Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Masjid ke Lereng Bulusaraung: Doa Mengiringi Perjuangan Tim SAR Cari Korban ATR 42-500

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, PANGKEP — Di tengah medan yang kejam dan cuaca yang sulit ditebak, perjuangan mencari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tak hanya mengandalkan peralatan, strategi, dan ketangguhan fisik. Ada ikhtiar lain yang tak kalah penting: mengetuk langit lewat doa.

Selasa (20/1/2026) usai Shalat Zuhur, tim SAR gabungan berkumpul di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Tompobulu. Dalam suasana khidmat, personel Basarnas, TNI, Polri, dan unsur pendukung lainnya menundukkan kepala, menyatukan harap, memanjatkan doa bersama sebelum kembali bertarung dengan alam di lereng Bulusaraung.Doa bersama dipimpin oleh Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin Kolonel Infantri Abi Kusnianto. Lantunan doa menggema di dalam masjid, menjadi penguat batin bagi para personel yang setiap hari mempertaruhkan keselamatan mereka di medan penuh risiko.

Dalam doa itu, harapan dipanjatkan agar seluruh korban kecelakaan dapat segera ditemukan dan dievakuasi dengan layak, serta keluarga yang menunggu di rumah diberi kekuatan dan ketabahan.

“Tak kalah penting, keselamatan seluruh personel SAR juga menjadi permohonan utama mengingat mereka harus berhadapan dengan tebing curam, jalur licin, hutan rapat, dan cuaca yang bisa berubah dalam hitungan menit.” Jelasnya.

Gunung Bulusaraung bukanlah medan biasa. Lereng-lerengnya curam, vegetasinya lebat, dan kabut tebal kerap turun tiba-tiba, membatasi pandangan dan memperlambat pergerakan. Setiap langkah di gunung ini adalah pertaruhan, setiap penyisiran adalah perjuangan.

Di tengah kerasnya tantangan itu, doa bersama menjadi ruang hening untuk menguatkan mental dan menyatukan semangat. Lebih dari sekadar ritual, ia menjadi simbol solidaritas lintas instansi bahwa operasi kemanusiaan ini dijalankan dengan satu tujuan dan satu harapan: membawa pulang para korban dengan penuh hormat.

Hingga kini, operasi pencarian korban pesawat ATR 42-500 masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan memastikan seluruh upaya dikerahkan, baik melalui jalur darat maupun udara, dengan satu prinsip yang tak pernah ditawar: keselamatan personel adalah prioritas utama.

Dari Masjid Jami Nurul Huda, doa-doa itu pun dilepas ke langit. Sebab di balik bising mesin, peta operasi, dan peralatan canggih, ada harapan yang tak pernah padam, bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya, bahkan di medan sekeras Bulusaraung.(*) Jurnalis:Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    Tak Hanya Zakat, Ekonom NU Dorong Optimalisasi Wakaf dan Sedekah untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pernyataan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, terkait potensi dan pengelolaan dana umat kembali memantik diskursus publik mengenai peran keuangan sosial Islam dalam pembangunan nasional. Menanggapi hal tersebut, Ekonom Nahdlatul Ulama, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa pengelolaan dana umat tidak boleh berhenti pada zakat semata. “Zakat adalah fondasi. Namun, ekosistem dana […]

  • Komitmen Negara untuk Buruh; Refleksi Atas Pernyataan Mensestneg

    Komitmen Negara untuk Buruh; Refleksi Atas Pernyataan Mensestneg

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Nurmawan Pakaya
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Setiap 1 Mei, jalan-jalan ibu kota terasa berbeda. Bukan karena kemacetan, tapi karena gema suara buruh yang menggema dari segala penjuru. Mereka datang bukan hanya membawa spanduk dan bendera serikat pekerja sebagai simbol solidaritas, tapi juga harapan yang terus menyala meski kadang redup oleh kenyataan. Hari Buruh Internasional selalu menjadi cermin tentang siapa kita sebagai […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 pada 28–30 Oktober 2025. Agenda besar ini mengusung tema “Memperkuat Peran Ekonomi Syariah untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat.” PES 2025 menjadi wadah kolaborasi antara PWNU Gorontalo dengan berbagai lembaga keuangan, regulator, serta pelaku ekonomi syariah nasional. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi […]

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 284
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Wagub Sulbar Salim S Mengga Wafat, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti Sulawesi Barat. Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, meninggal dunia pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.40 Wita. Salim S Mengga mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Makassar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa almarhum wafat akibat sakit, tanpa merinci […]

  • Satlantas Polres Maros Segera Bertindak!.Antrean Panjang Truk Mengisi BBM tak kunjung usai hingga Menyebabkan kemacetan hingga Kecelakaan

    Satlantas Polres Maros Segera Bertindak!.Antrean Panjang Truk Mengisi BBM tak kunjung usai hingga Menyebabkan kemacetan hingga Kecelakaan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros– Antrean truk yang mengular di depan SPBU Maros Menimbulkan kemacetan hingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas di Jalan poros Maros-Makassar Butta toa Maros, kamis 30/07/2026 Malam. Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat antrean truk tangki di SPBU sudah memanjang hingga badan jalan. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor yang melaju dari arah utara tidak […]

expand_less