Polemik Koperasi KIB Popayato Timur Memanas, Diduga Tak Lahir dari Musyawarah Petani Plasma
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 60
- print Cetak

Pertemuan warga dan Petani Plasma Popayato Timur, Pohuwato.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Polemik keberadaan Koperasi Karya Inovasi Bersama (KIB) di Popayato Timur, Pohuwato kian memanas setelah muncul dugaan bahwa koperasi tersebut tidak lahir dari kehendak petani plasma, melainkan dari persetujuan internal manajemen perusahaan.
Sejumlah perwakilan masyarakat menilai, pembentukan koperasi tersebut cacat secara prinsipil karena tidak melalui mekanisme musyawarah rapat anggota, yang seharusnya menjadi dasar utama dalam pendirian sebuah koperasi.
“Ini bukan koperasi yang lahir dari petani. Justru terkesan dibentuk dari atas oleh perusahaan. Artinya, legitimasi dari anggota tidak ada,” ungkap Kifli Koromo, Kamis (9/4/2026).
Kritik ini menguat setelah adanya pernyataan pihak terkait di media yang dinilai secara tidak langsung mengindikasikan bahwa proses pembentukan koperasi lebih didorong oleh manajemen perusahaan dibanding aspirasi petani plasma.
Menurut Kifli, secara prinsip dan regulasi, koperasi harus berdiri atas asas demokrasi ekonomi dengan melibatkan anggota sebagai pemilik sekaligus pengambil keputusan. Tanpa adanya musyawarah anggota, pembentukan koperasi dinilai bertentangan dengan prinsip dasar tersebut.
“Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah Koperasi KIB benar-benar mewakili kepentingan petani plasma, atau justru menjadi instrumen kepentingan pihak tertentu”, tandasnya.
Situasi tersebut turut memicu keresahan di kalangan petani. Mereka merasa tidak dilibatkan dalam proses penting yang berkaitan langsung dengan hak dan masa depan ekonomi mereka.
“Kalau dari awal saja kami tidak dilibatkan, bagaimana kami bisa percaya koperasi ini akan memperjuangkan hak kami?” ujar seorang petani dengan nada kecewa.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar