Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pernyataan Menteri Agama yang menyerukan agar pembangunan ekonomi umat tidak semata bertumpu pada zakat terus menjadi perbincangan publik. Sebagian pihak menilai seruan tersebut berpotensi menggeser posisi zakat sebagai rukun Islam. Namun, menurut Dr. Ahmad Shaleh Amin, M.A., pandangan demikian lahir dari pembacaan yang tidak utuh terhadap konteks yang disampaikan.

Dr. Ahmad menegaskan bahwa zakat adalah kewajiban qat‘i yang kedudukannya sejajar dengan shalat. Tidak ada ruang sedikit pun dalam Islam untuk menafikan zakat. Karena itu, mustahil seruan tersebut dimaksudkan untuk mengganti atau mengurangi peran zakat dalam kehidupan umat.

“Zakat itu kewajiban yang bersifat final dalam syariat. Membaca pernyataan Menag sebagai upaya menggeser zakat adalah kesimpulan yang tergesa-gesa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pasal-pasal dalam Al-Qur’an sendiri kerap menggunakan istilah sedekah untuk merujuk pada zakat, seperti dalam QS. at-Taubah ayat 103. Secara konseptual, zakat berada dalam spektrum filantropi Islam yang lebih luas, yang juga mencakup sedekah, infaq, dan wakaf.

Dalam kaidah fikih disebutkan, “Setiap zakat adalah sedekah, tetapi tidak setiap sedekah adalah zakat.” Artinya, memperluas peran sedekah, infaq, dan wakaf bukanlah bentuk pengurangan zakat, melainkan penguatan ekosistem filantropi Islam secara menyeluruh.

Dr. Ahmad kemudian mengaitkan hal ini dengan analisis Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah, yang menegaskan bahwa peradaban (‘umran) tidak dapat berdiri tanpa fondasi ekonomi yang sehat dan produktif. Distribusi kekayaan saja tidak cukup; diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan dan visioner.

Menurutnya, zakat berperan besar dalam distribusi dan perlindungan sosial. Namun untuk membangun institusi pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, dan infrastruktur sosial, diperlukan instrumen lain seperti wakaf produktif dan infaq yang fleksibel.

Dimensi ekonomi tersebut juga harus dibarengi dengan reformasi moral individu. Dalam Ushul al-Nizam al-Ijtima’i fi al-Islam, Ibnu ‘Asyur menegaskan bahwa kebaikan masyarakat bergantung pada kebaikan individu-individunya. Filantropi Islam bukan hanya mekanisme ekonomi, melainkan sarana pembentukan karakter dan kesadaran sosial.

Zakat melatih disiplin dan kepatuhan, sedekah menumbuhkan empati, infaq memperluas partisipasi, dan wakaf menanamkan visi jangka panjang. Jika seluruh instrumen ini dioptimalkan, maka pembangunan ekonomi umat tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga transformatif.

Dalam konteks Indonesia, seruan agar ekonomi umat tidak hanya bertumpu pada zakat harus dibaca sebagai strategi perluasan instrumen, bukan pengurangan kewajiban. Umat Islam memiliki sistem filantropi yang kaya dan saling melengkapi.

Dengan demikian, polemik yang muncul sejatinya lebih disebabkan oleh pemahaman yang terpotong. Zakat tetap menjadi pilar utama. Namun, untuk membangun peradaban yang kuat dan mandiri, umat perlu menggerakkan seluruh potensi filantropi Islam secara terpadu—dari reformasi individu hingga kebangkitan institusi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Sinergi Bank Sampah Lewat Konsolidasi FORSEPSI 2025

    Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Sinergi Bank Sampah Lewat Konsolidasi FORSEPSI 2025

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) menggelar kegiatan Konsolidasi Offline Bank Sampah pada Kamis (7/8), sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi antar Bank Sampah binaan Pegadaian. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, […]

  • BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan photo_camera 2

    BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 494
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pascagempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) pukul 06.48 WIB. Gempa tersebut dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan sekitarnya, serta hingga ke Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Guncangan yang […]

  • Islam Nusantara dan Sisik Melik Halal bi Halal

    Islam Nusantara dan Sisik Melik Halal bi Halal

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Suatu ketika, kala isu Islam Nusantara sedang hangat-hangatnya, salah seorang perundungnya menyerang dengan sengit wacana ini. Kalimatnya menyengat dan pertanyaan-pertanyaannya nyelekit.  Salah satu kalimat dari perundung itu bunyinya begini: “seharusnya para pendukung Islam Nusantara, memboikot Arab, kan Islamnya bukan Islam dari Arab, tetapi Islam Nusantara.” Tentu saja ini pernyataan serampangan, sebab Islam Nusantara sebagai sebuah diskursus […]

  • Salawat Badar Menggema di Keuskupan Agung Makassar Play Button

    Salawat Badar Menggema di Keuskupan Agung Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KEMENAGSULSEL — Malam itu, Senin 9 Maret 2026, suasana di Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar terasa hangat. Di tengah kegiatan doa bersama dan buka puasa lintas agama yang digelar, sebuah momen yang menyentuh batin perlahan mengalir seperti doa yang dilantunkan dari hati. Salawat Badar menggema. Nadanya lembut, tetapi kuat menembus ruang dan perasaan. Lantunan pujian […]

  • Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    Butuhkah Peningkatan SDM di Gorontalo?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi isu yang sangat krusial untuk didiskusikan, apalagi peningkatan Sumber Daya Manusia menjadi program unggulan Gubernur Provinsi Gorontalo dengan dalih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan provinsi Gorontalo, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah dengan peningkatan Sumber Daya Manusia yang akan dilakukan melalui program pemberian beasiswa terhadap putra daerah untuk melanjutkan pendidikan ke luar […]

  • Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat. Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan […]

expand_less