Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polemik P-BMR Kian Memanas, Ersad Mamonto Soroti Epistemik dan Kuasa, KNPI Boltara Ancam Gabung Gorontalo

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 269
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Isu pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) kembali memantik perdebatan tajam di Sulawesi Utara. Setelah Muhamad Ersad Mamonto menyampaikan kritik konseptual terhadap fondasi historis dan relasi kuasa dalam wacana P-BMR, penolakan keras juga datang dari Ketua KNPI Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Donal Palandi.

Dalam responsnya terhadap tulisan Tyo Mokoagow berjudul: “Dekonstruksi PBMR”, Ersad menilai perumusan P-BMR berisiko jatuh pada kekerasan epistemik apabila sejarah dibangun secara tunggal dan sentralistik.

Ia mengkritik kecenderungan menarik legitimasi BMR ke masa lampau dengan menempatkan Mongondow sebagai pusat kosmologi. Menurutnya, label administratif seperti Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow, dan Kotamobagu tidak otomatis berarti legitimasi kosmologis tunggal.

Ersad juga menyoroti penggunaan sumber kolonial seperti “Boek verhalen Mongondusch” sebagai dasar sejarah. Ia mengingatkan bahwa tradisi tutur masyarakat seperti Bintauna, Kaidipang, dan Bolango tidak dapat dilebur dalam satu narasi pusat.

Selain soal sejarah, ia menyinggung relasi kuasa yang timpang sejak pembentukan administrasi modern Bolaang Mongondow pada 1954. Menurutnya, reposisi kewenangan dari struktur kerajaan ke sistem administratif telah memunculkan marginalisasi wilayah non-Mongondow.

Ersad menekankan bahwa jika BMR ingin diwujudkan, maka harus dibangun di atas prinsip rekognisi, kesetaraan akses, dan distribusi kuasa yang adil.

KNPI Boltara Tolak Keras, Ancam Gabung Gorontalo

Penolakan lebih keras datang dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolaang Mongondow Utara, Donal Palandi. Ia secara terbuka menentang pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) P-BMR.

Menurut Donal, arah perjuangan pemekaran telah menyimpang dari tujuan kesejahteraan rakyat. Ia menilai Boltara berpotensi hanya dijadikan pelengkap wilayah tanpa jaminan posisi strategis maupun pemerataan pembangunan.

“Ini bukan lagi soal pemekaran untuk rakyat. Ini soal siapa dapat jabatan, siapa kuasai anggaran, dan siapa duduk di kursi kekuasaan. Rakyat hanya dipakai sebagai stempel,” tegas Donal dikutip dari senandika.id, Sabtu (14/2/2026)

Ia menyebut wacana pembangunan dalam P-BMR sebagai bungkus politik elit. KNPI Boltara, lanjutnya, tidak akan tinggal diam jika pemekaran dipaksakan tanpa partisipasi masyarakat akar rumput.

Donal bahkan melontarkan ancaman politik terbuka. Jika pemekaran tetap dipaksakan, pihaknya siap mendeklarasikan sikap untuk bergabung dengan Gorontalo.

“Secara historis dan kultural, Boltara punya keterikatan kuat dengan Gorontalo,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keutuhan Sulawesi Utara tidak boleh dikorbankan demi kepentingan elit.

Pernyataan Donal menunjukkan bahwa polemik P-BMR tidak lagi berada pada tataran akademik atau konseptual semata, melainkan telah bergerak menjadi arena pertarungan kepentingan politik.

Jika sebelumnya Ersad mengingatkan bahaya kekerasan epistemik dan ketimpangan relasi kuasa, kini penolakan terbuka dari KNPI Boltara memperlihatkan potensi eskalasi konflik wilayah dan krisis kepercayaan publik.

Wacana P-BMR pun memasuki fase krusial antara rekognisi identitas dan distribusi kuasa, atau justru fragmentasi politik di jazirah utara Sulawesi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metode Tahfidz As’adiyah Disorot Nasional, Tradisi “Maddarasa Patappulo” Dinilai Konsisten Lahirkan Hafidz Berkualitas

    Metode Tahfidz As’adiyah Disorot Nasional, Tradisi “Maddarasa Patappulo” Dinilai Konsisten Lahirkan Hafidz Berkualitas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 465
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Metode tahfidz yang dikembangkan di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah kembali mendapat sorotan publik nasional. Dalam sebuah program TV nasional yang tayang baru-baru ini, pendekatan khas As’adiyah dalam menghafal Al-Qur’an disebut sebagai salah satu metode yang konsisten melahirkan para hafidz berkualitas, dengan kekuatan pada tradisi, disiplin, dan kesinambungan sanad keilmuan. Metode Tahfidz As’adiyah bertumpu […]

  • Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    nulondalo.com  – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Randangan, Gorontalo Gus Aniq Nawawi (KH. Abdullah Aniq Nawawi) menyayangkan munculnya simbol-simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada aksi damai bela palestina oleh ratusan orang yang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina pada Ahad, (2/2/2025), kemarin. Ratusan massa aksi tersebut menggunakan atribut bertuliskan Khilafah dan juga bendera yang identik […]

  • Pendapatan Langit

    Pendapatan Langit

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena unik dalam dunia akuntansi: grafik konsumsi naik, grafik diskon bertebaran, dan grafik kesabaran kadang turun—terutama saat menjelang buka puasa. Namun di balik riuhnya “war takjil” dan promo “beli dua gratis pahala (eh, maksudnya gratis satu)”, ada satu jenis pendapatan yang jarang dicatat dalam laporan keuangan: Pendapatan Langit. Sebagai dosen akuntansi, saya […]

  • PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta […]

  • Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut), Yusril Mahendra Butar Butar, mengaku menerima teror dan intimidasi dari pihak tak dikenal. Teror tersebut terjadi usai dirinya menggelar forum diskusi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andri Yunus. Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2026), Yusril mengungkapkan bahwa ancaman […]

  • Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional. Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran […]

expand_less