Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Forum resmi itu akan menetapkan program kerja dan memilih Ketua Umum yang baru.

Lantas siapa pengganti KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid selaku Ketua Umum MUI Gorontalo yang dinilai layak memimpin organisasi sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan di Gorontalo itu?

Perihal siapa sosok pengganti Ketua Umum MUI Provinsi Gorontalo, redaksi bakukabar.id, pada Kamis, 1 Mei 2025 melakukan wawancara langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Randangan, Kabupaten Pohuwato KH. Abdullah Aniq Nawawi.

Dalam wawancara Eksklusif, Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini dimintai pandangannya terkait peran MUI sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan, termasuk kontribusi MUI selama ini.

Berikut kutipan wawancara redaksi bakukabar.id bersama KH. Abdullah Aniq Nawawi;

Musyawarah Daerah (MUI) Provinsi Gorontalo tak akan lama lagi. Seperti apa pandangan Anda terkait organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama ini?

Menurut Gus Aniq sapaan akrabnya, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah berhimpunnya berbagai ormas Islam di Indonesia. Oleh karena itu, lanjut ia, dalam semangat musyawarah dan keterwakilan, sangat penting bahwa kepemimpinan MUI mencerminkan kekuatan dan kontribusi riil ormas-ormas yang tergabung di dalamnya.

“NU, sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, secara historis maupun struktural, telah memainkan peran dominan dalam pembentukan, perkembangan, dan keutuhan MUI. Karena itu, sudah sepatutnya posisi Ketua Umum MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, diamanahkan kepada kader terbaik NU”, terang Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini.

Siapa menurut Anda yang layak memimpin MUI Provinsi Gorontalo setelah KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid demisioner dan adakah Kader Nahdlatul Ulama Gorontalo yang direkomendasikan?

Ia menjawab bahwa siapapun bisa menakhodai MUI Gorontalo. Ada banyak sekali kiai-kiai yang layak berada di posisi tersebut. Hanya saja ia menegaskan bahwa tidak cukup  calon ketua MUI hanya “asal dari NU”. Yang lebih utama adalah bahwa kader tersebut mendapat legitimasi dan rekomendasi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), sebagai satu-satunya entitas struktural yang berwenang mewakili NU di tingkat provinsi. Bagi Gus Aniq, hal itu bukan soal birokratisasi, tapi soal pertanggungjawaban organisasi dan kejelasan garis perjuangan.

“Di MUI Pusat pun hal ini menjadi preseden yang kuat. KH. Anwar Iskandar yang kini menjabat Ketua Umum MUI Pusat adalah Wakil Rais ‘Aam PBNU—sebuah isyarat penting bahwa ketua MUI berasal dari unsur tertinggi dalam struktur NU. Maka sangatlah wajar apabila MUI di tingkat provinsi mengikuti prinsip yang sama, yaitu menempatkan tokoh NU yang direkomendasikan resmi oleh PWNU”

Apakah NU Gorontalo tidak khawatir ketika dinilai justeru mendominasi Struktur di MUI, Gus?

Menurutnya, NU Gorontalo tidak mengkhawatirkan penilaian tersebut. Sebab hal itu telah menjadi kesepakatan tidak tertulis selama ini. Meskipun jelas ada tata cara dan mekanisme pemilihan dan organisasi.

“Ini bukan soal dominasi, tapi soal representasi yang sah dan bertanggung jawab. Jika MUI adalah rumah bersama umat Islam, maka pemimpin rumah ini harus dipilih berdasarkan ukuran penghuni terbanyaknya. Dan NU adalah organisasi paling besar, dengan basis massa paling banyak”, papar Gus Aniq.

Apa harapan Anda untuk Ketua Umum MUI Gorontalo yang baru nanti?

Ia berharap, bahwa saatnya MUI  mulai menyusun program yang manfaatnya bisa secara langsung dirasakan ummat, seperti sentuhan pada sektor riil dan sektor-sektor kemaslahatan lainnya. Selain itu MUI di daerah juga diharap menjaga marwahnya dengan menempatkan pemimpin yang tidak hanya mewakili ormas terbesar, tetapi juga memiliki legitimasi struktural dari organisasi yang diwakilinya. Dengan begitu, kolaborasi antar ormas di MUI akan berjalan lebih tertib, seimbang, dan penuh saling hormat.

Terakhir Gus Aniq menekankan pentingnya kekompakan unsur NU dalam mengusung kader-kader terbaiknya.

“Kalau NU tidak kompak dan menunjukan marwahnya, siapa saja bisa jadi ketua MUI dan setelah terpilih cukup mengaku dia ini NU. Meskipun kontribusi dan sanad keilmuannya tidak NU”, tutup pengurus LBM PBNU ini.

Diketahui, MUI Gorontalo pada Sabtu 3 Mei 2025 akan menggelar Musda ke-VI, yang akan berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo. Seluruh ormas keagamaan islam, baik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tingkat wilayah berhak dipilih dan memilih pada forum tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum […]

  • Marhaban Ya Ramadhan

    Marhaban Ya Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu 
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Dalam salah satu bukunya yang masuk kategori best seller yakni Lentera Al-Qur’an, kisah dan hikmah kehidupan, salah satu tema yang dikupas Prof Quraish adalah menyangkut ramadhan. Ada dua kata yang digunakan untuk menyambut tamu yang datang, yakni marhaban dan ahlan wa sahlan, keduanya berarti selamat datang, tapi beda dalam penggunaan kalimat tersebut. Menurut Prof Quraish, […]

  • Fleksibilitas

    Fleksibilitas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Fleksibilitas semakin sering digunakan dalam sistem kerja terkini, baik di korporasi maupun lembaga pemerintah. Flexibility work arragment (FWA) mulai diterapkan perlahan sebagai sistem kerja. Ia diposisikan sebagai respons atas perubahan digital yang menuntut kecepatan, keterbukaan, dan efisiensi. Pola kerja tidak lagi terikat secara ketat pada ruang dan waktu. Kantor bukan lagi satu-satunya locus kerja, dan jam kerja […]

  • 360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Sebanyak 360 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Maros. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 22 Desember 2025 hingga 14 Februari 2026. Ratusan mahasiswa tersebut disebar di 11 kecamatan dan 35 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Maros. Kehadiran peserta KKN Tematik […]

  • Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Iran resmi menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran, menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang dilaporkan meninggal dunia setelah serangan militer yang terjadi di tengah eskalasi konflik kawasan Timur Tengah. Keputusan tersebut diumumkan oleh Majelis Ahli Iran pada Minggu, 8 Maret 2026. Lembaga yang berwenang memilih pemimpin […]

  • Dianggap Lalai Atasi Pencemaran Sungai, IMCI Layangkan Peringatan Darurat ke Bupati dan DLH Kabupaten Cirebon

    Dianggap Lalai Atasi Pencemaran Sungai, IMCI Layangkan Peringatan Darurat ke Bupati dan DLH Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Ikatan Mahasiswa Cirebon Indonesia (IMCI) melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), atas kegagalan bertahun-tahun dalam mengatasi pencemaran limbah industri batu alam di aliran sungai yang berhulu di Dukupuntang dan dikenal luas sebagai Sungai Jamblang. Sekretaris Umum IMCI, Barri Niko, menegaskan bahwa pencemaran […]

expand_less