Breaking News
dark_mode
Trending Tags

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Dominasi Laporan 10–11 Februari 2026 di Jawa Tengah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026.

Dalam laporan tersebut, bencana hidrometeorologi mendominasi kejadian di wilayah Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.

Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, pada Senin (9/2). Peristiwa ini menyebabkan 10 unit rumah mengalami kerusakan ringan serta berdampak pada satu fasilitas pendidikan dan fasilitas umum, empat akses jalan, dan satu tempat usaha.

Selain itu, lima pohon tumbang akibat cuaca ekstrem. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten melakukan pembersihan material rumah rusak, evakuasi pohon tumbang, serta pemangkasan dahan pohon rimbun guna mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat.

Di Kabupaten Banjarnegara, tanah longsor terjadi di Desa Kalitlaga, Kecamatan Pagentan, Minggu (8/2), setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Longsor mengakibatkan kerusakan lahan perkebunan seluas empat hektare.

BPBD Banjarnegara bersama perangkat desa dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Pagentan melakukan pengecekan lokasi dan melaporkan sebanyak 27 unit rumah serta satu fasilitas ibadah berada dalam ancaman.

Masyarakat setempat diimbau tetap waspada dan menyiapkan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi longsor susulan.

Sementara itu, hujan lebat di Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Selasa (10/2), memicu luapan Sungai Kumisik yang merendam permukiman warga hingga ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Sebanyak 26 unit rumah terdampak banjir.

BPBD Kabupaten Tegal mengerahkan tim Desa Tangguh Bencana dan mengevakuasi warga ke SDN Dukuh Tengah 01. Berdasarkan laporan per Rabu (11/2), banjir telah surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.

Banjir juga melanda Kabupaten Kendal pada hari yang sama. Sebanyak 11 desa terdampak dengan total 805 kepala keluarga dan 1.105 unit rumah terendam. Hingga Rabu (11/2), delapan desa masih dilaporkan tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) periode 11 hingga 13 Februari 2026, wilayah Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring masih tingginya curah hujan.

Masyarakat diminta memantau kondisi cuaca secara berkala dan segera melakukan evakuasi ke tempat aman jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam serta mengurangi jarak pandang.

Pemerintah daerah melalui BPBD diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta melakukan langkah mitigasi seperti pembersihan saluran air, pemangkasan dahan pohon rimbun, dan sosialisasi kesiapsiagaan kepada masyarakat.

BNPB juga mengajak warga untuk segera melaporkan potensi ancaman bencana kepada aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko dapat diminimalkan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sejarah Islam mengenal banyak kisah tentang keberanian dan kesetiaan. Namun kisah Wahsyi bin Harb agak unik dan rumit. Ia bukan tokoh yang sejak awal berdiri di barisan kaum Muslimin. Ia datang dari Habasyah menjadi budak Jubair ibn Mut‘im. Keahliannya adalah melempar tombak—sebuah keterampilan yang kelak mengubah arah hidupnya dan tercatat dalam sejarah. Dalam Perang Uhud, […]

  • “Re-historiografi Gorontalo”

    “Re-historiografi Gorontalo”

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Dalam sebuah obrolan melalui whatsApp, sahabat saya Arief Abbas mencoba mengajak saya untuk membincang kembali Gorontalo, yang dimaksud adalah “Re-historigrafi Gorontalo”. Menurut Arief selama ini sejarah Gorontalo hanya menjelaskan Sultan Amai, Matolodulakiki, Raja Eyato dan beberapa lainnya. Bagi Arief banyak hal soal Gorontalo yang kurang diulas misalnya Wato, Dayango, Sejarah mengenai orang-orang tertindas/terpinggirkan dan lain […]

  • Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Rahmat Hidayat
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan di bawah nahkoda Muhammad Afdal saat ini menghadapi persoalan serius dalam aspek kepemimpinan organisasi. Banyak kader menilai bahwa roda organisasi tidak lagi dijalankan dengan semangat tanggung jawab sebagaimana mestinya sebagai penggerak, pengarah, sekaligus penghubung bagi seluruh cabang PMII di Sulawesi Selatan. Kepemimpinan yang seharusnya […]

  • Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Ketua Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI) Provinsi Gorontalo, Amar, menyoroti pernyataan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Popayato yang dinilai telah menyampaikan informasi tidak benar (hoax) dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) pada hari ini ,  minggu (19/10/2025). Dalam forum tersebut, Ketua BKAD disebut menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Popayato telah […]

  • Pribumisasi: Metode Berpikir Gus Dur

    Pribumisasi: Metode Berpikir Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Catatan dari Temu Nasional (TUNAS) Jaringan GUSDURian 2025 Penulis Jamaah GUSDURian tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Bagaimana memahami Gus Dur jika kita tak pernah bertemu dengannya? Bagaimana generasi sekarang dapat mendaurulang cara berpikirnya? Warisan Gus Dur sesungguhnya bukan sekedar gagasan, humor, atau praktik terbaik, melainkan metode berpikir yang bisa diterapkan hingga […]

  • Jangan Biarkan Mimpi Anak Kehabisan Tenaga di Garis Akhir

    Jangan Biarkan Mimpi Anak Kehabisan Tenaga di Garis Akhir

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Namun, ada satu pertanyaan penting yang sering kali terlambat dipikirkan, yaitu: kapan sebenarnya kita harus mulai merencanakan kuliah anak? Sebagian besar keluarga baru mulai memikirkan jurusan, universitas, hingga biaya pendidikan ketika anak sudah duduk di bangku SMA. Padahal, pada fase tersebut waktu untuk mempersiapkan semuanya […]

expand_less