Abu Ayyub Al-Ansari: Ketika Unta Nabi Memilih Rumahnya (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #27)
- account_circle Pepi Al-Bayqunie
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 68
- print Cetak

Ilustrasi menggambarkan momen hijrah Nabi Muhammad ke Madinah, ketika Nabi turun dari unta Qaswa di depan rumah Abu Ayyub al-Ansari. Penduduk Madinah, termasuk anak-anak, perempuan, dan pria, menyambut dengan sukacita dan penuh kegembiraan, melambaikan tangan dan menebar bunga. Rumah sederhana dua lantai terlihat, Nabi menempati bagian bawah, sementara Abu Ayyub dan keluarganya berada di lantai atas. Suasana menekankan kegembiraan, kehormatan, dan hangatnya sambutan bagi Nabi pada awal hijrah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tidak jauh dari tempat itu berdiri rumah Abu Ayyub al-Ansari. Nama lengkapnya adalah Khalid bin Zayd bin Kulayb al-Ansari, seorang sahabat dari suku Khazraj yang sejak awal telah menerima Islam dan berbaiat kepada Nabi dalam peristiwa Baiat Aqabah.
Ketika unta itu akhirnya benar-benar duduk, Nabi turun dari punggungnya. Barang-barang beliau kemudian dibawa masuk ke rumah Abu Ayyub. Sejak saat itulah rumah Abu Ayyub menjadi tempat tinggal pertama Nabi di Madinah.
Abu Ayyub dan istrinya menyambut Nabi dengan kegembiraan yang sulit digambarkan. Mereka merasa mendapatkan kehormatan besar karena rumah mereka dipilih sebagai tempat bernaung Rasulullah pada masa awal hijrah.
Menurut riwayat dalam Sahih Muslim, rumah Abu Ayyub memiliki dua bagian. Nabi menempati bagian bawah, sementara Abu Ayyub dan keluarganya tinggal di bagian atas. Nabi memilih tempat itu agar orang-orang yang datang menemui beliau dapat lebih mudah bertemu tanpa harus naik ke bagian atas rumah.
- Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Saat ini belum ada komentar