Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan, pajak, dan audit, Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) hadir sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki karier jelas, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Prodi ini menggabungkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama.

Kepala Program Studi Akuntansi Unusia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, menegaskan bahwa pendidikan akuntansi di Unusia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga integritas profesional.

Menurutnya, tantangan dunia akuntansi modern tidak sekadar soal kecakapan menghitung, melainkan kejujuran dan tanggung jawab dalam mengelola informasi keuangan.

“Kami ingin lulusan Akuntansi Unusia menjadi akuntan yang kompeten sekaligus amanah. Angka-angka keuangan tidak boleh dipisahkan dari nilai etika dan kejujuran. Inilah ciri utama Akuntansi Unusia yang juga telah Terakreditasi Baik Sekali,” ujar Aras.

Dari sisi prospek karier, lulusan Akuntansi Unusia memiliki peluang luas, mulai dari akuntan, auditor, analis keuangan, konsultan pajak, staf keuangan perusahaan, hingga wirausaha berbasis literasi finansial.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, program studi ini menghadirkan berbagai kegiatan berbasis praktik yang dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum lulus.

Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain Pelatihan Brevet Pajak A dan B, pelatihan software Accurate, serta Sertifikat Pendamping Ijazah (SKPI).

Program-program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengayaan melalui kuliah pakar yang menghadirkan praktisi industri, kolaborasi riset bersama dosen, serta kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa.

Pendekatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan analitis, komunikasi, sekaligus jejaring profesional mahasiswa.

Sekretaris Prodi Akuntansi Unusia, Habsyah Fitri Aryani, menambahkan bahwa kurikulum yang diterapkan sangat adaptif terhadap kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.

Materi pembelajaran disusun secara kontekstual dan aplikatif, mengikuti perkembangan teknologi serta regulasi di bidang keuangan.

“Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa apa yang dipelajari benar-benar relevan. Mulai dari pajak, software akuntansi, hingga etika profesi, semuanya dirancang secara terstruktur dan mudah diaplikasikan,” jelas Habsyah.

Dengan lingkungan akademik yang religius, moderat, dan profesional, Akuntansi Unusia menempatkan nilai-nilai ke-NU-an sebagai fondasi pembentukan karakter mahasiswa.

Nilai tersebut diharapkan menjadi pembeda penting di tengah praktik keuangan yang semakin kompleks.

Melalui pendekatan akademik dan praktis tersebut, Prodi Akuntansi Unusia optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik.

Bagi calon mahasiswa yang mencari pendidikan akuntansi dengan prospek karier jelas, keterampilan aplikatif, dan nilai etika yang kuat, Akuntansi Unusia menjadi pilihan yang relevan dan berkelanjutan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Di antara beragam kuliner Nusantara yang menggoda selera, Lalampa menjadi salah satu kue tradisional khas Gorontalo yang patut diperkenalkan lebih luas. Kue ini merupakan simbol kekayaan kuliner pesisir Sulawesi, terutama dari masyarakat Gorontalo yang kaya akan rempah dan hasil laut. Sekilas, Lalampa terlihat seperti lemper dari Jawa. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan keunikan […]

  • PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Akhirnya Rapat Dengar Pendapat soal Pertambangan Emas Tanpa Izin terlaksana. Akhirnya. Kata itu layak diulang karena rapat tersebut sempat tertunda selama sepekan. Undangan RDP 14 Juli 2026 sudah beredar. Sehari sebelumnya bergeser dari jam 09.00 pagi menjadi pukul 13.00 siang. Lalu tiba-tiba dibatalkan. Ada sidang paripurna, begitu alasan yang disampaikan Aleg asal Molalahu Mulolo, Rusli […]

  • Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    Ketika Simbol Diserang: Analisis Sosiologi Politik atas Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Jokowi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Oleh : Mukari – (Dosen Sosiologi Fisipol Undar) Perdebatan sengit tentang kredibilitas ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mewarnai ruang publik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun beberapa klarifikasi resmi telah diberikan, masalah ini terus muncul, terutama melalui media sosial dan jaringan komunikasi alternatif. Fenomena ini menunjukkan bahwa tuduhan tersebut telah menjadi bagian dari pertarungan […]

  • Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai pemerintah belum menjalankan secara optimal kesepakatan reaktivasi 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Irma mengungkapkan, hingga saat ini realisasi reaktivasi […]

  • Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    Komitmen Melayani: Kelurahan Baji Pamai Bagikan Beras dan Minyak Goreng kepada Warga

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 382
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros— Pemerintah Kelurahan Baji Pamai Kecamatan Maros Baru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat. Kelurahan Baji Pamai menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng kepada warga. Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Sosial RI dan dibagikan langsung di kantor kelurahan. Pada penyaluran kali ini, bantuan didistribusikan ke warga […]

  • Apakah Kita Dididik untuk Bertanya atau Sekadar Manggut-Manggut?

    Apakah Kita Dididik untuk Bertanya atau Sekadar Manggut-Manggut?

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Pendidikan seharusnya menjadi ruang paling aman bagi lahirnya gagasan, perdebatan, dan keberanian berpikir. Sayangnya, realitas di lapangan sering kali berbicara lain. Ruang belajar kita masih dibayangi oleh warisan feodal yang mengekang kebebasan berpikir. Murid dituntut manut, mahasiswa diminta tunduk, sementara guru atau dosen ditempatkan di atas altar otoritas yang tidak boleh dipertanyakan. Ujung-ujungnya, pendidikan gagal […]

expand_less