Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gegana Polda Jatim Temukan Black Powder dalam Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 269
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur mengungkap temuan bahan peledak jenis low explosive atau black powder dalam penyelidikan kasus ledakan mercon di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) tersebut menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat.

Sejak Senin (2/3/2026) pagi, petugas dengan perlengkapan lengkap menyisir lokasi kejadian yang telah dipasangi garis polisi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan berbahaya yang tertinggal serta mencegah potensi ledakan lanjutan di kawasan permukiman.

Ditemukan Belerang dan Potas

Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jatim, Dyan Vicky Sandi, menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal ditemukan material berupa belerang dan potas atau yang dikenal sebagai booster kelengkeng. Kedua bahan tersebut lazim digunakan dalam pembuatan bubuk petasan tradisional.

“Investigasi dari Gegana, sementara yang kami temukan itu ada unsur belerang, kemudian ada potas atau booster kelengkeng. Jadi yang dibuat di sini dipastikan low explosive atau black powder,” ungkapnya di lokasi kejadian.

Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga merupakan sisa-sisa ledakan untuk dianalisis lebih lanjut. Barang bukti tersebut antara lain selongsong petasan, kemasan belerang, serta potas yang diduga menjadi bagian dari racikan bahan peledak.

Dugaan Percikan Api

Sandi menjelaskan bahwa tingkat bahaya bahan peledak tidak hanya bergantung pada jenisnya, melainkan juga pada jumlah serta tekanan yang dihasilkan saat reaksi terjadi. Secara ilmiah, volume bahan yang besar dapat memicu tekanan tinggi yang berakibat fatal.

“Jenis bahan peledak itu tidak tergantung jenisnya apa, tapi ketika jumlahnya besar, daya ledaknya tinggi. Impact-nya bisa membahayakan atau merenggut nyawa seseorang karena tekanan yang sangat tinggi,” tegasnya.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, dugaan awal ledakan terjadi akibat percikan api saat proses pengolahan bahan. Namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil uji laboratorium forensik (Labfor) oleh penyidik Polres Ponorogo.

“Dugaan sementara mungkin ada percikan api. Tapi hasil investigasi dari penyidik Polres nanti dibawa ke labfor,” jelasnya.

Daya Ledak 2–5 Kilogram

Daya ledak diperkirakan bersumber dari bahan baku seberat antara 2 hingga 5 kilogram yang diracik di luar bangunan. Akibatnya, tekanan menyebar ke segala arah dan membentuk kawah sedalam kurang lebih 5 sentimeter di tanah.

“Mungkin 2–5 kilogram karena dibuat di luar rumah, tekanan ke luar menyebar dan kedalaman kawah ledakan sampai 5 sentimeter, itu sangat besar,” ujarnya.

Kepolisian juga menyoroti kemudahan masyarakat memperoleh bahan seperti belerang dan potas secara bebas di pasaran. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan, terutama menjelang perayaan hari besar.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba membuat atau merakit bahan peledak serupa demi menghindari jatuhnya korban. Berdasarkan catatan tahun sebelumnya, terdapat 23 kasus ledakan petasan di Jawa Timur yang menimbulkan kerugian material dan korban jiwa.

Peristiwa di Ponorogo tersebut menelan tiga korban yang seluruhnya merupakan warga setempat. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar berat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barira: Muktabah, Wala, dan Hak Pilih dalam Pernikahan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 14)

    Barira: Muktabah, Wala, dan Hak Pilih dalam Pernikahan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 14)

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Barira adalah seorang perempuan yang hidup di Madinah pada masa Nabi. Ia bukan berasal dari keluarga terpandang. Ia adalah seorang budak milik salah satu keluarga Anshar. Hidupnya pada awalnya berada dalam keterbatasan. Ia tidak bebas menentukan arah hidupnya sendiri. Namun kisahnya kemudian menjadi penting dalam sejarah Islam karena beberapa peristiwa yang melibatkan dirinya melahirkan penegasan […]

  • Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Basarnas dan seluruh Tim SAR gabungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, saat meninjau posko […]

  • Nusron Wahid Serahkan Sertifikat Wakaf kepada Nadzir As-Salam Tenjo di Jakarta

    Nusron Wahid Serahkan Sertifikat Wakaf kepada Nadzir As-Salam Tenjo di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo menerima sertifikat tanah wakaf dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf yang berlangsung di Meeting Hall Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026). Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari program percepatan legalisasi aset wakaf yang dijalankan pemerintah untuk memberikan […]

  • Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah mencanangkan gerakan Pariwisata Gorontalo Bersinar, sebuah kegiatan untuk mewujudkan destinasi wisata yang bersih dari narkoba dan bebas dari sampah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan dilaksanakan bersamaan dengan Car Free Day di sepanjang Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo, Minggu (6/7/2025). “Gerakan Pariwisata Bersih Tanpa Narkoba ini […]

  • PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone Bolango pada awal 2026 masih jauh dari target. Hingga Maret, realisasi PAD baru mencapai 21,75 persen, mendorong pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat, agresif, dan inovatif dalam mengoptimalkan pendapatan. Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berjalan dengan pola biasa. Optimalisasi PAD […]

  • Inilah Pengurus Baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia Gorontalo

    Inilah Pengurus Baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Para pelaku usaha perbenihan di Provinsi Gorontalo resmi membentuk dan memilih pengurus baru Asosiasi Produsen Benih Indonesia (Asbenindo). Kegiatan ini dihadiri oleh penangkar, produsen benih, serta pengawas benih tanaman dari berbagai kabupaten/kota. Melalui proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi, terpilih sebagai pengurus baru Ketua: Ervan Baga, Wakil Ketua: Umar Etango, Sekretaris: Hitler Datau, dan Bendahara: […]

expand_less