Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

  • account_circle Dadang Sudardja
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 344
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan ini diilhami dari diskusi bersama teman-teman WALHI Gorontalo. Kebetulan, penulis menjadi narasumber dan fasilitator dalam kegiatan Diklat Tanggap Darurat Bencana Ekologis. Sebagai pegiat kebencanaan yang juga menaruh perhatian serius pada isu Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), berbagai obrolan dan diskusi tersebut melahirkan satu kegelisahan mendasar: Kota Gorontalo berada pada ancaman gempa bumi dan banjir kategori tinggi, namun hingga kini SPAB belum diterapkan secara sistematis di satuan pendidikan.

Berdasarkan pemetaan risiko bencana InaRISK BNPB, Kota Gorontalo termasuk wilayah dengan tingkat ancaman gempa bumi dan banjir yang signifikan. Fakta ini tidak berhenti sebagai potensi di atas peta. Dalam beberapa tahun terakhir, banjir berulang kali melanda sejumlah wilayah kota, merendam permukiman warga dan fasilitas publik, termasuk sekolah. Aktivitas belajar-mengajar terganggu, sarana pendidikan rusak, dan keselamatan peserta didik berada dalam kondisi rawan.

Pada saat yang sama, ancaman gempa bumi di Gorontalo tidak dapat dianggap sebagai kemungkinan jauh. Secara geologis, kawasan Sulawesi merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi. Pertanyaan mendasarnya adalah: apakah sekolah-sekolah di Kota Gorontalo siap jika gempa terjadi pada jam belajar?

Bencana Ekologis dan Kelalaian Kebijakan

WALHI berulang kali menegaskan bahwa tingginya risiko banjir di Kota Gorontalo tidak dapat dilepaskan dari persoalan tata kelola lingkungan dan tata ruang. Degradasi daerah aliran sungai, alih fungsi lahan, serta lemahnya perlindungan kawasan resapan air telah memperbesar risiko bencana ekologis. Dalam konteks ini, banjir bukan sekadar peristiwa alam, melainkan konsekuensi dari pilihan kebijakan pembangunan.

Ironisnya, sektor pendidikan—yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak-anak—belum diposisikan sebagai prioritas dalam pengurangan risiko bencana. Banyak sekolah masih berada di wilayah rawan tanpa rencana kontinjensi, tanpa simulasi evakuasi rutin, dan tanpa pendidikan kebencanaan yang memadai. Sekolah justru berpotensi menjadi titik kumpul kelompok rentan saat bencana terjadi.

SPAB adalah Kewajiban Negara

Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bukan program tambahan, bukan pula proyek seremonial. SPAB adalah kewajiban negara untuk melindungi hak anak atas pendidikan yang aman dan berkelanjutan. SPAB bertumpu pada tiga pilar utama: fasilitas sekolah aman, manajemen bencana di sekolah, serta pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

Tanpa penerapan ketiga pilar tersebut secara utuh, kebijakan pendidikan di wilayah rawan bencana menjadi rapuh dan berisiko tinggi.

BPBD Kota Gorontalo seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh satuan pendidikan memahami risiko bencana di wilayahnya dan memiliki kesiapan menghadapi situasi darurat. Sementara itu, Dinas Pendidikan memegang peran kunci untuk menjadikan SPAB sebagai standar layanan pendidikan, bukan sekadar inisiatif sporadis.

LPBI NU memandang sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini. Sekolah aman bencana tidak hanya melindungi anak-anak, tetapi juga berpotensi menjadi pusat literasi kebencanaan bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Lima Rekomendasi Kebijakan Mendesak

Agar SPAB tidak berhenti sebagai jargon, Pemerintah Kota Gorontalo perlu segera mengambil langkah konkret:

  1. Menetapkan SPAB sebagai kebijakan daerah, melalui regulasi atau surat keputusan kepala daerah yang mengikat seluruh satuan pendidikan.
  2. Melakukan audit risiko bencana pada seluruh sekolah, bekerja sama dengan BPBD dan pihak berkompeten, sebagai dasar penataan dan perbaikan fasilitas pendidikan.
  3. Mengalokasikan anggaran khusus SPAB dalam APBD sektor pendidikan, termasuk untuk simulasi rutin, pelatihan guru, dan perbaikan sarana prasarana.
  4. Mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam kurikulum dan budaya sekolah, bukan sekadar kegiatan insidental.
  5. Membangun kolaborasi pentahelix, melibatkan BPBD, Dinas Pendidikan, WALHI, LPBI NU, perguruan tinggi, dan komunitas relawan dalam perencanaan, pendampingan, dan pengawasan implementasi SPAB.

Jangan Menunggu Korban

Pengalaman kebencanaan di Indonesia berulang kali menunjukkan bahwa kebijakan sering kali lahir setelah korban berjatuhan. Kota Gorontalo tidak perlu menunggu tragedi di lingkungan sekolah untuk menyadari pentingnya SPAB.

Dengan ancaman gempa bumi dan banjir kategori tinggi, penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana di seluruh jenjang pendidikan di Kota Gorontalo adalah keharusan mendesak. Melindungi sekolah hari ini berarti melindungi masa depan Gorontalo.

Penulis: Ketua LPBI NU Jawa Barat | Ketua Dewan Nasional WALHI 2012–2016 | Direktur Yayasan Sahabat Nusantara. Anggota Dewan Sumber Daya Air Jawa Barat, Wakil Ketua Forum PRB, Pegiat lingkungan dan bencana.

  • Penulis: Dadang Sudardja
  • Editor: Dadang Sudardja

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi V DPR RI menyoroti hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Sorotan tersebut terutama berkaitan dengan pengawasan kelaikudaraan pesawat, khususnya armada yang telah beroperasi dalam jangka waktu panjang. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, meminta Kementerian Perhubungan […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • Temuan DPR di Jatim: Masih Ada Perusahaan Abai pada Perlindungan Ekosistem

    Temuan DPR di Jatim: Masih Ada Perusahaan Abai pada Perlindungan Ekosistem

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 263
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Komisi XII DPR RI menemukan masih adanya perusahaan yang dinilai belum serius dalam menjalankan tanggung jawab perlindungan lingkungan hidup. Temuan tersebut mengemuka saat kunjungan kerja DPR RI ke sejumlah perusahaan sektor energi dan industri di Jawa Timur. Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mengungkapkan, dari empat perusahaan yang diundang dalam agenda […]

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • Prancis Diunggulkan Singkirkan Swedia, Les Bleus Bidik Tiket ke Babak 16 Besar

    Prancis Diunggulkan Singkirkan Swedia, Les Bleus Bidik Tiket ke Babak 16 Besar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Prancis akan menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Rabu (1/7/2026) pukul 04.00 WIB. Les Bleus datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil sempurna sepanjang fase grup. Tim asuhan Didier Deschamps menutup Grup I sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Prancis juga […]

  • BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    BNPT Ingatkan Generasi Z dan Alpha Waspada Radikalisme di Media Sosial dan Game Online

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan bahwa penyebaran paham radikal di era digital dapat terjadi sangat cepat, mulai dari internet, media sosial, hingga game online, yang kini banyak menyasar generasi Z dan Alpha. “Di era digital, paham-paham radikal ini bisa sangat cepat disebarluaskan. Mereka ada yang terpapar melalui media sosial, ada juga yang […]

expand_less