Lebaran Dua Versi
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 63
- print Cetak

Ilustrasi suasana silaturahmi Idul Fitri di rumah seorang kyai, saat para santri berkumpul, menikmati hidangan lebaran, dan berdiskusi santai tentang perbedaan penetapan hari raya dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Tidaklah. Pada 1 Ramadhan friksi tidak terlalu terasa. Beda kalau di akhir. Lihat saja perdebatan di medsos. Pada 1 Ramadhan kemarin tidak terlalu ramai, nanti 1 Syawal baru ramai perdebatan.”
“Kenapa begitu, Kyai?”
“Karena 1 Ramadhan, keinginan berdebat sedikit. Orang berlomba cari pahala. Apalagi setan-setan juga diikat. Nah, kalau 1 Syawal, setan sudah lepas. Nafsu berdebat tinggi kembali…” Kata Kyai Saleh sambil tersenyum, nada bercanda.
Para santri tertawa ringan, suasana kembali hangat. Waktu Salat Dhuhur telah tiba. Satu per satu, mereka meninggalkan rumah Kyai Saleh.
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar