Breaking News
light_mode
Trending Tags

GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo – Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day / IWD) yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perjuangan hak perempuan masih panjang. Tahun ini, IWD 2025 mengusung tema “Aksi Akselerasi”, yang menekankan percepatan pencapaian kesetaraan gender, terutama dalam ranah politik.

Suwarno Djabar, Koordinator Gusdurian Ternate, menilai bahwa sejak IWD pertama kali diperingati pada 1911, hak perempuan belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, IWD tahun ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersatu dalam perspektif dan gerakan guna memastikan perempuan mendapatkan hak yang sama, terutama dalam bidang politik dan sosial.

“Perempuan tidak boleh lagi dianggap hanya sebatas dapur, kasur, dan sumur. Mereka bukan makhluk lemah, tetapi memiliki hak yang sama dalam politik dan kehidupan sosial,” ujar Koordinator Gusdurian Ternate saat diwawancara bakukabar.id

Dalam wawancara tersebut, ia juga menyoroti persoalan serius yang masih dihadapi perempuan di Maluku Utara, yaitu kekerasan dalam berbagai bentuk. Kasus kekerasan terhadap perempuan, baik secara verbal maupun fisik, masih sering terjadi, baik dalam rumah tangga maupun dalam hubungan pacaran.

Menurutnya, salah satu penyebab utama kekerasan ini adalah minimnya literasi gender di kalangan masyarakat. Ketidaktahuan tentang hak-hak perempuan membuat banyak pihak masih memandang perempuan sebagai sosok yang lemah dan terbatas pada peran domestik.

“Ada juga kasus di mana seseorang sudah memiliki pemahaman yang baik tentang kesetaraan, tetapi tidak mampu mengendalikan nafsunya. Akibatnya, perempuan tetap menjadi korban pelampiasan,” Ungkap Ano, sapaan akrabnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Koordinator Gusdurian Ternate menekankan pentingnya peningkatan literasi gender di kalangan masyarakat. Tidak hanya perempuan yang perlu memahami hak-haknya, tetapi juga laki-laki agar tercipta kesadaran kolektif dalam memperjuangkan kesetaraan.

“Kita harus memperkuat literasi, mengendalikan nafsu, dan terus bersosialisasi bahwa perempuan memiliki hak yang sama dalam politik, sosial, dan kemanusiaan. Dengan begitu, kita bisa mempercepat terwujudnya kesetaraan yang lebih adil bagi perempuan,” tegasnya.

Dengan tema “Aksi Akselerasi”, IWD 2025 bukan hanya perayaan, tetapi juga seruan untuk mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan hak perempuan. Tidak hanya dalam skala global, tetapi juga di lingkungan terdekat, termasuk di Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasionalisme: Etalase Kekuasaan dan Imajinasi yang Terbajak

    Nasionalisme: Etalase Kekuasaan dan Imajinasi yang Terbajak

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Nasionalisme berangkat dari pertanyaan paling mendasar tentang manusia: siapa saya dan di mana posisi saya. Jawaban atas identitas inilah yang kemudian membimbing cara hidup, pilihan moral, dan tindakan politik. Dalam kerangka ini, bangsa diposisikan sebagai komunitas utama yang membentuk kewajiban normatif individu. Pemikiran ini sejalan dengan antropolog Benedict Anderson yang menegaskan bahwa nasionalisme adalah sebuah […]

  • Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertahanan untuk segera menghentikan pembangunan jalan akses sepanjang 135 kilometer di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Desakan ini disampaikan menyusul dugaan bahwa proyek sarana prasarana ketahanan pangan tersebut dijalankan tanpa memenuhi ketentuan lingkungan hidup serta berpotensi melanggar hak masyarakat […]

  • Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    Darah Nabi Mengalir di Iran: Layakkah Kita Membelanya?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Prof. Dr. KH. Afifuddin Harisah. Lc
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Ketika kita membaca kitab hadits Bukhari dan Muslim di pesantren, pernahkah kita sadar bahwa kedua imam agung itu adalah orang Persia? Bahwa sebagian besar ulama yang mewariskan ilmu Nabi lahir dari tanah yang dulu disebut Persia, kini bernama Iran? Ironisnya, masih ada umat Islam yang meragukan Iran hanya karena perbedaan mazhab atau pengaruh propaganda Barat. […]

  • ‎PMII Soroti Kebijakan Pemerintah Pangandaran Terkait Roadmap Kesehatan Fiskal

    ‎PMII Soroti Kebijakan Pemerintah Pangandaran Terkait Roadmap Kesehatan Fiskal

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pangandaran menyoroti pemerintah daerah terkait roadmap kesehatan fiskal yang dinilai belum jelas dan transparan. Pasalnya, penurunan utang daerah sebesar Rp 134 miliar dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan tentang logika fiskal dan kemungkinan adanya sihir anggaran atau akrobat keuangan. Selasa, 8 Juli 2025. ‎Ridwan Fauzi, salah satu aktivis […]

  • Wagub Gorontalo Tekankan Politik Sejuk di Muswil VI PPP

    Wagub Gorontalo Tekankan Politik Sejuk di Muswil VI PPP

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 358
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menekankan pentingnya menjaga iklim politik yang sejuk, harmonis, serta memperkuat sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah. Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo di Grand Q Hotel Gorontalo, Sabtu (3/1/2026). Dalam sambutannya, Idah menyampaikan apresiasi kepada […]

  • Gus Aniq Kisahkan Sejarah Lahirnya NU yang Terinspirasi dari Kisah Nabi Musa AS Play Button

    Gus Aniq Kisahkan Sejarah Lahirnya NU yang Terinspirasi dari Kisah Nabi Musa AS

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di hadapan para Alumni PMII se-Gorontalo, Wakapolres Pohuwato, dan kader organisasi lainnya, KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA atau Gus Aniq membuka ceramahnya dengan satu kisah yang jarang disinggung dalam diskursus keislaman kontemporer, yakni lahirnya Nahdlatul Ulama yang terinspirasi melalui kisah Nabi Musa AS. Kisah ini, menurutnya, bukan dongeng spiritual belaka, melainkan fondasi filosofis […]

expand_less