Natalius Pigai Beri Penguatan HAM untuk 4.000 Peserta di UNG
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 55
- print Cetak

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas HAM di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo, didampingi Gubernur Gusnar Ismail dan Rektor Eduart Wolok, Rabu (1/4/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Semoga dengan kehadiran dan penyampaikan pak Menteri HAM Natalius Pigai ini dapat menyamakan persepsi HAM antara pemerintah dan masyarakat”, kata Gusnar.
Dalam arahannya, Natalius Pigai mengaku merasa seperti pulang kampung saat berada di Gorontalo, yang disebutnya sebagai bagian penting dari kawasan Indonesia Timur.
Ia mendorong para mahasiswa untuk tidak takut menjadi pemimpin, karena masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Pigai juga menegaskan posisi strategis Gorontalo sebagai pintu gerbang Indonesia Timur dan kawasan Pasifik.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memahami hak asasi manusia sebagai upaya menjaga dan melindungi sesama.
Menurutnya, HAM hadir sebagai “pagar” agar manusia tidak saling merugikan.
“Negara adalah pemangku kewajiban, sementara masyarakat adalah pemilik hak asasi manusia. Karena itu, negara wajib melindungi HAM,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan aparat negara, seperti kepolisian dan TNI, harus dilakukan secara hati-hati karena berdampak besar terhadap kepercayaan publik dan stabilitas negara.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya HAM serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban.





- Penulis: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar