Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan, pajak, dan audit, Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) hadir sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki karier jelas, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Prodi ini menggabungkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama.

Kepala Program Studi Akuntansi Unusia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, menegaskan bahwa pendidikan akuntansi di Unusia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga integritas profesional.

Menurutnya, tantangan dunia akuntansi modern tidak sekadar soal kecakapan menghitung, melainkan kejujuran dan tanggung jawab dalam mengelola informasi keuangan.

“Kami ingin lulusan Akuntansi Unusia menjadi akuntan yang kompeten sekaligus amanah. Angka-angka keuangan tidak boleh dipisahkan dari nilai etika dan kejujuran. Inilah ciri utama Akuntansi Unusia yang juga telah Terakreditasi Baik Sekali,” ujar Aras.

Dari sisi prospek karier, lulusan Akuntansi Unusia memiliki peluang luas, mulai dari akuntan, auditor, analis keuangan, konsultan pajak, staf keuangan perusahaan, hingga wirausaha berbasis literasi finansial.

Untuk mendukung kesiapan tersebut, program studi ini menghadirkan berbagai kegiatan berbasis praktik yang dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum lulus.

Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain Pelatihan Brevet Pajak A dan B, pelatihan software Accurate, serta Sertifikat Pendamping Ijazah (SKPI).

Program-program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja.

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengayaan melalui kuliah pakar yang menghadirkan praktisi industri, kolaborasi riset bersama dosen, serta kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa.

Pendekatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan analitis, komunikasi, sekaligus jejaring profesional mahasiswa.

Sekretaris Prodi Akuntansi Unusia, Habsyah Fitri Aryani, menambahkan bahwa kurikulum yang diterapkan sangat adaptif terhadap kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.

Materi pembelajaran disusun secara kontekstual dan aplikatif, mengikuti perkembangan teknologi serta regulasi di bidang keuangan.

“Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa apa yang dipelajari benar-benar relevan. Mulai dari pajak, software akuntansi, hingga etika profesi, semuanya dirancang secara terstruktur dan mudah diaplikasikan,” jelas Habsyah.

Dengan lingkungan akademik yang religius, moderat, dan profesional, Akuntansi Unusia menempatkan nilai-nilai ke-NU-an sebagai fondasi pembentukan karakter mahasiswa.

Nilai tersebut diharapkan menjadi pembeda penting di tengah praktik keuangan yang semakin kompleks.

Melalui pendekatan akademik dan praktis tersebut, Prodi Akuntansi Unusia optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik.

Bagi calon mahasiswa yang mencari pendidikan akuntansi dengan prospek karier jelas, keterampilan aplikatif, dan nilai etika yang kuat, Akuntansi Unusia menjadi pilihan yang relevan dan berkelanjutan.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Depan Partai Islam di Serambi Madinah oleh Dr. Funco Tanipu

    Masa Depan Partai Islam di Serambi Madinah oleh Dr. Funco Tanipu

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Partai-partai Islam di Indonesia rata-rata mengambil gambar Bulan sebagai lambang partainya masing-masing. Selain bulan, ada juga bintang sebagai bagian dari lambang partai. Selain partai, ada beberapa ormas yang menggunakan bulan sebagai lambang organisasi, seperti HMI, GP Ansor, dll. Bulan dan bintang memiliki makna keberanian, ketinggian, keteguhan, dan kekuatan politik yang menjamin tegaknya syariat Islam. Selain […]

  • Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Pengantar Tulisan ini merupakan respon atas kritik Tarmizi Abbas terhadap sanggahan saya sebelumnya. Ia menulis sangat baik, “Tak Ada Yang Integratif Dari ‘Epistemologi Integratif’ dalam Paradigma Makuta Ilmu: Itu Kesesatannya” (10 Januari 2026) di nulondalo.com. Saya tetap mengapresiasi, serta belajar banyak hal dari kritik tersebut. Sebelumnya, diskursus melalui beberapa tulisan dengan Tarmizi Abbas, dipantik dari […]

  • Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Bagi kader Muhammadiyah, istilah Darul Arqam tentu sudah akrab. Darul Arqam adalah sebutan untuk jenjang pengkaderan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan anggota dan kader Muhammadiyah. Secara harfiah, Darul Arqam berarti “rumah Arqam”, merujuk pada sahabat Nabi Muhammad SAW, Arqam, yang rumahnya menjadi tempat berkumpul dan belajar para sahabat Muslim pertama. Dari sinilah prinsip pengkaderan dan pembinaan […]

  • Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    Menakar Efisiensi APBN: Tantangan Menjaga Akuntabilitas di Balik Penghematan Anggaran

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Ai Dila Umul Hidayah
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Klaim efisiensi dalam APBN 2026 yang mencapai Rp204,4 triliun sekilas terdengar meyakinkan. Di tengah tekanan fiskal dan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, penghematan dalam jumlah besar tentu dianggap sebagai langkah rasional. Namun, di balik angka tersebut, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah efisiensi ini benar-benar mencerminkan akuntabilitas, atau justru hanya menjadi ukuran keberhasilan yang terlalu […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama […]

expand_less