Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 332
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI).

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta.

Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama yang memiliki wawasan global. Ia mengungkapkan bahwa Presiden menyambut positif program unggulan tersebut dan menilai pelaksanaannya perlu dipercepat.

“Saya pernah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto dan melaporkan terkait program unggulan PKUMI. Pak Presiden merespons positif dan memberi dukungan untuk pengembangan program tersebut. Menurut beliau, kita terlambat melaksanakan pendidikan kader ulama,” ujar Nasaruddin, Senin (21/4/2026).

Lebih lanjut, Imam Besar Masjid Istiqlal itu menyoroti rencana penguatan skema akademik PKUMI ke depan. Program yang semula berbentuk short course akan ditingkatkan menjadi double degree, sehingga para alumni berpeluang memperoleh dua gelar formal sekaligus.

“Short course akan kita naikkan menjadi double degree sehingga nantinya alumni PKUMI mendapatkan dua gelar formal dari Universitas PTIQ dan universitas luar negeri, yaitu Universitas Al-Azhar di Mesir, University of California Riverside, dan Hartford International University, serta gelar informal Kader Ulama Masjid Istiqlal,” jelasnya.

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai integrasi PKUMI dengan jejaring internasional merupakan langkah strategis dalam mencetak ulama berkapasitas global.

“LPDP menyambut positif perpanjangan kerja sama ini, khususnya dalam penguatan program internasional yang mampu melahirkan ulama dengan kapasitas akademik dan kepemimpinan global,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PKUMI, Ahmad Thib Raya, memaparkan sejumlah capaian program yang telah berjalan. Menurutnya, PKUMI telah menunjukkan kemajuan signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Alumni kami telah terlibat dalam forum akademik global, publikasi ilmiah, serta pengabdian masyarakat berbasis keilmuan Islam moderat,” katanya.

Direktur Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Darwis Hude, turut mengapresiasi kualitas akademik peserta program. Ia menyebut mahasiswa PKUMI-LPDP menunjukkan performa yang sangat baik, dengan capaian akademik membanggakan.

“Mahasiswa PKUMI-LPDP menunjukkan performa luar biasa, dengan rata-rata meraih predikat cumlaude serta menghasilkan berbagai karya jurnal internasional bereputasi,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh terkait, di antaranya Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI Farid F Saenong, Kepala Bidang Diklat Mulawarman Hannase, Kepala Divisi Kerjasama dan Pengembangan Beasiswa Agama Bayu Suryanto, serta jajaran pengelola PKUMI dan perwakilan LPDP.

Dengan dukungan pemerintah serta kolaborasi lintas institusi, PKUMI diharapkan semakin memperkuat peran strategisnya dalam mencetak ulama yang kompeten, moderat, dan berdaya saing global. Program ini dinilai penting dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi keilmuan Islam yang inklusif di Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Menjelang 17 Agustus, suasana di Desa Tolondadu II dan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, berubah. Sepanjang jalan desa, ratusan bendera Merah Putih dipasang berjejer. Bendera-bendera itu diikat pada tiang bambu kecil dan ditancapkan dengan jarak kurang lebih tiga meter. Ratusan bendera tersebut sengaja ditancapkan tepat di tengah pembatas jalan […]

  • Anak Dibatasi Medsos, Tapi Konten Dewasa Tetap Bebas? Ini Kata Majelis Ulama Indonesia

    Anak Dibatasi Medsos, Tapi Konten Dewasa Tetap Bebas? Ini Kata Majelis Ulama Indonesia

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 395
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemberlakuan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak (PP TUNAS) sejak 28 Maret 2026 menjadi langkah serius pemerintah dalam membatasi akses media sosial bagi anak-anak. Namun di tengah kebijakan tersebut, muncul pertanyaan publik, apakah pembatasan ini juga diiringi dengan pengawasan ketat terhadap konten dewasa yang masih mudah diakses? Menanggapi […]

  • Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat. “Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang […]

  • Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Setiap lebaran tiba, ada satu momen yang selalu kita tunggu dengan antusias: Halal Bi Halal. Di banyak keluarga muslim Indonesia, tradisi ini berarti keliling dari rumah ke rumah, bersalaman, dan menyantap hidangan yang sensasi rasanya tak pernah gagal. Tapi lebih dari itu, ada suasana hangat yang selalu hadir: perasaan diterima kembali, (setelah) apapun yang terjadi […]

  • GenPI Maros Siap Hadirkan Jambore Pokdarwis Se Kabupaten Maros

    GenPI Maros Siap Hadirkan Jambore Pokdarwis Se Kabupaten Maros

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Maros siap menghadirkan Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Maros 2026 yang akan digelar pada pertengahan Juli 2026 di Kawasan Karst Maros-Pangkep. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan jambore Pokdarwis perdana yang mempertemukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas, pelaku wisata, serta para pemangku kepentingan pariwisata dalam satu wadah kolaborasi. Jambore Pokdarwis […]

  • PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Suksesnya pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo meninggalkan cerita besar bagi daerah. Ribuan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha pertanian, hingga pejabat negara hadir dalam agenda nasional yang berlangsung 20–25 Juni 2026 di kawasan GORR David-Tony, Limboto. Namun, di balik keberhasilan Gorontalo menjadi tuan rumah, muncul perbincangan […]

expand_less