Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI).

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta.

Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama yang memiliki wawasan global. Ia mengungkapkan bahwa Presiden menyambut positif program unggulan tersebut dan menilai pelaksanaannya perlu dipercepat.

“Saya pernah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan melaporkan terkait program unggulan PKUMI. Pak Presiden merespons positif dan memberi dukungan untuk pengembangan program tersebut. Menurut beliau, kita terlambat melaksanakan pendidikan kader ulama,” ujar Nasaruddin, Senin (21/4/2026).

Lebih lanjut, Imam Besar Masjid Istiqlal itu menyoroti rencana penguatan skema akademik PKUMI ke depan. Program yang semula berbentuk short course akan ditingkatkan menjadi double degree, sehingga para alumni berpeluang memperoleh dua gelar formal sekaligus.

“Short course akan kita naikkan menjadi double degree sehingga nantinya alumni PKUMI mendapatkan dua gelar formal dari Universitas PTIQ dan universitas luar negeri, yaitu Universitas Al-Azhar di Mesir, University of California Riverside, dan Hartford International University, serta gelar informal Kader Ulama Masjid Istiqlal,” jelasnya.

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai integrasi PKUMI dengan jejaring internasional merupakan langkah strategis dalam mencetak ulama berkapasitas global.

“LPDP menyambut positif perpanjangan kerja sama ini, khususnya dalam penguatan program internasional yang mampu melahirkan ulama dengan kapasitas akademik dan kepemimpinan global,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PKUMI, Ahmad Thib Raya, memaparkan sejumlah capaian program yang telah berjalan. Menurutnya, PKUMI telah menunjukkan kemajuan signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Alumni kami telah terlibat dalam forum akademik global, publikasi ilmiah, serta pengabdian masyarakat berbasis keilmuan Islam moderat,” katanya.

Direktur Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Darwis Hude, turut mengapresiasi kualitas akademik peserta program. Ia menyebut mahasiswa PKUMI-LPDP menunjukkan performa yang sangat baik, dengan capaian akademik membanggakan.

“Mahasiswa PKUMI-LPDP menunjukkan performa luar biasa, dengan rata-rata meraih predikat cumlaude serta menghasilkan berbagai karya jurnal internasional bereputasi,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh terkait, di antaranya Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI Farid F Saenong, Kepala Bidang Diklat Mulawarman Hannase, Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Beasiswa Agama Bayu Suryanto, serta jajaran pengelola PKUMI dan perwakilan LPDP.

Dengan dukungan pemerintah serta kolaborasi lintas institusi, PKUMI diharapkan semakin memperkuat peran strategisnya dalam mencetak ulama yang kompeten, moderat, dan berdaya saing global. Program ini dinilai penting dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi keilmuan Islam yang inklusif di Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    Raport Merah Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Rahmat Hidayat
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan di bawah nahkoda Muhammad Afdal saat ini menghadapi persoalan serius dalam aspek kepemimpinan organisasi. Banyak kader menilai bahwa roda organisasi tidak lagi dijalankan dengan semangat tanggung jawab sebagaimana mestinya sebagai penggerak, pengarah, sekaligus penghubung bagi seluruh cabang PMII di Sulawesi Selatan. Kepemimpinan yang seharusnya […]

  • Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo […]

  • Fleksibilitas

    Fleksibilitas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Fleksibilitas semakin sering digunakan dalam sistem kerja terkini, baik di korporasi maupun lembaga pemerintah. Flexibility work arragment (FWA) mulai diterapkan perlahan sebagai sistem kerja. Ia diposisikan sebagai respons atas perubahan digital yang menuntut kecepatan, keterbukaan, dan efisiensi. Pola kerja tidak lagi terikat secara ketat pada ruang dan waktu. Kantor bukan lagi satu-satunya locus kerja, dan jam kerja […]

  • Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Jembatani Komunikasi Warga Tuli

    Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Jembatani Komunikasi Warga Tuli

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Komitmen untuk membangun masyarakat yang inklusif terus digalakkan oleh Yayasan Gorontalo Baik Indonesia (Goroba). Bersama Gerakan Kesejahteraan Untuk Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) cabang Gorontalo, Goroba menggelar kelas bahasa isyarat yang diikuti oleh 50 relawan, Minggu (4/10/20225). Kelas bahasa isyarat  ini mendapat dukungan anggota DPR Rachmat Gobel yang langsung memfasilitasi ruang kelas kantor DPW NasDem sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan. Kelas […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

  • Ustadz “Tuhan Kecil”?

    Ustadz “Tuhan Kecil”?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jika ada pertanyaan sebagaimana judul tulisan ini, maka jawabanya bukan. Ustadz bukan “Tuhan Kecil”. Tuhan yang sesungguhnya adalah dzat Yang Maha Besar dan tidak ada yang melebihi kebesaran-Nya. Kemahabesaran Tuhan ini dibarengi dengan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas termasuk kekuasaan untuk “menghukumi” segala sesuatu. Namun harus dipahami bahwa penghukuman Tuhan kepada segala sesuatu yang termaktub dalam […]

expand_less