggal, serta kerusakan berat pada rumah dan infrastruktur.

Tuduhan ke Zulkifli Hasan di Media Sosial

Di tengah krisis ini, di media sosial beredar narasi yang menuding bahwa kebijakan pembukaan lahan dan izin kehutanan yang dikeluarkan pada masa jabatan Zulkifli Hasan sebagai penyebab utama bencana. Tuduhan ini mengaitkan banjir dan longsor dengan kerusakan lingkungan akibat izin lahan — serta menganggap Zulhas bertanggung jawab atas dampak ekologis jangka panjang.

Namun, respons dari partainya menyebut tudingan itu “tidak berdasar” dan bahkan “mengarah ke fitnah.” Zulkifli sendiri membantah keras bahwa kebijakan masa lalunya bisa disalahkan atas bencana saat ini.

Menurut para pendukungnya, kebijakan kehutanan di masa jabatan Zulhas justru termasuk program penghijauan, seperti gerakan penanaman pohon massal dan moratorium izin pemanfaatan hutan.

Realitas Kompleks: Banyak Faktor, Sulit Menyalahkan Satu Pihak

Meski tudingan ke Zulhas ramai beredar, para analis dan pejabat memperingatkan bahwa penyebab bencana kali ini bersifat multifaktorial. Kombinasi cuaca ekstrem (termasuk siklon tropis), kondisi geografis, faktor alam dan lingkungan (termasuk kondisi hutan), serta dampak akumulatif perubahan iklim membuat sulit menunjuk satu penyebab tunggal.
Pejabat pemerintahan menyebut bahwa laporan lengkap sudah sampai ke tingkat pusat.

Sementara itu, sebagai bagian dari tanggung jawab, pemerintah melalui koordinatornya Zulkifli Hasan telah memerintahkan distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak banjir agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Korban Bertambah, Ribuan Mengungsi

Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus membawa duka mendalam. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional

Penanggulangan Bencana (BNPB) per 2 Desember 2025:

– Korban meninggal dunia tercatat 659 jiwa.

– Orang hilang tercatat 475–504 orang.

BNPB melaporkan sekitar 1,1 juta orang mengungsi di 50 kabupaten/kota terdampak.

Selain itu, bencana ini telah mempengaruhi sekitar 3,2 juta jiwa, dan merusak ribuan rumah serta infrastruktur. Ada ribuan rumah rusak berat, ratusan jembatan dan fasilitas publik rusak.

Dampak Nyata di Lapangan

Di beberapa wilayah—misalnya di Sumatra Utara dan Aceh—evakuasi dilakukan massal. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal, dan infrastruktur vital ikut rusak: jembatan terputus, jalan terendam, serta akses ke banyak desa terisolasi.

Situasi darurat semakin diperparah karena hujan ekstrem dan longsor beruntun, sehingga membantu evakuasi dan distribusi bantuan menjadi sangat sulit.

Para ahli dan pejabat bencana menunjuk pada kombinasi faktor: curah hujan tinggi ekstrem, longsor di daerah dengan topografi rawan, serta kerusakan lingkungan dan deforestasi di beberapa area yang mengurangi kemampuan tanah dan hutan menyerap air. Saat hujan deras terjadi, bentang alam sudah tak optimal menyerap air, banjir bandang dan longsor jadi lebih parah.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pertanian Gorontalo Salurkan Benih Gratis Dukung Program Green Domestik

    Dinas Pertanian Gorontalo Salurkan Benih Gratis Dukung Program Green Domestik

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan benih tanaman gratis untuk mendukung Program Green Domestik yang digagas oleh Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipu’u di Kota Gorontalo. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Senin (20/10/2025). Bantuan diserahkan oleh Yani Dg. Matona, S.P., perwakilan Divisi Hortikultura Dinas Pertanian, dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Nulondalo […]

  • Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

  • Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menghadirkan inovasi unik dalam membangun budaya bersih di lingkungan sekolah, yakni melalui lomba “toilet terbersih” yang digelar setiap bulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar menilai kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter […]

  • Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    Wagub Tegaskan PLTMH Poduwoma Tetap Dituntaskan Meski Ditolak Warga

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, tetap akan dituntaskan meski sempat mendapat penolakan dari sejumlah warga. Penegasan tersebut disampaikan usai Idah meninjau langsung lokasi proyek PLTMH Poduwoma pada Minggu (8/2/2025). Kunjungan itu turut didampingi Kepala Dinas […]

  • Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan usulan percepatan pelaksanaan Muktamar PBNU selama seluruh ketentuan konstitusional organisasi dipenuhi. Gus Yahya menyatakan, Muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi NU bisa digelar kapan saja, bahkan “besok pagi”, asalkan dipimpin oleh dua pemegang mandat tertinggi organisasi, yakni Rais Aam PBNU […]

  • MOTIVATAWA Resmi Diluncurkan: Platform Edutainment Profesional Indonesia Hadir untuk Negeri

    MOTIVATAWA Resmi Diluncurkan: Platform Edutainment Profesional Indonesia Hadir untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MOTIVATAWA, sebuah platform edutainment profesional pertama di Indonesia, resmi melakukan soft launching di Jakarta, Minggu (23/11/2025). kegiatan ini  dimulai pukul 16.00 WIB dan dibuka langsung oleh CEO MOTIVATAWA, Platform Edutainment. Mengusung konsep perpaduan edukasi dan hiburan, MOTIVATAWA hadir sebagai wadah baru bagi masyarakat Indonesia untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. “Kami ingin menghadirkan proses belajar […]

expand_less