Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PP Gentuma Bina Wajib Retribusi Kepelabuhanan dan Kesyahbandaraan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan pengguna jasa terhadap kewajiban retribusi, Unit Pelaksana Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma menyelenggarakan Pembinaan Wajib Retribusi Jasa Kepelabuhanan dan Optimalisasi Pelayanan Kesyahbandaraan, Kamis (3/7/2025).

Plt. Kepala PP Gentuma Sitti Sabariah Machmud menegaskan pentingnya pemahaman bersama tentang retribusi dalam sambutannya. Sabariah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih baik tentang signifikansi retribusi jasa kepelabuhanan sebagai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Retribusi yang dibayarkan bukan semata-mata kewajiban, tetapi bagian dari partisipasi aktif dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di Provinsi Gorontalo, terutama pembangunan di bidang perikanan yaitu peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan,” kata Sitti Sabariah Machmud

Sabariah menegaskan bahwa kontribusi ini secara langsung akan mendukung pemeliharaan dan pengembangan fasilitas pelabuhan.

Kegiatan ini dihadiri nelayan, pemilik kapal, pengusaha perikanan, dan pemangku kepentingan lainnya di Pelabuhan Gentuma. Selain sosialisasi kewajiban retribusi, disampaikan pula berbagai jenis layanan kesyahbandaraan, seperti pengawasan keselamatan pelayaran dan pelayanan dokumen kapal penangkap ikan.

Optimalisasi pelayanan dilakukan melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petugas Kesyahbandaraan di UPTD Gentuma, berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan soft skill.

Perwakilan UPT Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang yang hadir juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan pengguna jasa untuk mewujudkan pelabuhan yang tertib, aman, dan berdaya saing, serta mendukung ekonomi biru dan perikanan tangkap berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Peserta menyampaikan masukan berharga, seperti perlunya pelayanan dokumen berlayar bagi kapal penangkap ikan berukuran kecil (1-10 GT) dan pelaksanaan Sertifikasi Keterampilan Nelayan (SKN) yang sangat dibutuhkan nelayan Gentuma.

Melalui pembinaan ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban retribusi meningkat, serta pelayanan kesyahbandaraan semakin optimal. Hal ini diyakini akan mendukung aktivitas perikanan yang lebih produktif dan efisien di Pelabuhan Perikanan Gentuma ke depannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan Gorontalo Sejahtera melalui program Agromaritim yang digaungkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kewarganegaraan Qur’an : Sebuah Prediksi Global

    Kewarganegaraan Qur’an : Sebuah Prediksi Global

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Sejak tulisan “Mempertimbangkan Front Sosialisme Islam” tersebar, maka mulai muncul sederet tanda tanya : apakah saya adalah seorang konservatif? liberal? atau Marxis? Tentu saja, mereka semua memiliki hak untuk membuat pelbagai macam klasifikasi seperti itu. Namun, yang paling penting ialah sejauh mana analisis-analisis saya tetap bisa berkontribusi bagi penyelesaian krisis umat manusia di Timur Tengah […]

  • Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Hari Jumat tanggal 27 November 2020, Gorontalo untuk kesekian kalinya dikagetkan dengan berita penangkapan oleh Densus 88 terhadaap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato (Kecamatan Buntulia dan Randangan). Betapa tidak, Gorontalo yang dikenal dengan daerah “Serambi Madinah” yang memiliki falsafah hidup “Adat Bersendi Syara’, Syara’ Bersendi Kitabullah” harus menelan pil pahit atas kejadian ini. […]

  • Membaca Sastra agar Tidak Kehilangan Kemampuan melihat nuansa dan kehilangan Rasa

    Membaca Sastra agar Tidak Kehilangan Kemampuan melihat nuansa dan kehilangan Rasa

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Belakangan ini saya semakin memahami mengapa Gus Dur begitu dekat dengan dunia sastra. Padahal beliau adalah seorang ulama dengan dasar keilmuan agama yang sangat kuat, seorang pemikir Islam, sekaligus tokoh bangsa yang sebagian besar hidupnya dihabiskan untuk mengurus persoalan umat dan negara. Namun di tengah kesibukan membaca kitab, berdiskusi tentang agama, dan terlibat dalam berbagai […]

  • Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Basarnas dan seluruh Tim SAR gabungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, saat meninjau posko […]

  • Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pemerintah Nilai Perkuat Stabilitas Pemerintahan Daerah

    Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pemerintah Nilai Perkuat Stabilitas Pemerintahan Daerah

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mekanisme pemilihan kepala daerah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan. Pemerintah menilai skema tersebut dapat memperkuat stabilitas pemerintahan daerah serta menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara eksekutif dan legislatif. Melalui mekanisme ini, gubernur, bupati, dan wali kota tidak dipilih langsung oleh rakyat, melainkan melalui proses pemilihan di DPRD. Pemerintah berpendapat, […]

  • Lailatulqadar: Mengapa Harus Malam?

    Lailatulqadar: Mengapa Harus Malam?

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Hari, bulan dan tahun merupakan siklus hidup manusia yang diukur menurut satuan waktu dengan berdasarkan peredaran bumi, bulan dan matahari. Siklus hari manusia terbagi dalam dua babakan, yaitu malam dan siang. Dalam penciptaan keduanya, begitu sangat istimewa sehingga Allah mengulang-ulang penciptaan malam dan siang sebagai pelajaran bagi orang-orang yang berpikir (QS. 3:190, 11:3, 16:12, 23:80, […]

expand_less