Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Penggunaan Atribut Organisasi Terlarang pada Aksi Bela Palestina, Ini Sikap PWNU Gorontalo

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo – Aksi Damai Bela Palestina serentak digelar di sejumlah Kota di Indonesia, Ahad (2/2/2025). Di Gorontalo sendiri ratusan orang berkumpul di Bundaran Telaga, Gorontalo.

Dalam aksi damai tersebut mereka membentangkan spanduk bertuliskan khilafah dan membawa bendera yang identik dengan organisasi yang telah dilarang pemerintah, yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Sejumlah kalangan menyayangkan aksi damai Bela Palestina yang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina itu dimanfaatkan untuk mengkampanyekan Negara Islam.

Dengan adanya aksi tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menyatakan sikap atas munculnya Simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia pada aksi damai bela palestina tersebut.

Surat Pernyataan bernomor : 15/PW.01.A.II.07.63/27/02/2025 itu ditandatangani Rais Syuriah dr. KH. Burhanudin Umar, Katib PWNU Gorontalo, Dr. H. Mansur Basir, Ketua Tanfidziyah Drs. Ibrahim T. Sore dan Wakil Sekretaris Arkan Karim, S.Pd.

Berikut pernyataan Sikap Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Gorontalo:

Dengan senantiasa mengharap ridha Allah SWT, serta dalam rangka menjaga komitmen kebangsaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kami, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)Gorontalo, dengan ini menyampaikan pernyataan sikap terhadap aksi damai Bela Palestina pada tanggal 2 Februari 2025 yang diduga kuat ditunggangi eks organisasi terlarang bertempat di Kota Gorontalo antara lain sebagai berikut :

  1. PWNU Gorontalo mendukung penuh solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam menghadapi agresi dan penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel. Dukungan ini selaras dengan prinsip kemanusiaan, keadilan, dan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin;
  2. PWNU Gorontalo menyayangkan munculnya simbol-simbol organisasi terlarang, khususnya yang berafiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dalam aksi Bela Palestina. Keberadaan simbol-simbol tersebut dapat mencederai semangat perjuangan kemanusiaan yang seharusnya dilakukan dengan niat ikhlas dan murni tanpa tendensi politik tertentu.
  3. PWNU Gorontalo menyayangkan jika aksi bela Palestina ditunggangi propaganda Khilafah ala HTI, yang bertentangan dengan prinsip Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (al-wafa bi al-mu’ahadah al-wathaniyah) dan Pancasila sebagai dasar negara.
  4. PWNU Gorontalo meminta pemerintah untuk bertindak tegas dalam menangani kemunculan kembali simbol-simbol organisasi terlarang, guna menjaga stabilitas nasional dan daerah, serta menghindari penyalahgunaan momentum aksi solidaritas demi kepentingan kelompok tertentu.
  5. PWNU Gorontalo mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi keagamaan, masyarakat sipil, dan aparat negara, untuk bersama-sama mengukuhkan komitmen kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  6. PWNU Gorontalo mengajak seluruh umat Islam, khususnya di Gorontalo, untuk tetap berada dalam koridor perjuangan yang sah dan konstitusional, serta menghindari keterlibatan dalam agenda kelompok-kelompok yang bertentangan dengan NKRI dan nilai-nilai keislaman yang moderat.

Demikian pernyataan ini kami buat sebagai bentuk tanggung jawab moral dan keagamaan dalam menjaga persatuan umat dan keutuhan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan keberkahan bagi kita semua

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

    Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Tingkat hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan didominasi oleh narapidana kasus narkotika. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI, sekitar 70 persen warga binaan di Lapas Kelas I Medan merupakan pelaku tindak pidana narkoba. Data tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Panja Pemasyarakatan Komisi XIII […]

  • PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 395
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) secara tegas menyatakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, khususnya proyek food estate berskala besar di Kabupaten Merauke. Sikap tersebut merupakan rekomendasi resmi Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGI 2026 yang berlangsung di Merauke pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Sidang MPL PGI 2026 […]

  • Adhan Ultimatum Warga: 3 Hari Kosongkan Lahan Eks Terminal, Jika Tidak Dibongkar!

    Adhan Ultimatum Warga: 3 Hari Kosongkan Lahan Eks Terminal, Jika Tidak Dibongkar!

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 247
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo mempercepat pembangunan Kantor Wali Kota baru dengan mulai melakukan pembongkaran bangunan di kawasan eks Terminal 42 Andalas. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa langkah awal difokuskan pada pembongkaran aset milik pemerintah agar proses pembangunan dapat segera berjalan. “Untuk sementara kita bongkar yang milik pemerintah kota dulu,” ujar Adhan usai […]

  • Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Ramadhan seringkali kita rayakan sebagai puncak kesalehan. Masjid penuh, doa mengalir, dan air mata menjadi mudah menetes. Namun, pertanyaan yang jarang kita ajukan pada diri kita adalah: apakah semua itu bertahan? Ataukah ia sekedar kesalehan musiman? Tulisan khutbah ini tidak hendak meromantisasi Ramadhan, tetapi justru menggugat secara halus: jangan-jangan yang kita alami hanyalah kesalehan yang […]

  • Tambang Diduga Ilegal di Moncongloe Beroperasi Terang-Terangan, PERJOSI Desak APH Bertindak

    Tambang Diduga Ilegal di Moncongloe Beroperasi Terang-Terangan, PERJOSI Desak APH Bertindak

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Aktivitas pertambangan yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi sorotan di Kabupaten Maros. Kali ini, lokasi tambang yang berada di wilayah Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Sulawesi Selatan, terpantau masih beroperasi secara leluasa dengan melibatkan alat berat dan armada pengangkut material. Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan pada Rabu (3/6/2026), sejumlah ekskavator dan […]

  • PB PMII Laporkan Kasus Perusakan Sekretariat ke Polisi

    PB PMII Laporkan Kasus Perusakan Sekretariat ke Polisi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) resmi membawa kasus perusakan sekretariat organisasi ke ranah hukum. Laporan tersebut diajukan ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah insiden yang terjadi pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Laporan itu disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PB PMII dan teregister dengan Nomor LP/B/446/II/2026/SPKT/Polres Metro Jakpus/Polda Metro Jaya […]

expand_less