Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Musrenbang Baji Pa’mai: Perkuat Pertanian dan Layanan Publik Lewat Jalan Tani dan Kantor Lurah

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Kelurahan Baji Pa’mai, Kecamatan Maros Baru, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Pemerataan Pembangunan Wilayah, Konektivitas dan Infrastruktur yang Terintegrasi dan Adaptif.”

Penekanan utama pada pembangunan jalan tani dan pembangunan kantor lurah sebagai prioritas di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.

Musrenbang yang berlangsung penuh partisipasi ini dihadiri Camat Maros Baru, Rudi, Lurah Baji Pa’mai, M Ilham Halim, perangkat kelurahan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan unsur warga lainnya.

Camat Maros Baru Rudi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekedar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah ruang evaluasi program, menilai apa yang sudah dan belum berhasil, sekaligus merumuskan prioritas yang paling dibutuhkan masyarakat. Apalagi di tengah kondisi efisiensi anggaran, kita harus betul-betul cermat menentukan skala prioritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran tahun ini membuat tidak semua usulan pembangunan bisa diakomodasi, sehingga pemerintah kelurahan diminta fokus pada program yang benar-benar berdampak langsung bagi pelayanan publik dan ekonomi warga.

Sementara itu, Lurah Baji Pa’mai M Ilham Halim menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum tertinggi di tingkat kelurahan untuk menyatukan aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kita harus realistis. Tahun ini tidak mungkin semua sektor kita sentuh. Karena itu, kita sepakati bersama, fokus utama pembangunan kita adalah jalan tani, ternasuk jalan peoduksi dan pembangunan kantor lurah, karena keduanya sangat vital bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan jalan tani menjadi kebutuhan paling mendesak, mengingat mayoritas warga Baji Pa’mai menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Infrastruktur jalan tani yang memadai dinilai akan memperlancar distribusi hasil panen, menekan biaya angkut, dan meningkatkan produktivitas petani.

Selain itu, pembangunan Kantor Lurah Baji Pa’mai juga menjadi prioritas penting mengingat kondisi kantor saat ini dinilai sudah tidak lagi representatif untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Kantor lurah adalah pusat pelayanan publik. Kalau fasilitasnya memadai, pelayanan ke masyarakat juga akan lebih maksimal, lebih nyaman, dan lebih tertib. Ini juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan,” tambahnya.

Selain membahas infrastruktur pertanian dan pelayanan publik, Lurah juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan, terutama masih maraknya kebiasaan membuang sampah di pinggir jalan.

“Saya mengajak seluruh warga untuk lebih peduli pada kebersihan. Jangan lagi buang sampah di pinggir jalan. Ini bukan hanya merusak wajah kelurahan, tapi juga berdampak pada kesehatan. Ke depan, kita akan dorong pengadaan bak sampah di titik-titik strategis,” tegasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kelurahan Baji Pa’mai berharap setiap usulan yang disepakati benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat, dengan fokus utama pada penguatan sektor pertanian melalui pembangunan jalan tani serta peningkatan kualitas pelayanan publik lewat pembangunan kantor lurah, sekaligus tetap menjaga kualitas lingkungan di tengah keterbatasan anggaran pembangunan.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, PANGKEP — Proyek pembangunan Jalan Akses Stasiun Ma’rang dan fasilitas pendukung lainnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi sorotan. Proyek infrastruktur yang berada di bawah Kementerian Perhubungan tersebut diduga menggunakan material timbunan yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum jelas legalitasnya. Berdasarkan penelusuran di lapangan, dugaan tersebut mencuat setelah seorang penggiat […]

  • Penulis yang Hidup dan Mati di Era AI

    Penulis yang Hidup dan Mati di Era AI

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Dunia penulisan sedang mengalami turbulensi seiring dengan munculnya Artificial Intelligence (AI). Penulis-penulis baru berbasis AI bermunculan. Para penulis konvensional mulai merasakan ruang yang dulu mereka kuasai tak lagi eksklusif. Dunia yang sebelumnya otentik dan terbentuk melalui proses panjang kini  ditantang dengan hadirnya tulisan-tulisan yang lahir dari mesin. Lebih cepat secara proses, lebih rapi secara struktur, dan lebih massif […]

  • Bupati Maros Dukung Maros Creative Festival, Siap Support Penuh Kegiatan Positif Anak Muda

    Bupati Maros Dukung Maros Creative Festival, Siap Support Penuh Kegiatan Positif Anak Muda

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Nulando.com–Maros — Bupati Maros, HAS Chaidir Syam, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Maros Creative Festival 2026. Ia berharap kegiatan yang diinisiasi oleh pemuda Maros tersebut dapat semakin rutin digelar sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi kreatif. Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Chaidir Syam menegaskan bahwa agenda kreatif seperti Maros Creative Festival […]

  • Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Konon, setiap Ramadhan setan-setan dibelenggu. Informasi ini begitu populer, bahkan lebih populer daripada promo diskon sirup menjelang buka puasa. Tapi pertanyaannya, kalau setan sudah diikat, kenapa praktik fraud masih saja merajalela? Apakah setannya lolos dari sistem pengendalian internal? Atau jangan-jangan, yang perlu diaudit bukan setan, tapi niat dan sistem kita? Dalam tradisi pesantren ala Nahdlatul […]

  • Halalbihalal PP As’adiyah NU: Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyyah, dan Basyariyah

    Halalbihalal PP As’adiyah NU: Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathoniyyah, dan Basyariyah

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dalam momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Pondok Pesantren (PP) As’adiyah Li Nahdlatul Ulama Lompulle Kebo menggelar kegiatan halalbihalal yang berlangsung khidmat di aula pondok pesantren, Selasa (24/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Terus Mengokohkan Ukhuwah Basyariyah, Wathoniyyah, dan Islamiyah” sebagai bentuk komitmen dalam mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Acara ini merupakan kolaborasi antara PP As’adiyah […]

  • GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Gorontalo, yang dikomandoi oleh Abdul Wahidin Tutuna, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan monopoli dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp50,9 miliar di Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo ke Kejaksaan Agung RI, Selasa (15 /7/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung di Jakarta, dengan […]

expand_less