Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bantah Tudingan Pecah Belah Masyarakat, Tokoh Mananggu Desak Danramil Periksa Babinsa

  • account_circle Faisal Husuna
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • visibility 423
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM – MANANGGU – Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, dituduh sebagai pemecah belah masyarakat.

Hal tersebut ditulis dalam unggahan akun anonim di media sosial Facebook yang memuat sejumlah nama tokoh masyarakat.

“Peringatan keras! Hati-hati dengan kelompok ini, Raimon Tulen, Ferdy Bobihu, Hais Hamzah, Noldi Biya, Febriyanto Dunggio,”

“Sering melakukan serangan, tuduhan, komentar tidak benar terhadap Babinsa di media sosial Facebook. Suka mengadu domba, antarwarga, memecah belah masyarakat, serta memicu ketegangan dan kebencian,” tulis akun anonim tersebut, Sabtu, (3/10/26).

Salah satu tokoh masyarakat, Hais Hamzah, membantah tuduhan tersebut.

Ia mengaku merasa dirugikan dan keberatan atas tuduhan tersebut karena dinilai tidak disertai alasan maupun dasar yang jelas.

“Selama hidup di Mananggu, baru kali ini saya dituduh sebagai pemecah belah rakyat Mananggu. Saya tidak terima,” ujarnya.

Menurutnya, selama tinggal dan beraktivitas di Mananggu, dirinya tidak pernah melakukan tindakan yang bertujuan merugikan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Mananggu merupakan bagian penting dalam kehidupannya dan dirinya memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah tersebut.

“Saya hidup di Mananggu dan sangat mencintai masyarakat Mananggu. Selama ini saya tidak pernah melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengecam tuduhan yang menurutnya dapat berdampak terhadap nama baik dan kehidupan sosial seseorang apabila disampaikan kepada publik tanpa dasar yang jelas.

“Saya mengecam keras tuduhan tersebut, karena sangat merugikan kami para tokoh masyarakat di Mananggu,” tegasnya

Sementara itu, Raimon Tulen juga mengatakan keberatan yang sama, tuduhan tersebut tidak berdasar dan dapat menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari rusaknya reputasi, dan nama baik seorang tokoh masyarakat di Mananggu.

“Kalau tuduhan seperti ini disampaikan kepada publik tanpa dasar yang jelas, tentu bisa merugikan kami. Ini sangat mencermarkan nama baik tokoh masyarakat yang ada di Mananggu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Noldy Biya, ia meminta adanya klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan munculnya tuduhan tersebut.

Ia dan tokoh yang disebutkan dalam unggahan tersebut, mendesak Komandan Rayon Militer (Danramil) Mananggu untuk memastikan persoalan tersebut terang dan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

“Kami mendesak Danramil Mananggu agar semua Babinsa yang ada di Mananggu diperiksa. Kalau memang ada Babinsa yang merasa dirugikan oleh masyarakat Mananggu, kami ingin tahu siapa dan persoalannya apa,” tegasnya.

Sementara itu, Ferdy Bobihu menilai, klarifikasi penting dilakukan agar tuduhan yang beredar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman dan menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.

Ferdy juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang terbuka dan mengedepankan klarifikasi terhadap semua pihak.

“Jangan sampai persoalan seperti ini justru memecah masyarakat. Kalau ada yang merasa dirugikan, mari disampaikan secara jelas dan diselesaikan dengan cara yang baik,” tegasnya.

  • Penulis: Faisal Husuna

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Sistem Keuangan Pesantren di Era Digital

    Modernisasi Sistem Keuangan Pesantren di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Sutanti Idris, S.E., CMC
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter, moral, dan pendidikan masyarakat. Selama bertahun-tahun, pesantren dikenal sebagai lembaga yang mengedepankan nilai kesederhanaan, keikhlasan, dan pendidikan berbasis spiritual. Namun di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pesantren kini menghadapi tantangan baru, yaitu bagaimana mampu bertahan dan berkembang di […]

  • Semarak HUT ke-80 RI di SD Negeri 40 Kota Ternate Penuh Warna dan Antusiasme

    Semarak HUT ke-80 RI di SD Negeri 40 Kota Ternate Penuh Warna dan Antusiasme

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, SD Negeri 40 Kota Ternate menggelar rangkaian lomba yang memadukan nuansa kebudayaan dan semangat kebersamaan. Dua kegiatan utama yang digelar adalah lomba tarian daerah pada 5–7 Agustus 2025 dan lomba gerak jalan yang menjadi penutup pada 9 Agustus 2025. Kepala SD Negeri 40 Kota Ternate […]

  • Kesederhanaan dan Akhlak yang berumur panjang: Membaca Kharisma Imam Lapeo

    Kesederhanaan dan Akhlak yang berumur panjang: Membaca Kharisma Imam Lapeo

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Dalam kajian sosiologi klasik, Max Weber memperkenalkan konsep otoritas kharismatik sebagai salah satu sumber legitimasi sosial. Menurut Weber, kharisma muncul ketika seorang individu dipercaya memiliki kualitas luar biasa—kesucian, keberanian, atau kemampuan spiritual—yang membuatnya dipandang berbeda dari orang kebanyakan. Legitimasi figur tersebut tidak bersumber dari hukum formal ataupun tradisi, melainkan dari keyakinan para pengikut bahwa ia […]

  • Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

    Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Gorontalo, Bakukabar  — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan dalam sambutannya pada penyerahan penghargaan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Senin (30/6/2025). Acara ini turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, sejumlah kepala OPD terkait, camat, kepala desa dan lurah, serta […]

  • Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku pembusuran dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Carangki, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Mirisnya, ketiga […]

  • Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 189
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tampak berbeda pada Senin pagi (15/12/2025). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi berkumpul dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., […]

expand_less