Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, PANGKEP — Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Basarnas dan seluruh Tim SAR gabungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, saat meninjau posko dan lokasi operasi SAR. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan merupakan wujud nyata komitmen negara untuk memastikan seluruh proses pencarian dan evakuasi berjalan maksimal, terpadu, dan terkoordinasi lintas instansi.

“Operasi ini melibatkan Basarnas, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas sinergi dan pengorbanan semua pihak dalam misi kemanusiaan ini,” ujar Dudy.

Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui tengah menjalankan misi pengawasan milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelum mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan yang dikenal memiliki medan sangat terjal, hutan lebat, dan cuaca yang cepat berubah.

Saat ini, fokus utama operasi SAR adalah pencarian dan evakuasi seluruh korban, sekaligus pelacakan dan pengumpulan bagian-bagian badan pesawat. Seluruh operasi lapangan dikomandoi Basarnas sebagai leading sector.

Sementara itu, Kepala Basarnas Muhammad Syafii menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pesawat dinyatakan hilang kontak, Tim SAR gabungan berhasil menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat — sebuah capaian penting di tengah kondisi alam yang sangat menantang.

Namun, proses pencarian dan evakuasi tidak berjalan mudah. Cuaca buruk, kabut tebal, serta kontur pegunungan yang curam dan licin menjadi tantangan serius bagi para personel di lapangan. Meski demikian, lebih dari 1.200 personel gabungan tetap dikerahkan demi memaksimalkan upaya penyelamatan.

“Ini adalah operasi kemanusiaan berskala besar. Semua unsur bekerja tanpa lelah, mempertaruhkan tenaga bahkan keselamatan, di tengah keterbatasan dan risiko tinggi di lapangan,” tegas Syafii.

Basarnas juga mengonfirmasi bahwa sejumlah bagian pesawat telah berhasil ditemukan dan akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kepentingan investigasi penyebab kecelakaan. Sementara itu, proses identifikasi korban sepenuhnya menjadi kewenangan BPI Mabes Polri.

Untuk mempercepat operasi, Basarnas memprioritaskan penggunaan sarana udara, termasuk pesawat dan helikopter. Namun, pengoperasiannya masih sangat bergantung pada kondisi cuaca di sekitar pegunungan Bulusaraung. Penambahan armada udara dan personel pun terus dilakukan guna memperluas jangkauan pencarian.

Di akhir kunjungannya, pemerintah bersama Basarnas mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar operasi SAR berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan serta dievakuasi dengan aman dan bermartabat.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

    Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Salah satu peristiwa agung yang wajib diimani oleh umat Islam adalah peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al-Isra ayat 1. Allah Swt. membuka ayat tersebut dengan kata Subḥāna (Mahasuci). Dalam kajian Ulumul Qur’an, apabila suatu ayat atau surah diawali dengan kata Subḥāna atau Tabāraka, […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Dalam sejarah Islam, banyak perempuan tampil sebagai figur yang memberi kontribusi penting dalam membentuk kehidupan spiritual umat. Khadijah dikenal karena keteguhan dan dukungannya pada masa awal dakwah, baik secara moral maupun material. Aisyah menjadi rujukan utama dalam periwayatan hadis dan persoalan-persoalan hukum, menunjukkan kedalaman pengetahuan dan ketajaman intelektualnya. Fatimah dihormati karena kesederhanaan, keteguhan sikap, dan […]

  • Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan istighosah sebagai salah satu rangkaian dari Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo . Kegiatan ini berlangsung di Kantor PWNU Gorontalo, dihadiri oleh jajaran pengurus, para kiai, tokoh agama, dan peserta dari berbagai kalangan serta seluruh masyarakat Nahdatul ulama, kamis  (30/10/2025) Istighosah tersebut dipimpin KH. Muhyidin Zeni Wakil […]

  • Kekeringan dan krisis air bersih.Masalah yang tidak kunjung usai Di Kecamatan Bontoa

    Kekeringan dan krisis air bersih.Masalah yang tidak kunjung usai Di Kecamatan Bontoa

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ribuan warga di kawasan pesisir kini harus bertahan dengan menggunakan air sumur tadah hujan yang keruh bahkan terasa asin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa. Selama lebih […]

  • IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    IAI Gorontalo Desak Hentikan Pembongkaran Cagar Budaya Rumah Tinggi, Ingatkan Ancaman Pidana

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 370
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Gorontalo mendesak seluruh pihak untuk segera menghentikan segala bentuk pembongkaran dan perusakan terhadap bangunan bersejarah “Rumah Tinggi” atau bekas Kantor dan Rumah Dinas Kepala Jawatan Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT) di Kota Gorontalo. Desakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap Nomor 081/PS/IAI-GTO/VI/2026 yang diterbitkan pada 18 Juni 2026 sebagai respons […]

  • PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros, Majannang — Harapan warga Desa Majannang untuk menikmati akses air bersih kembali pupus. Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibiayai APBD Tahun 2023 roboh pada Minggu malam, 7 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Ironisnya, fasilitas ini runtuh sebelum satu tetes air pun mengalir ke rumah warga. Peristiwa […]

expand_less