Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ekonom NU Soroti Dampak Penunjukan Deputi Gubernur BI terhadap Kepercayaan Pasar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menuai beragam tanggapan dari kalangan akademisi dan pelaku pasar.

Salah satu kritik datang dari intelektual Nahdlatul Ulama sekaligus ekonom, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, yang menilai dinamika tersebut memunculkan kekhawatiran terkait independensi lembaga moneter.

Dalam tulisan opininya yang berjudul; “Pasar Masuk Angin” tayang di nulondalo.com, Aras menyebut reaksi pasar yang terjadi pasca-penunjukan tersebut mencerminkan sensitivitas investor terhadap isu tata kelola dan profesionalisme lembaga keuangan.

Ia menilai pasar memiliki persepsi tersendiri ketika figur yang memiliki relasi keluarga dengan elite politik masuk ke posisi strategis di bank sentral.

Menurutnya, secara administratif proses penunjukan memang sah karena telah melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

Namun, ia menekankan bahwa persepsi publik dan kepercayaan investor menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi stabilitas pasar keuangan.

“Bank Indonesia merupakan lembaga independen yang berperan menjaga stabilitas rupiah. Karena itu, setiap keputusan strategis harus mampu menjaga kepercayaan pasar,” tulis Aras dalam opininya.

Ia juga menyoroti respons pasar yang disebutnya cukup cepat, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah hingga pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dinilai menunjukkan sikap kehati-hatian investor.

Dalam pandangannya, pasar global cenderung sensitif terhadap isu independensi lembaga moneter dan tata kelola sektor keuangan.

Selain itu, Aras menyinggung dinamika di sektor pasar modal yang diwarnai mundurnya sejumlah pejabat lembaga keuangan. Ia menilai kondisi tersebut menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas regulasi dan arah kebijakan ekonomi nasional.

Sebagai akademisi dan Kepala Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta, Aras mengingatkan pentingnya prinsip profesionalisme, keseimbangan, dan amanah dalam pengelolaan institusi negara.

Menurutnya, kepercayaan merupakan faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Trust adalah mata uang paling keras dalam ekonomi. Sekali hilang, proses pemulihannya tidak mudah,” tulisnya.

Hingga kini, pemerintah dan otoritas terkait belum memberikan tanggapan khusus atas pandangan tersebut.

Namun sejumlah analis pasar menilai transparansi serta komunikasi kebijakan yang jelas menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor di tengah dinamika politik dan ekonomi nasional.

Sebelumnya, dalam fit and proper test di hadapan Komisi XI DPR RI, Thomas Djiwandono memaparkan visi dan strategi yang ia sebut dengan konsep “BI Gerak” guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Gerak itu ada lima semacam strategi tematik yang ingin saya cetuskan,” ujar Thomas.

Gerak merupakan akronim dari lima pilar utama, yakni Governance (tata kelola kebijakan yang kuat dan kredibel), Efektivitas Kebijakan, Resiliensi Sistem Keuangan, Akselerasi Sinergi Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan, serta Keberlanjutan Transformasi Keuangan.

Dalam pernyataan penutupnya, Thomas menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme, independensi, dan kredibilitas Bank Indonesia. Ia ditetapkan untuk menggantikan posisi Deputi Gubernur BI yang sebelumnya dijabat oleh Juda Agung.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    Tahajud Sang Aktivis Reborn: Napas Baru Tasawuf Progresif dalam Sastra Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Dunia literasi spiritual Indonesia kembali hidup dengan hadirnya edisi re-born novel Tahajud Sang Aktivis, karya Pepi Al Bayqunie, seorang penulis sekaligus aktivis kebudayaan dan Gusdurian di Sulawesi Selatan yang dikenal dengan pendekatan Islam progresif dan humanis. Novel ini bukan sekadar fiksi keagamaan. Ia adalah refleksi mendalam tentang perjalanan iman, kegelisahan eksistensial, dan pencarian makna hidup […]

  • Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, laporan laba rugi sering jadi primadona. Investor melihatnya, direksi memamerkannya, media mengutipnya. Tapi bagi seorang akuntan, neraca—ya, struktur aset, kewajiban, dan ekuitas—adalah panggung sesungguhnya di mana kekuatan dan kelemahan suatu entitas benar-benar bisa dinilai. Maka ketika saya membaca laporan keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) per 31 Desember 2024, […]

  • Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Konon, setiap Ramadhan setan-setan dibelenggu. Informasi ini begitu populer, bahkan lebih populer daripada promo diskon sirup menjelang buka puasa. Tapi pertanyaannya, kalau setan sudah diikat, kenapa praktik fraud masih saja merajalela? Apakah setannya lolos dari sistem pengendalian internal? Atau jangan-jangan, yang perlu diaudit bukan setan, tapi niat dan sistem kita? Dalam tradisi pesantren ala Nahdlatul […]

  • Masyarakat Adat Halmahera Timur Murka, Ultimatum Amin Bahrun Segera Buka Inaport dan EPNBP

    Masyarakat Adat Halmahera Timur Murka, Ultimatum Amin Bahrun Segera Buka Inaport dan EPNBP

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kemarahan masyarakat adat Maba, Halmahera Timur mencapai puncaknya. Mereka menuding Amin Bahrun, yang hanya berstatus Pjs KTT PT ANI, bertindak semena-mena dengan menjadikan laut Maba sebagai lokasi parkir tongkang berminggu-minggu. Hal ini sengaja tongkang tersebut telah di Sandra oleh saudara Amin Bahrun sangat berbahaya terhadap pencemaran laut dan akan menghancurkan mata pencaharian nelayan tradisional. ” […]

  • Isra Mi’raj Bukan Sekadar Kisah Mukjizat, Ini Pesan Gus Aniq Nawawi Play Button

    Isra Mi’raj Bukan Sekadar Kisah Mukjizat, Ini Pesan Gus Aniq Nawawi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 233
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata dimaknai sebagai kisah mukjizat perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Lebih dari itu, Isra Mi’raj menyimpan pesan mendalam tentang iman, proses perjuangan, dan makna tawakal dalam kehidupan umat Islam. Pesan tersebut disampaikan KH Abdullah Aniq Nawawi, MA atau Gus Aniq dalam […]

  • PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 73
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang sorotan terhadap aktivitas perusahaan tambang PT Pani Gold Project kembali menguat setelah berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pohuwato. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pohuwato ikut angkat suara. Melalui Sekretarisnya, Risman Ibrahim, PCNU menegaskan bahwa perusahaan tambang harus menyadari posisinya sebagai “tamu” di tanah Pohuwato dan wajib […]

expand_less