nulondalo.com, Manado – Gempa bumi yang melanda wilayah Sulawesi Utara pada 2 April 2026 menyebabkan sejumlah bangunan rusak dan warga terdampak.
Menanggapi situasi tersebut, Rumah Zakat bergerak cepat dengan menerjunkan tim tanggap darurat untuk melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan.
Sehari pascagempa, tepatnya 3 April, Koordinator Lapangan Tanggap Bencana Rumah Zakat, Sandy Syafrudin Nina, diberangkatkan dari Gorontalo menuju Manado.
Setibanya pada 4 April, ia bersama relawan lokal langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen di sejumlah wilayah terdampak.
Hasil pendataan menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa rumah warga, yakni 4 unit di Kelurahan Molas, 2 unit di Kelurahan Kairagi, dan 1 unit di Kelurahan Telling.
Data tersebut kemudian disinkronkan dengan laporan dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara guna memastikan akurasi dan penanganan terpadu.
Saat ini belum ada komentar