Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ukhuwah Dimulai dari Dalam: Sindiran Gus Mus dan Cermin bagi NU Hari Ini

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Salah satu pesan mendalam yang pernah disampaikan KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) kembali relevan untuk direnungkan hari ini. Dengan gaya khasnya yang lembut, puitis, namun tajam, Gus Mus mengingatkan bahwa ukhuwah tidak bisa dibangun dengan teriakan, melainkan dengan keteladanan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu sederhana, tetapi menggelitik: bagaimana mungkin seseorang berbicara tentang ukhuwah Islamiyah, bahkan ukhuwah basyariyah, jika ukhuwah di lingkup paling dekat, yakni sesama warga Nahdlatul Ulama masih sulit terwujud? Jika di internal NU saja masih saling berkelahi, saling mencopot, dan enggan duduk bersama, maka seruan persaudaraan universal berisiko tinggal jargon.

Logika itu terasa gamblang. Ukhuwah Nahdliyah adalah fondasi. Bila fondasi ini rapuh, ukhuwah Islamiyah sulit ditegakkan. Dan tanpa ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan basyariyah pun akan kehilangan pijakan. Gus Mus, melalui sindirannya, seolah menegaskan bahwa persaudaraan harus dimulai dari lingkaran paling dekat sebelum diperluas ke lingkaran yang lebih besar.

Kondisi tersebut terasa relevan dengan dinamika internal NU hari ini. Konflik di tubuh kepengurusan PBNU menyita perhatian publik. Di satu sisi, ada pihak yang mendorong islah, tabayun, dan musyawarah, dan hal itu telah nilai-nilai yang sejak lama menjadi tradisi NU. Di sisi lain, ajakan duduk bersama kerap berujung penolakan, alasan kesibukan, atau pembenaran sepihak. Iktikad baik untuk merawat kebersamaan pun dipertanyakan.

Tradisi NU sejatinya mengedepankan klarifikasi, bukan tuduhan; mengutamakan musyawarah, bukan pemaksaan. Karena itu, munculnya praktik saling memecat di internal kepengurusan terasa janggal dan menyisakan keprihatinan. NU bukan perusahaan yang semata diatur dengan logika manajerial, melainkan jam’iyah keagamaan yang hidup dari nilai khidmah, ketulusan, dan adab.

Sindiran Gus Mus menjadi cermin: jangan terlalu sibuk mengoreksi orang lain, sementara ego diri sendiri tak pernah disentuh. Jangan lantang menyerukan ukhuwah basyariyah, tetapi gagal mengendalikan ego dalam lingkup persaudaraan terdekat. Ukhuwah bukan soal klaim, melainkan soal sikap.

Pada titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar pernyataan, melainkan perenungan dan introspeksi. Tugas utama warga dan pengurus NU adalah menjaga dan merawat jam’iyah agar tetap utuh, bukan menambah luka dengan ego sektoral dan klaim kebenaran sepihak.

Mungkin inilah pesan paling penting dari sindiran Gus Mus: ukhuwah dimulai dari dalam diri, lalu dari rumah sendiri. Tanpa itu, semua seruan persaudaraan hanya akan berhenti sebagai kata-kata—indah didengar, tetapi hampa makna.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Fitri, Pakarena, dan Harmoni Jiwa: Ketika Tradisi Menari Mengajarkan Kesucian Hati

    Idul Fitri, Pakarena, dan Harmoni Jiwa: Ketika Tradisi Menari Mengajarkan Kesucian Hati

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Idul Fitri selalu datang sebagai momentum kembalinya manusia kepada fitrah. Setelah sebulan penuh menjalani puasa, menahan lapar, dahaga, dan berbagai dorongan hawa nafsu, umat Islam merayakan hari kemenangan dengan penuh kegembiraan. Namun kemenangan itu sesungguhnya bukan hanya kemenangan fisik karena berhasil berpuasa, melainkan kemenangan spiritual karena mampu menata kembali diri menuju kesucian jiwa. Idul Fitri […]

  • Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Mat Solar, yang memiliki nama asli Nasrullah, dikabarkan telah meninggal dunia pada pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025. Berita ini dikonfirmasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka melalui unggahannya di akun X. Ia […]

  • Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

    Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat yang diberi nama Operasi Roaring Lion memasuki hari ketiga pada Senin (3/3/2026). Pemerintah Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menangkal ancaman nuklir dan balistik Iran, sekaligus melumpuhkan struktur kepemimpinan militer Teheran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampil dalam sebuah video pidato yang direkam di lokasi yang disebut […]

  • Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku pembusuran dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Carangki, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Mirisnya, ketiga […]

  • NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Misbah Yamin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan organisasi keagamaan bertahan dalam lintasan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai momentum evaluasi kritis atas arah gerak institusionalnya. Dalam konteks ini, pertanyaan nya “Ke mana NU bergerak?” bukanlah ungkapan emosional, melainkan problem akademik tentang representasi, otonomi organisasi, dan relasi kuasa antara agama dan negara. Secara […]

  • Lionel Scaloni Ungkap Alasan Messi Minta Dicadangkan Lawan Yordania: Demi Rekan Setim

    Lionel Scaloni Ungkap Alasan Messi Minta Dicadangkan Lawan Yordania: Demi Rekan Setim

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkap alasan di balik keputusan mencadangkan Lionel Messi saat menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026. Ternyata, keputusan tersebut bukan karena masalah kebugaran, melainkan atas permintaan sang kapten sendiri. Argentina menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania. Dalam pertandingan itu, Messi tidak tampil sebagai […]

expand_less