Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pernyataan Menteri Agama yang menyerukan agar pembangunan ekonomi umat tidak semata bertumpu pada zakat terus menjadi perbincangan publik. Sebagian pihak menilai seruan tersebut berpotensi menggeser posisi zakat sebagai rukun Islam. Namun, menurut Dr. Ahmad Shaleh Amin, M.A., pandangan demikian lahir dari pembacaan yang tidak utuh terhadap konteks yang disampaikan.

Dr. Ahmad menegaskan bahwa zakat adalah kewajiban qat‘i yang kedudukannya sejajar dengan shalat. Tidak ada ruang sedikit pun dalam Islam untuk menafikan zakat. Karena itu, mustahil seruan tersebut dimaksudkan untuk mengganti atau mengurangi peran zakat dalam kehidupan umat.

“Zakat itu kewajiban yang bersifat final dalam syariat. Membaca pernyataan Menag sebagai upaya menggeser zakat adalah kesimpulan yang tergesa-gesa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pasal-pasal dalam Al-Qur’an sendiri kerap menggunakan istilah sedekah untuk merujuk pada zakat, seperti dalam QS. at-Taubah ayat 103. Secara konseptual, zakat berada dalam spektrum filantropi Islam yang lebih luas, yang juga mencakup sedekah, infaq, dan wakaf.

Dalam kaidah fikih disebutkan, “Setiap zakat adalah sedekah, tetapi tidak setiap sedekah adalah zakat.” Artinya, memperluas peran sedekah, infaq, dan wakaf bukanlah bentuk pengurangan zakat, melainkan penguatan ekosistem filantropi Islam secara menyeluruh.

Dr. Ahmad kemudian mengaitkan hal ini dengan analisis Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah, yang menegaskan bahwa peradaban (‘umran) tidak dapat berdiri tanpa fondasi ekonomi yang sehat dan produktif. Distribusi kekayaan saja tidak cukup; diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan dan visioner.

Menurutnya, zakat berperan besar dalam distribusi dan perlindungan sosial. Namun untuk membangun institusi pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, dan infrastruktur sosial, diperlukan instrumen lain seperti wakaf produktif dan infaq yang fleksibel.

Dimensi ekonomi tersebut juga harus dibarengi dengan reformasi moral individu. Dalam Ushul al-Nizam al-Ijtima’i fi al-Islam, Ibnu ‘Asyur menegaskan bahwa kebaikan masyarakat bergantung pada kebaikan individu-individunya. Filantropi Islam bukan hanya mekanisme ekonomi, melainkan sarana pembentukan karakter dan kesadaran sosial.

Zakat melatih disiplin dan kepatuhan, sedekah menumbuhkan empati, infaq memperluas partisipasi, dan wakaf menanamkan visi jangka panjang. Jika seluruh instrumen ini dioptimalkan, maka pembangunan ekonomi umat tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif.

Dalam konteks Indonesia, seruan agar ekonomi umat tidak hanya bertumpu pada zakat harus dibaca sebagai strategi perluasan instrumen, bukan pengurangan kewajiban. Umat Islam memiliki sistem filantropi yang kaya dan saling melengkapi.

Dengan demikian, polemik yang muncul sejatinya lebih disebabkan oleh pemahaman yang terpotong. Zakat tetap menjadi pilar utama. Namun, untuk membangun peradaban yang kuat dan mandiri, umat perlu menggerakkan seluruh potensi filantropi Islam secara terpadu—dari reformasi individu hingga kebangkitan institusi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Lalyla binti Abdullah bin Abdu Syams al-Qurasyiyah al-Adawaiyah atau lebih dikenal dengan Al-Shifah binti Abdullah adalah perempuan Quraisy dari Bani ‘Adi yang masuk Islam pada fase awal dakwah di Makkah, lalu hijrah ke Madinah. Informasi tentang dirinya memang tidak sebanyak tokoh perempuan lain, tetapi data yang tersedia cukup jelas dalam beberapa sumber klasik seperti Al-Tabaqat […]

  • Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih. Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, […]

  • Pemprov Sulsel Genjot Preservasi Jalan Paket 3 Senilai Rp478,1 Miliar, Ruas Strategis di Pinrang Dikebut

    Pemprov Sulsel Genjot Preservasi Jalan Paket 3 Senilai Rp478,1 Miliar, Ruas Strategis di Pinrang Dikebut

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus menggenjot penanganan preservasi jalan melalui Paket 3 dengan total anggaran mencapai Rp478,1 miliar. Program ini mencakup penanganan jalan sepanjang 254,85 kilometer yang tersebar di 15 ruas jalan pada sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Salah satu ruas yang saat ini tengah dikerjakan berada di Kabupaten Pinrang, yakni […]

  • Sabar dan Syukur dalam Politik; Mendengar Tausiah Singkat KH. Zulfa Mustafa

    Sabar dan Syukur dalam Politik; Mendengar Tausiah Singkat KH. Zulfa Mustafa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Nulondalo.com-Dalam acara buka puasa bersama Partai Nasdem dan anak yatim piatu, KH. Zulfa Mustafa menyampaikan tausiah yang menyoroti makna sabar dan syukur dalam kehidupan orang-orang beriman, termasuk dalam ranah politik. Mengutip kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, ia menegaskan bahwa iman terdiri dari dua bagian: separuh sabar dan separuh syukur. Menurutnya, kualitas keimanan terimplementasikan melalui […]

  • Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

    Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik Lebaran. Larangan tersebut disampaikan Menag sebagai bagian dari upaya menjaga integritas serta memastikan fasilitas negara digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai peruntukannya. “ASN wajib menjaga integritas, profesionalitas, serta menggunakan fasilitas negara secara […]

  • Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Di tengah semangat Ramadan, suasana sekolah seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak yang menanti paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang terjadi justru membuat dahi orangtua berkerut. Alih-alih menerima makanan bergizi sesuai harapan, siswa mendapati isi paket yang sederhana: roti, rambutan, kacang goreng, telur rebus, kurma, dan kentang rebus. Meski variasi menu berbeda di tiap sekolah, […]

expand_less