Breaking News
dark_mode
Trending Tags

BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com , Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dalam periode Kamis (5/2) hingga Jumat (6/2) pukul 07.00 WIB.

Mayoritas peristiwa dipicu oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, hujan lebat, serta angin kencang.

Di Provinsi Jawa Timur, hujan lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Kediri, Jombang, dan Mojokerto pada Rabu (4/2). Di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, sebanyak 10 unit rumah mengalami kerusakan ringan dan satu fasilitas pendidikan terdampak. BPBD setempat melakukan pendataan serta penanganan lanjutan bersama perangkat daerah.

Peristiwa serupa terjadi di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. BNPB mencatat satu warga mengalami luka ringan, dua rumah rusak berat, serta 17 rumah rusak ringan. Akses jalan sempat terganggu akibat material bangunan, namun BPBD bersama warga telah melakukan pembersihan dan distribusi bantuan logistik.

Sementara itu di Kabupaten Mojokerto, angin kencang menyebabkan delapan rumah rusak ringan dan pohon tumbang di beberapa kecamatan, yakni Sooko, Trowulan, dan Puri. Akses jalan yang tertutup pohon telah dibersihkan oleh petugas.

Masih di Jawa Timur, luapan Sungai Gandong memicu banjir di Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 350 rumah, empat fasilitas ibadah, satu fasilitas kesehatan, dan sekitar 10 hektare sawah terdampak. BNPB melaporkan banjir kini telah surut dan aktivitas warga berangsur normal.

Di Provinsi Jawa Tengah, banjir akibat hujan intensitas tinggi melanda Kota Tegal dan berdampak pada 6.957 jiwa di tiga kecamatan, yakni Margadana, Tegal Barat, dan Tegal Timur. Tercatat 2.381 rumah serta satu fasilitas pendidikan terdampak, sementara lima kepala keluarga mengungsi ke rumah kerabat.

Banjir juga terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Pemalang setelah sungai dan saluran irigasi meluap dengan tinggi muka air mencapai 80 sentimeter. Sebanyak 8.364 rumah terdampak dan 90 jiwa mengungsi di tempat ibadah. BPBD setempat mengerahkan perahu karet untuk evakuasi dan distribusi bantuan.

Di Sumatera Selatan, hujan lebat menyebabkan banjir di Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Sekitar 40 rumah terendam sebelum air akhirnya surut dan warga bersama tim gabungan melakukan pembersihan.

Sementara di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, banjir akibat hujan lebat dan angin kencang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Proses pendataan dan penanganan dampak masih berlangsung.

Selain itu, tanah longsor terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akibat meningkatnya debit sungai yang mengikis area belakang rumah warga. Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, satu rumah rusak berat, dan 10 rumah terdampak di dua kecamatan. BPBD setempat mengimbau warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi pada periode 6–8 Februari 2026 di sejumlah wilayah Indonesia. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah perbukitan.

Pemerintah daerah juga diminta memastikan kesiapan tanggul, memangkas pohon berisiko tumbang, serta memperkuat sistem peringatan dini berbasis komunitas guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idiosinkrasi

    Idiosinkrasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sebagai individu, manusia sangat beragam. Tidak ada satu pun manusia yang identik, bahkan untuk yang kembar identik sekalipun. Setiap kita memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri. Ada orang yang cara berpikirnya melompat-lompat namun kreatif. Ada yang pendiam, tetapi tajam membaca situasi. Ada yang bekerja lambat namun nyaris tidak pernah keliru. Pada banyak keadaan, kita menyebut mereka “unik”. Namun […]

  • Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 531
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional selalu dipenuhi masyarakat yang berburu pakaian baru. Fenomena ini seolah menjadi tradisi yang mengakar, bahwa Lebaran identik dengan baju baru. Bahkan, tak sedikit yang merasa ada yang kurang jika tidak mengenakan pakaian baru saat hari kemenangan tiba. Namun, apakah benar memakai baju baru […]

  • Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Tulisan ini diilhami dari diskusi bersama teman-teman WALHI Gorontalo. Kebetulan, penulis menjadi narasumber dan fasilitator dalam kegiatan Diklat Tanggap Darurat Bencana Ekologis. Sebagai pegiat kebencanaan yang juga menaruh perhatian serius pada isu Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), berbagai obrolan dan diskusi tersebut melahirkan satu kegelisahan mendasar: Kota Gorontalo berada pada ancaman gempa bumi dan banjir […]

  • Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Di tengah memanasnya isu tambang ilegal (PETI) di Kabupaten Pohuwato, nama aktivis muda Sandri, yang lebih dikenal dengan sebutan Kevin Lapendos, kembali mencuat. Namun kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena tudingan miring yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah gerakannya telah “ditunggangi” oleh pihak tertentu. Sebuah unggahan akun media sosial baru-baru ini menyebut […]

  • Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Umat Islam di Indonesia diperkirakan akan kembali menghadapi kemungkinan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Perbedaan tersebut dipicu oleh kondisi astronomis hilal yang belum memenuhi kriteria kesepakatan regional pada saat pemantauan. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa berdasarkan […]

  • 500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Praktek berpuasa bagi umat Islam selama bulan Ramadan telah berlangsung ribuan kali sejak era Nabi. Khusus untuk kita di Gorontalo, puasa baru berlangsung sekitar 500 tahun. Hitungan “kasar” ini bermula dari tahun 1525 sejak Islam menjadi agama resmi di Gorontalo. Artinya, untuk Gorontalo sendiri, baru 500 kali puasa Ramadan dilangsungkan. Bagi peradaban lain, puasa Ramadan […]

expand_less