PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- visibility 211
- print Cetak

Muhammad Rifyan Saleh, Ketua Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan PB HMI.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Ada korelasi yang tidak bisa diabaikan. Ketika isu ini mulai disuarakan secara terbuka, justru muncul ancaman. Aparat penegak hukum harus mengungkap siapa aktor intelektual di balik kasus ini sekaligus pelaku teror,” tegas Rifyan.
PB HMI juga mengingatkan bahwa kegagalan negara dalam merespons secara serius dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum serta membuka ruang bagi praktik intimidasi yang lebih luas terhadap masyarakat sipil.
“Hukum tidak boleh tunduk pada tekanan. Negara harus hadir dengan sikap tegas, profesional, dan transparan. Setiap pelaku harus dimintai pertanggungjawaban hukum,” lanjutnya.
Menutup pernyataannya, PB HMI memastikan bahwa gerakan mahasiswa akan tetap menjalankan peran kritisnya dalam mengawal isu-isu keadilan.
“Ancaman tidak akan menghentikan perjuangan. Justru ini menjadi penguat bahwa kebenaran harus terus disuarakan,” pungkasnya.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar