Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 452
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Founder dan Advokat Senior “HAM & Associate”, Moh. Yakub K. Salamun, S.H., M.H., bersama Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Korps Brigade di Kota Tual yang menyebabkan seorang anak kecil meninggal dunia.

Moh. Yakub Salamun menyampaikan bahwa peristiwa tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan “oknum” semata. Menurutnya, pola pelabelan demikian kerap terjadi setiap kali aparat penegak hukum diduga melakukan tindak pidana berat, sehingga tanggung jawab seolah berhenti pada individu tanpa menyentuh aspek kelembagaan.

Yakub menegaskan bahwa peristiwa ini perlu dilihat secara lebih mendalam karena menyangkut tanggung jawab institusi Kepolisian, sejalan dengan agenda reformasi kepolisian yang saat ini terus digaungkan.

“Kejadian yang menimpa seorang ojek online di Jakarta, anak SMA di Semarang, dan kini diduga kembali terjadi dengan korban seorang anak kecil, apabila terbukti, maka hal ini harus menjadi penegasan serius bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia untuk mengevaluasi sistem pembinaan dan pengawasan, baik internal maupun eksternal,” tegasnya, Sabtu (21/02/2026).

Sementara itu, Advokat Senior “HAM & Associate” Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., menambahkan bahwa wacana Reformasi Kepolisian Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada perubahan struktural semata. Reformasi, menurutnya, harus menyentuh perubahan paradigma dan pendekatan yang lebih humanis, sejalan dengan cita-cita hukum pidana nasional serta semangat transformasi kelembagaan negara.

Keduanya berharap peristiwa-peristiwa serupa menjadi preseden serius yang ditanggapi secara sungguh-sungguh oleh negara, sekaligus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat sistem akuntabilitas internal seluruh lembaga penegak hukum, khususnya Kepolisian Republik Indonesia, termasuk optimalisasi fungsi pengawasan dan penegakan kode etik profesi.

“Kami sangat berharap agenda Reformasi Kepolisian Republik Indonesia juga menyentuh aspek moral aparat penegak hukum, agar kesiapan kita membangun budaya sadar hukum dapat terwujud secara optimal. Selain itu, proses penegakannya harus semakin transparan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum,” tegas Abdul Kadir.

Lebih lanjut, keduanya berharap agar proses penyelidikan dan penyidikan atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya almarhum Aryanto Tawakal dapat diumumkan secara berkala kepada publik. Transparansi tersebut dinilai penting untuk menjaga legitimasi dan kepercayaan terhadap institusi kepolisian.

“Kami di ‘HAM & Associate’ berkomitmen mendorong agenda Reformasi Kepolisian Republik Indonesia terus berjalan demi cita-cita bersama, yakni kepolisian yang berorientasi pada profesionalisme, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dan hak-hak warga negara sebagaimana dijamin dalam konstitusi,” tutupnya.

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (23/8/2025), dengan dihadiri tokoh agama, pejabat pemerintah, dan perwakilan ormas Islam se-Gorontalo. Pengukuhan dipimpin Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Hj. Amani Lubis, MA. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya MUI sebagai mitra […]

  • Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Beberapa kasus viral berbasis potongan konten—seperti situasi yang terjadi dengan Sekjen Kementerian Agama, Prof Kamarudin Amin baru-baru ini dan beberapa kasus sebelumnya—semakin membuat kita sadar bahwa dunia kita memang sedang berubah, dan kita pun mungkin sedang berubah. Sebuah video berdurasi beberapa detik atau potongan percakapan yang diambil di luar konteks bisa menimbulkan opini publik yang […]

  • Gorontalo Masuk Daftar Aksi Bela Palestina Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    Gorontalo Masuk Daftar Aksi Bela Palestina Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo – Aksi Bela Palestina digelar serentak di sejumlah kota di Indonesia. Ratusan massa aksi terun ke jalan menyuarakan kependulian untuk Palestina. Kota – kota di Indonesia yang menggelar aksi bela  Palestina menggunakan simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diantaranya; Kota Palembang, Surabaya, Yogyakarta dan Gorontalo, Senin (3/2/2025). Namun aksi bela Palestina dinilai ditunggangi […]

  • Festival JAGAT 2026: Belajar Ekologi Lewat Permainan, dari Pesantren untuk Bumi

    Festival JAGAT 2026: Belajar Ekologi Lewat Permainan, dari Pesantren untuk Bumi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JOMBANG — Krisis ekologi di Indonesia semakin menuntut hadirnya kesadaran lingkungan yang tidak hanya berhenti pada kampanye dan slogan. Pendidikan ekologis perlu dikemas dengan pendekatan yang dekat, praktis, dan menyenangkan, terutama ketika menyasar anak-anak, remaja, santri, hingga masyarakat luas. Semangat itulah yang dibawa dalam rangkaian Festival JAGAT (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) […]

  • Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Refleksi Antropologis tentang Perbedaan, Kesepakatan, dan Kedewasaan Beragama Setiap Ramadhan selalu diawali oleh satu pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kegelisahan yang dalam: kapan kita mulai berpuasa? Pertanyaan ini bukan semata soal tanggal, melainkan tentang ketenangan batin, rasa aman dalam beribadah, dan kerinduan untuk menjalani waktu suci secara bersama. Dari tahun ke tahun, saya […]

  • Prabowo Kelakar PKB “Harus Diawasi”, Cak Imin: Itu Bercanda

    Prabowo Kelakar PKB “Harus Diawasi”, Cak Imin: Itu Bercanda

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan soliditas koalisi partai pendukung pemerintah saat menyampaikan taklimat awal tahun 2026 dalam sesi pembuka retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026), dikutip nulondalo.com Dalam suasana santai, Prabowo sempat melontarkan kelakar dengan menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) “harus diawasi terus”. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo […]

expand_less