Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Gelombang sorotan terhadap aktivitas perusahaan tambang PT Pani Gold Project kembali menguat setelah berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pohuwato.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pohuwato ikut angkat suara. Melalui Sekretarisnya, Risman Ibrahim, PCNU menegaskan bahwa perusahaan tambang harus menyadari posisinya sebagai “tamu” di tanah Pohuwato dan wajib menyelesaikan berbagai masalah yang muncul agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Risman menyebutkan sejumlah persoalan yang masih menjadi keluhan masyarakat, antara lain konflik lahan, pembayaran tali asih yang belum tuntas, pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, penutupan akses jalan yang mengganggu aktivitas warga, hingga janji alih profesi bagi masyarakat sekitar tambang yang sampai saat ini belum direalisasikan.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, ada lebih dari 400 warga yang belum menerima ganti rugi lahan. Jumlah ini sangat jauh berbeda dengan klaim perusahaan yang menyebutkan bahwa hampir seluruh lahan telah diselesaikan. Fakta di lapangan justru menunjukkan masih banyak warga yang merasa dirugikan,” ungkap Risman.

Ia juga mengkritik program sembako yang dijalankan perusahaan sebagai bagian dari program sosial. Menurutnya, bantuan sembako tidak sebanding dengan hilangnya mata pencaharian masyarakat akibat aktivitas tambang. “Sembako bukanlah solusi jangka panjang. Warga kehilangan pekerjaan, kehilangan lahan, kehilangan akses, itu masalah besar yang tidak bisa ditutup dengan beras lima kilogram,” tegasnya.

PCNU Pohuwato berkomitmen untuk terus mengawal persoalan ini hingga ke level organisasi yang lebih tinggi. Risman menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan laporan resmi ke PWNU Gorontalo bahkan ke PBNU agar permasalahan ini tidak dianggap remeh. “Perusahaan jangan pongah. Segera jawab tuntutan masyarakat agar konflik tidak terulang. Kehadiran tambang seharusnya membawa maslahat, bukan mudarat,” pungkasnya.

PWNU Gorontalo: Aspirasi PCNU Akan Dikaji dengan Serius

Menanggapi pernyataan PCNU Pohuwato, Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, memberikan tanggapan yang lebih menyejukkan. Ia menegaskan bahwa PWNU Gorontalo senantiasa terbuka terhadap aspirasi dari seluruh PCNU di wilayahnya.

“PWNU Gorontalo menghargai setiap masukan, aspirasi, maupun tuntutan yang disampaikan oleh PCNU. Jika ada hal-hal yang dianggap tidak adil dalam pelaksanaan aktivitas pertambangan, tentu kita harus mendengarkan dengan serius,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (25/9/2025).

Namun Ibrahim menambahkan, langkah yang akan diambil PWNU harus didasarkan pada kajian yang matang. Ia menekankan pentingnya verifikasi data, dialog dengan semua pihak, serta mencari solusi yang adil bagi masyarakat maupun perusahaan.

“Kami menunggu laporan resmi dari PCNU Pohuwato. Jika laporan tersebut lengkap dan memang ada indikasi ketidakadilan, tentu PWNU akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme organisasi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan kita teruskan ke PBNU agar persoalan ini mendapat perhatian secara nasional,” jelas Ibrahim.

Lebih lanjut, Ibrahim berharap agar penyelesaian persoalan tambang di Pohuwato dapat dilakukan secara dialogis, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. “Kami ingin semua pihak bisa duduk bersama. Perusahaan juga harus melihat masyarakat bukan sekadar objek, tetapi mitra yang perlu dilibatkan. InsyaAllah dengan komunikasi yang baik, masalah ini bisa dicari jalan keluarnya,” tutupnya dengan penuh harap.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Konon, setiap Ramadhan setan-setan dibelenggu. Informasi ini begitu populer, bahkan lebih populer daripada promo diskon sirup menjelang buka puasa. Tapi pertanyaannya, kalau setan sudah diikat, kenapa praktik fraud masih saja merajalela? Apakah setannya lolos dari sistem pengendalian internal? Atau jangan-jangan, yang perlu diaudit bukan setan, tapi niat dan sistem kita? Dalam tradisi pesantren ala Nahdlatul […]

  • Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dpada perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun jauh sebelum itu, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan penelitian. Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada […]

  • Kevin Lapendos Soroti Dugaan Wacana Dialog Seluruh Unsur Pimpinan Forkopimda Gorontalo, Menjelang Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.”

    Kevin Lapendos Soroti Dugaan Wacana Dialog Seluruh Unsur Pimpinan Forkopimda Gorontalo, Menjelang Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.”

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Pemuda Gorontalo Kevin Lapendos kembali mengeluarkan pernyataan kritisnya terhadap dugaan wacana kegiatan dialog publik Forkopimda Provinsi Gorontalo yang disebut-sebut akan digelar pada 20 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Isu yang beredar menyebutkan, kegiatan tersebut akan dihadiri seluruh unsur pimpinan Forkopimda dan diarahkan untuk menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program […]

  • Dana BOS Madrasah Sudah Cair, Bisa Bayar Honor Guru Non ASN

    Dana BOS Madrasah Sudah Cair, Bisa Bayar Honor Guru Non ASN

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle -
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Jakarta. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) hari ini sudah bisa dicairkan secara bertahap. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membayar gaji guru non-ASN atau guru honorer yang belum memiliki sertifikasi. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mengatakan, kebijakan ini menjadi salah satu langkah afirmatif pemerintah dalam […]

  • Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Siang itu, Jakarta enggan berkompromi. Matahari menyengat tanpa ampun, membakar aspal dan menyilaukan pandangan. Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, rombongan peserta Temu Nasional Gusdurian 2025 melangkah pelan, menyusuri lorong-lorong sejarah yang tak tercatat dalam buku pelajaran. Tujuan mereka bukan gedung megah atau aula ber-AC, melainkan sebuah bangunan sederhana di Jalan Kramat V Jakarta Pusat: Panti […]

  • GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Guswandri
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Komunitas GUSDURian Mamasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Jaga Jagat Kita”, yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Buntu Tanete. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sekolah Jagat GUSDURian, yang sebelumnya diikuti oleh beberapa penggerak komunitas. Dalam sambutannya, Febry, perwakilan GUSDURian dan alumni Sekolah Jagat, menekankan […]

expand_less