Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pesantren; Pilar Karakter Pemuda di Era Disrupsi

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Jakarta– Kementerian Agama (Kemenag) RI mendorong agar lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren, diakomodasi secara eksplisit dalam penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang tengah dirumuskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Dorongan itu disampaikan oleh Tim Direktorat Pesantren Kemenag RI, Fathullah Syahrul, dalam rapat penyusunan kurikulum dan desain karakter pemuda di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Kemenag menekankan pentingnya strategi pembangunan karakter generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi. “Akses teknologi tanpa kontrol dapat melahirkan dua konsekuensi, baik atau buruk. Karena itu, pembangunan karakter pemuda harus dirancang secara sistematis dan lintas sektor,” ujar Fathullah.

Fathullah juga menyoroti persoalan degradasi moral dan krisis kesehatan mental yang kian nyata di berbagai lembaga pendidikan. Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1 miliar orang di dunia mengalami gangguan kesehatan jiwa, sementara bunuh diri menjadi salah satu penyebab utama kematian pada usia muda.

Menurut Fathullah, kondisi tersebut menuntut penguatan kurikulum berbasis nilai, termasuk di lingkungan pendidikan keagamaan. Pesantren, katanya, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter berbasis spiritualitas, kebangsaan, dan moderasi beragama.

“Integrasi pesantren dalam desain besar karakter pemuda penting agar kebijakan yang disusun bersifat inklusif dan komprehensif,” tegasnya.

Sebagai bagian dari ikhtiar itu, Kemenag melalui Direktorat Pesantren telah menjalankan sejumlah program penguatan karakter. Salah satunya adalah Kurikulum Cinta, yang menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, ilmu, guru, sesama, diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan.

Selain itu, lewat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 91 Tahun 2025, Kemenag meluncurkan peta jalan pengembangan dengan piloting 512 Pesantren Ramah Anak, Ramah Lingkungan, Ramah Digital, dan Ramah Infrastruktur.

“Kemenag juga merekomendasikan penguatan layanan kesehatan mental bagi pemuda serta perluasan kurikulum berbasis cinta, nasionalisme, tenggang rasa, dan gotong royong,” katanya lagi.

Rapat penyusunan kurikulum ini diharapkan melahirkan kerangka kebijakan yang mampu menjawab tantangan moral, sosial, dan psikologis generasi muda di tengah perubahan zaman.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Maros baru Rudi: Bersih Masjid adalah Tanggung Jawab Bersama Menyambut Ramadhan

    Camat Maros baru Rudi: Bersih Masjid adalah Tanggung Jawab Bersama Menyambut Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Camat Maros Baru Rudi, S.IP., M.M. mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa dan Kelurahan agar menggerakkan aksi kebersihan masjid di wilayah masing-masing. Seruan ini bukan sekedar rutinitas tahunan. Camat Rudi menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah merupakan bagian penting dalam membangun kekhusyukan dan kenyamanan […]

  • Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JOMBANG — Jaringan GUSDURian bersama Pesantren Khoiriyah Hasyim akan menggelar Festival Jagat 2026 (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) di Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada 29–30 Agustus 2026. Festival tersebut mengangkat tema “Agama untuk Alam Semesta: Merusak Alam Sama dengan Merusak Kemanusiaan.” Agenda ini menjadi ruang konsolidasi lintas agama, akademisi, aktivis lingkungan, dan […]

  • Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Manfaat kapulaga untuk wanita tidak hanya terbatas pada membantu meredakan nyeri haid. Rempah aromatik ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat alami yang mendukung kesehatan tubuh dan kecantikan dari dalam. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalam kapulaga membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kapulaga merupakan rempah yang berasal dari biji […]

  • Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Apriyanto Radjak
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

  • Piutang Langit

    Piutang Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena menarik dalam dunia akuntansi rumah tangga. Tiba-tiba grafik sedekah naik, kurva infak menanjak, dan neraca keikhlasan ikut-ikutan surplus. Di sisi lain, daftar belanja takjil dan THR juga ikut meledak. Inilah bulan ketika manusia rajin “mengirim proposal” ke langit. Sebagai akademisi akuntansi, saya sering bercanda kepada mahasiswa: “Kalau di dunia ada piutang […]

  • Fasilitas Umum Diduga Dipakai untuk Kepentingan Privat, Kepala Desa Tellumpoccoe Disorot Warga

    Fasilitas Umum Diduga Dipakai untuk Kepentingan Privat, Kepala Desa Tellumpoccoe Disorot Warga

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Dugaan penyalahgunaan aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, kembali menuai sorotan warga. Kali ini, masyarakat mempertanyakan sikap pemerintah desa yang dinilai lamban dan terkesan membiarkan persoalan tersebut berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan tegas. Warga dari Dusun Palisi, Dusun Matana, dan Dusun Bontoulu menilai persoalan ini bukan […]

expand_less