Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

  • account_circle Faisal Husuna
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Nulondalo.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Salah satu perubahan penting dalam aturan baru tersebut menyangkut mekanisme pemilihan ketua di berbagai tingkatan kepengurusan NU.

Katib Aam PBNU, Prof. Mohammad Nuh, mengatakan sosialisasi perlu segera dilakukan menyusul berakhirnya masa khidmah sejumlah kepengurusan, mulai dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU), hingga Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU).

“Yang mendesak untuk disosialisasikan yaitu yang terkait dengan masa khidmat dari PWNU, PCNU, PCINU, maupun MWCNU yang akan, bahkan ada yang sudah mau habis atau habis dalam waktu dekat,” kata Mohammad Nuh di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

Menurut Nuh, perubahan AD/ART membawa konsekuensi terhadap pelaksanaan konferensi yang menjadi forum pergantian kepengurusan di tingkat wilayah hingga cabang. Karena itu, PBNU akan menerbitkan surat edaran berisi petunjuk teknis agar pelaksanaan konferensi berjalan sesuai ketentuan baru.

PBNU memutuskan proses konferensi mulai dilaksanakan pada 1 November 2026.

“Kami tadi sudah memutuskan proses konferensi akan dimulai per 1 November,” ujarnya.

*Mekanisme Pemilihan Ketua Berubah*

Salah satu perubahan mendasar dalam AD/ART baru adalah mekanisme pemilihan ketua. Peserta konferensi terlebih dahulu mengupayakan musyawarah untuk mencapai mufakat.

Apabila musyawarah mufakat tidak tercapai, pemilihan ketua dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal ‘Aqdi (Ahwa).

Sebelum memasuki tahap tersebut, peserta konferensi melakukan penjaringan calon melalui pemungutan suara dengan memilih paling banyak lima calon yang memenuhi persyaratan. Lima calon dengan suara terbanyak kemudian diserahkan kepada Ahwa untuk dipilih menjadi ketua.

Calon yang akan dipilih juga harus menyatakan kesediaannya, baik secara lisan maupun tertulis, serta memperoleh persetujuan tertulis dari Rais terpilih.

Ketentuan ini berlaku dalam pemilihan Ketua Umum PBNU dan Ketua PWNU. Mekanisme serupa juga diterapkan pada pemilihan ketua PCNU, PCINU, MWCNU, pengurus ranting, hingga anak ranting.

Nuh menjelaskan, mekanisme baru tersebut berbeda dari pola sebelumnya yang memberikan kewenangan kepada peserta konferensi untuk memilih ketua secara langsung apabila pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara.

“Kalau dulu pemilihan ketua itu kan langsung dari PW atau PC. Tapi sekarang kan yang memilih kan Ahwa. Nah ini kan perlu diberi tahu dasarnya seperti apa, mekanismenya seperti apa,” katanya.

Meski demikian, mekanisme pemilihan langsung melalui pemungutan suara tidak sepenuhnya dihapus. Musyawarah mufakat tetap menjadi tahapan pertama, sedangkan Ahwa mengambil peran apabila mufakat tidak tercapai.

*Masa Transisi Kepengurusan*

Penerapan AD/ART baru juga memunculkan kebutuhan untuk mengatur masa transisi, khususnya bagi PWNU dan PCNU yang masa khidmahnya berakhir sebelum konferensi dengan mekanisme baru dapat dilaksanakan.

Karena itu, petunjuk teknis dari PBNU menjadi acuan penting bagi pengurus di berbagai tingkatan dalam mempersiapkan proses pergantian kepemimpinan.

Sosialisasi ini diharapkan membantu jajaran NU memahami ketentuan baru sehingga pelaksanaan konferensi berlangsung sesuai aturan organisasi.

Sumber: NU Online, 8 Oktober 2026. Berita ini ditulis ulang untuk Nulondalo.com berdasarkan pemberitaan NU Online berjudul “PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026”.

Sumber asli: https://www.nu.or.id/nasional/pbnu-sosialisasikan-ad-art-baru-konferensi-pw-dan-pc-dimulai-1-november-2026-njik6

  • Penulis: Faisal Husuna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    DPR Tetapkan Lima Calon Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menetapkan lima calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi XI DPR RI terhadap […]

  • Gubernur Gorontalo: Islamic Centre Dorong Pertumbuhan Wilayah dan Kurangi Kepadatan Kota

    Gubernur Gorontalo: Islamic Centre Dorong Pertumbuhan Wilayah dan Kurangi Kepadatan Kota

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Nulondalo.com –  Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan pembangunan Gorontalo Islamic Centre bertujuan mendorong pertumbuhan berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, sosial budaya, hingga kemasyarakatan. Gusnar mengatakan, pembangunan berskala besar tersebut diharapkan mampu mengurangi tekanan ruang wilayah Kota Gorontalo agar tidak semakin padat. “Yang terpenting dalam pembangunan ini adalah pengembangan wilayah agar bisa tumbuh lebih […]

  • Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Julman Hente
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Oleh: Julman Hente, SH., MH (Penulis) Demokrasi kita hari ini seperti pohon yang tumbuh tanpa akar. Tampak hijau di permukaan, penuh daun dan ranting yang menjulang, tetapi mudah roboh ketika angin kencang datang. Ia berdiri di atas tanah yang semakin rapuh, tanah yang terus terkikis oleh keputusan-keputusan yang mengatasnamakan rakyat tetapi mengkhianati bumi tempat rakyat […]

  • Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, PANGKEP — Proyek pembangunan Jalan Akses Stasiun Ma’rang dan fasilitas pendukung lainnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi sorotan. Proyek infrastruktur yang berada di bawah Kementerian Perhubungan tersebut diduga menggunakan material timbunan yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum jelas legalitasnya. Berdasarkan penelusuran di lapangan, dugaan tersebut mencuat setelah seorang penggiat […]

  • Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Mei 2025 di Provinsi Gorontalo sebanyak 3.714 orang atau menurun 36,88 persen dibandingkan dengan keadaan pada April 2025 yang tercatat sebanyak 5.884 orang. Sementara jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada Mei 2025 sebanyak 3.036 orang, menurun 60,47 persen dibanding April 2025 yang sejumlah 7.680 orang. Jumlah barang […]

  • 31 Kontingen Rampungkan Registrasi, PPSN VI Kian Semarak

    31 Kontingen Rampungkan Registrasi, PPSN VI Kian Semarak

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Nulondalo, Malang – Suasana Pondok Pesantren Wisata An-Nur II “Al-Murtadlo” Bululawang, Kabupaten Malang, kian semarak menjelang pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI. Hingga Rabu (30/9/2026) pukul 15.19 WIB, sebanyak 31 kontingen putra dan putri telah menyelesaikan proses registrasi ulang. Jumlah tersebut terdiri atas 30 kontingen tingkat provinsi dan satu kontingen tuan rumah dari Pondok Pesantren […]

expand_less