Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ramadhan dan Semangat Temporal Beribadah

  • account_circle Asrul G.H. Lasapa
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 489
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam kajian sosiologi dan studi budaya, sesuatu (tren, budaya, nilai, atau gaya hidup) yang datang kembali setelah lama pergi akan disambut dengan nostalgia atau perayaan. Teori ini selaras dengan bulan Ramadhan yang merupakan bahagian dari tatanan nilai dan momen suci yang datang kembali setelah lama pergi. Euforia penyambutannya terlihat jelas dari perilaku sosial dan perilaku keagamaan masyarakat yang menampilkan semangat dan intensitas ibadah yang cukup tinggi

Ada satu ungkapan yang dinisbatkan kepada Imam Asy-Syalabi dan dipopulerkan oleh Syekh Yusuf Al-Qardhawi, yaitu : “Kun Rabbaniyyan Walaa Takun Ramadhaniyyan” (Jadilah engkau hamba Tuhan dan jangan engkau menjadi hamba Ramadhan). Ungkapan ini dimaksudkan agar ibadah yang dilakukan oleh seorang hamba dimotivasi oleh kepatuhan dan ketundukkannya kepada Sang Pencipta, Pemelihara alam semesta, bukan karena sesuatu atau karena ada momen-momen tertentu.

Ungkapam ini juga dapat dipahami sebagai sebuah komitmen beribadah yang tidak terikat oleh waktu, konsistensi ibadah yang melintasi batas-batas dimensi sekaligus merupakan komitmen diri dalam menjaga kestabilan spiritual dan tingkat kejiwaan yang sempurna. Datangnya sebuah momen yang diyakini memiliki keistimewaan sedikitpun tidak mempengaruhi tinggi rendahnya semangat beribadah. Karena memang perilaku baik ini sudah terbina dan terjaga dalam karakter dan kepribadian.

Ungkapan “Kun Rabbaniyyan Walaa Takun Ramadhaniyyan” ini kemudian menjadi materi kajian yang sangat menarik untuk dielaborasi dalam ruang pemikiran yang lebih luas dan lebih fleksibel sehingga dengan cara berpikir seperti ini akan melahirkan pemahaman yang lebih arif dan bijaksana.

  • Penulis: Asrul G.H. Lasapa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Setelah melalui proses pembangunan sejak 2021, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba di Kabupaten Maros akhirnya resmi beroperasi penuh mulai 29 Desember 2025. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu realisasi janji politik Bupati Maros, Chaidir Syam, sekaligus menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah dataran tinggi. Peresmian operasional RSUD Camba disambut […]

  • Bantuan Kemensos Tiba di Maros Baru, Camat A. Rudi Pimpin Langsung Penyaluran untuk Korban Puting Beliung

    Bantuan Kemensos Tiba di Maros Baru, Camat A. Rudi Pimpin Langsung Penyaluran untuk Korban Puting Beliung

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah bergerak cepat merespons bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Tekolabbua, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Bantuan logistik dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kabupaten Maros resmi disalurkan kepada warga terdampak, Sabtu (11/01/2025). Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Camat Maros Baru, A. Rudi, S.IP, M.M, sebagai bentuk […]

  • Rekonsiliasi Langit

    Rekonsiliasi Langit

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua jenis laporan keuangan: laporan kas dan laporan ikhlas. Laporan kas bisa kita cek di mobile banking. Laporan ikhlas? Nah, itu yang biasanya belum diaudit. Di sinilah saya menyebut Ramadhan sebagai momentum “rekonsiliasi langit”—proses mencocokkan saldo amal kita dengan catatan Ilahi, sebelum nanti benar-benar diaudit tanpa SP2DK, tanpa tax amnesty, dan […]

  • Pseudo-Ramadan

    Pseudo-Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Ramadan akan segera berlalu. Bagai seorang perempuan, Ramadan tampak anggun dan suci. Ramadan cermin dari sebuah cahaya yang menyinari jiwa yang membutuhkan cahaya. Hanya jiwa yang suci yang dapat diterangi cahaya itu. Dalam Ramadan berisi deretan ritus persembahan bagi yang merasa harus menyembah. Salah satu aktifitas itu adalah puasa. Bukan saja untuk menahan haus dan […]

  • Ada Apa dengan (Haji) Bawakaraeng

    Ada Apa dengan (Haji) Bawakaraeng

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kalau Anda bertanya kepada seorang muslim, apakah ia punya niatan naik haji, maka dari  jutaaan mereka nyaris punya jawaban yang sama, “ingin berhaji melengkapi rukun Islam kelima. Saya pun adalah satu dari sekian banyak umat Islam yang selalu mengharu-birukan doa untuk mendapat undangan Sang Khaliq ke Rumah-Nya yang suci itu. Naik haji ke Baitullah (Makkah […]

  • Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya photo_camera 2

    Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 387
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah cahaya lampu seadanya, sekelompok pemuda di Desa Buti, Kecamatan Mananggu masih bertahan di halaman Masjid Al-Ikhlas. Mereka mengayunkan sekop, mendorong gerobak, dan merapikan tumpukan batu yang perlahan disusun menjadi pagar masjid. Tak ada aba-aba resmi, tak pula jadwal ketat. Usai menyelesaikan aktivitas masing-masing, mereka datang satu per satu, lalu bekerja bersama. […]

expand_less