Presiden Prabowo Konsolidasikan Tokoh Bangsa di Istana, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 57
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan bersama para tokoh bangsa dan pimpinan partai politik di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, membahas konsolidasi nasional dan kesiapsiagaan menghadapi dinamika geopolitik global.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Pemerintah terus memperkuat konsolidasi nasional dalam merespons dinamika global yang kian kompleks. Melalui pertemuan lintas generasi pemimpin dan pimpinan partai politik di Istana Jakarta, Presiden indonesia president 2024 menegaskan pentingnya kesatuan sikap serta kesiapsiagaan nasional demi menjaga stabilitas dan keamanan negara, Selasa (_VEC?).
Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas langkah antisipatif menghadapi perkembangan geopolitik global.
“Semuanya ini kita lakukan dalam rangka bagaimana mendorong agar kejadian di global itu bisa kita antisipasi untuk mengamankan negara kita,” ujar Bahlil kepada awak media di lingkungan Istana.
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis sebagai bentuk kesiapan menghadapi segala kemungkinan di tengah ketidakpastian global. Ia menegaskan bahwa partai politik memahami posisi Presiden dalam mengambil kebijakan yang bersifat preventif dan responsif.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh bangsa, termasuk Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, mantan Menteri Luar Negeri, serta para ketua umum partai politik. Diskusi berlangsung selama kurang lebih empat jam dengan fokus pada perkembangan geopolitik internasional dan kesiapan nasional di berbagai sektor.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menegaskan bahwa keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) merupakan pilihan strategis yang paling memungkinkan dalam konteks situasi global saat ini.
“Penjelasan yang menurut saya beliau menjelaskan pilihan yang memang terberat dari yang ada, yang paling mungkin dari yang ada, bukan pilihan-pilihan ideal,” kata Almuzzammil.
Terkait situasi yang berkembang di kawasan Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Iran dan Israel, Almuzzammil menyatakan bahwa Indonesia telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional. Upaya tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan, energi nasional, serta penguatan dialog elite politik sebagai bagian dari konsolidasi internal.
Pertemuan ini dinilai sebagai langkah aktif pemerintah untuk menyatukan pandangan dan memperkuat koordinasi lintas elemen bangsa dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah menegaskan komitmennya menciptakan ruang kolaboratif dan inklusif dalam penyelenggaraan negara, dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lainnya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar