Salat Id Lebih Awal di Depok, Warga Ikuti Rukyatul Hilal Global
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 117
- print Cetak

Khotib menyampaikan khutbah Idulfitri di lapangan terbuka di Depok, saat pelaksanaan salat Id yang digelar lebih awal oleh sebagian jamaah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menariknya, kelompok ini juga melaksanakan salat Id lebih awal dibandingkan penetapan di Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk yang diperkirakan merayakan Idulfitri pada 20 Maret.
Di media sosial, sejumlah pengguna menanggapi fenomena ini dengan berbagai sudut pandang.
Ada yang menilai pelaksanaan salat Id di tanah lapang sejalan dengan sunnah Nabi Muhammad SAW, sebagaimana praktik yang dilakukan pada masa awal Islam.
Namun, tidak sedikit pula yang menyindir kelompok tersebut sebagai bagian dari aliran minoritas. Beberapa komentar juga mempertanyakan mengapa pelaksanaan salat tidak dilakukan di masjid setempat.
Perbedaan dalam penentuan awal bulan Hijriah memang kerap terjadi, baik di tingkat global maupun nasional.
Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh metode yang digunakan, seperti rukyat (pengamatan hilal) atau hisab (perhitungan astronomi), serta otoritas yang dijadikan rujukan.

Meski demikian, para tokoh agama kerap mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati perbedaan dalam pelaksanaan ibadah, khususnya dalam momentum Hari Raya Idulfitri.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar