Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bantah Tudingan Pecah Belah Masyarakat, Tokoh Mananggu Desak Danramil Periksa Babinsa

  • account_circle Faisal Husuna
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM – MANANGGU – Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, dituduh sebagai pemecah belah masyarakat.

Hal tersebut ditulis dalam unggahan akun anonim di media sosial Facebook yang memuat sejumlah nama tokoh masyarakat.

“Peringatan keras! Hati-hati dengan kelompok ini, Raimon Tulen, Ferdy Bobihu, Hais Hamzah, Noldi Biya, Febriyanto Dunggio,”

“Sering melakukan serangan, tuduhan, komentar tidak benar terhadap Babinsa di media sosial Facebook. Suka mengadu domba, antarwarga, memecah belah masyarakat, serta memicu ketegangan dan kebencian,” tulis akun anonim tersebut, Sabtu, (3/10/26).

Salah satu tokoh masyarakat, Hais Hamzah, membantah tuduhan tersebut.

Ia mengaku merasa dirugikan dan keberatan atas tuduhan tersebut karena dinilai tidak disertai alasan maupun dasar yang jelas.

“Selama hidup di Mananggu, baru kali ini saya dituduh sebagai pemecah belah rakyat Mananggu. Saya tidak terima,” ujarnya.

Menurutnya, selama tinggal dan beraktivitas di Mananggu, dirinya tidak pernah melakukan tindakan yang bertujuan merugikan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Mananggu merupakan bagian penting dalam kehidupannya dan dirinya memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah tersebut.

“Saya hidup di Mananggu dan sangat mencintai masyarakat Mananggu. Selama ini saya tidak pernah melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengecam tuduhan yang menurutnya dapat berdampak terhadap nama baik dan kehidupan sosial seseorang apabila disampaikan kepada publik tanpa dasar yang jelas.

“Saya mengecam keras tuduhan tersebut, karena sangat merugikan kami para tokoh masyarakat di Mananggu,” tegasnya

Sementara itu, Raimon Tulen juga mengatakan keberatan yang sama, tuduhan tersebut tidak berdasar dan dapat menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari rusaknya reputasi, dan nama baik seorang tokoh masyarakat di Mananggu.

“Kalau tuduhan seperti ini disampaikan kepada publik tanpa dasar yang jelas, tentu bisa merugikan kami. Ini sangat mencermarkan nama baik tokoh masyarakat yang ada di Mananggu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Noldy Biya, ia meminta adanya klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan munculnya tuduhan tersebut.

Ia dan tokoh yang disebutkan dalam unggahan tersebut, mendesak Komandan Rayon Militer (Danramil) Mananggu untuk memastikan persoalan tersebut terang dan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

“Kami mendesak Danramil Mananggu agar semua Babinsa yang ada di Mananggu diperiksa. Kalau memang ada Babinsa yang merasa dirugikan oleh masyarakat Mananggu, kami ingin tahu siapa dan persoalannya apa,” tegasnya.

Sementara itu, Ferdy Bobihu menilai, klarifikasi penting dilakukan agar tuduhan yang beredar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman dan menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

Ferdy juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang terbuka dan mengedepankan klarifikasi terhadap semua pihak.

“Jangan sampai persoalan seperti ini justru memecah masyarakat. Kalau ada yang merasa dirugikan, mari disampaikan secara jelas dan diselesaikan dengan cara yang baik,” tegasnya.

  • Penulis: Faisal Husuna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya buka suara terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing). Di tengah proses penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menhut mengungkap adanya sebuah amplop yang ditinggalkan sang bupati usai melakukan audiensi di Kementerian Kehutanan. Raja Juli Antoni menegaskan dukungan penuhnya terhadap langkah […]

  • Ratusan Santri Seblak Belajar Ekologi dan Toleransi di Festival Jagat

    Ratusan Santri Seblak Belajar Ekologi dan Toleransi di Festival Jagat

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – JOMBANG – Ratusan santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti rangkaian acara Fun Games dalam Festival Jagat di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Agenda ini dirancang secara khusus sebagai ruang edukasi alternatif yang mengenalkan isu ekologi, etika digital, hingga nilai-nilai karakter bangsa […]

  • Warga Bukit Indah Antusias Ikut Workshop Ecobrick Bersama Mahasiswa Unhas photo_camera 3

    Warga Bukit Indah Antusias Ikut Workshop Ecobrick Bersama Mahasiswa Unhas

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Parepare — Upaya pengurangan sampah plastik di kawasan permukiman mendapat angin segar melalui kegiatan inovatif yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 114 Universitas Hasanuddin. Bertempat di Kelurahan Bukit Indah, para mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan ecobrick yang dipandu oleh Muh Zulfahmi Malik selaku penanggung jawab program kerja. Kegiatan yang berlangsung penuh partisipasi ini […]

  • Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MAKASSAR, nulondalo.com – Korps PMII Putri (KOPRI) PMII Kota Makassar menghadirkan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Farid F. Saenong, Ph.D., sebagai narasumber nasional dalam kegiatan Sekolah Kader KOPRI (SKK). Dalam forum kaderisasi tersebut, Farid membawakan materi bertajuk “KOPRI dan Sinergi Gerakan Multisektoral”, yang menyoroti pentingnya membangun gerakan perempuan melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan […]

  • Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pakar analisis media sosial sekaligus Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai platform digital saat ini sebenarnya sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi usia pengguna tanpa harus bergantung pada verifikasi identitas seperti KTP. Hal tersebut disampaikan Fahmi merespons rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang akan menerapkan pembatasan akses anak di bawah […]

  • Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

      Nulondalo.com, MAROS — Masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibuat resah menyusul adanya informasi mengenai sebuah mobil yang diduga mengangkut bagian tubuh sapi dalam kondisi sudah dipotong. Informasi tersebut diterima awak media dari masyarakat yang mengaku menemukan kendaraan tersebut dalam keadaan mencurigakan. Saat warga mempertanyakan kepada pengemudi mengenai barang yang […]

expand_less