Gusnar Bongkar 3 Agenda Besar Gorontalo, HMI Diminta Jadi Motor Perjuangan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 57
- print Cetak

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal KAHMI/HMI – FORHATI/KOHATI di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (8/4/2026), sekaligus mengajak kader HMI mendukung program strategis daerah. Doc. Humas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengajak seluruh kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk ikut memperjuangkan tiga program strategis pemerintah provinsi.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Halal Bihalal KAHMI/HMI – FORHATI/KOHATI yang turut dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (8/4/2026).
Tiga program yang dimaksud yakni perluasan Bandara Djalaluddin untuk menjadi embarkasi haji penuh, pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre, serta peningkatan status IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
“Embarkasi haji saat ini tengah dibangun apron pesawat berbadan lebar. Sekarang apronnya, runway-nya nanti tahun 2027. Kalau konstruksi selesai, kita punya rencana umrah bisa terbang langsung dari Gorontalo ke Tanah Suci. Peserta umrah Gorontalo setiap tahun sekitar 3.000 sampai 4.000 orang,” jelas Gusnar.
Ia juga mengungkapkan bahwa usulan peningkatan status IAIN Sultan Amai menjadi UIN saat ini telah berada di Sekretariat Negara. Ia berharap proses tersebut mendapat dukungan dari seluruh kader HMI.
“Terkait perubahan status IAIN menjadi UIN, usulannya sudah di Sekretariat Negara. Kita berharap ini bisa berjalan sesuai harapan dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre dinilai penting sebagai simbol peradaban Islam di daerah.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar