Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Forum resmi itu akan menetapkan program kerja dan memilih Ketua Umum yang baru.

Lantas siapa pengganti KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid selaku Ketua Umum MUI Gorontalo yang dinilai layak memimpin organisasi sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan di Gorontalo itu?

Perihal siapa sosok pengganti Ketua Umum MUI Provinsi Gorontalo, redaksi bakukabar.id, pada Kamis, 1 Mei 2025 melakukan wawancara langsung kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Randangan, Kabupaten Pohuwato KH. Abdullah Aniq Nawawi.

Dalam wawancara Eksklusif, Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini dimintai pandangannya terkait peran MUI sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan, termasuk kontribusi MUI selama ini.

Berikut kutipan wawancara redaksi bakukabar.id bersama KH. Abdullah Aniq Nawawi;

Musyawarah Daerah (MUI) Provinsi Gorontalo tak akan lama lagi. Seperti apa pandangan Anda terkait organisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama ini?

Menurut Gus Aniq sapaan akrabnya, bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah berhimpunnya berbagai ormas Islam di Indonesia. Oleh karena itu, lanjut ia, dalam semangat musyawarah dan keterwakilan, sangat penting bahwa kepemimpinan MUI mencerminkan kekuatan dan kontribusi riil ormas-ormas yang tergabung di dalamnya.

“NU, sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, secara historis maupun struktural, telah memainkan peran dominan dalam pembentukan, perkembangan, dan keutuhan MUI. Karena itu, sudah sepatutnya posisi Ketua Umum MUI, baik di tingkat pusat maupun daerah, diamanahkan kepada kader terbaik NU”, terang Wakil Katib Syuriah PWNU Gorontalo ini.

Siapa menurut Anda yang layak memimpin MUI Provinsi Gorontalo setelah KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid demisioner dan adakah Kader Nahdlatul Ulama Gorontalo yang direkomendasikan?

Ia menjawab bahwa siapapun bisa menakhodai MUI Gorontalo. Ada banyak sekali kiai-kiai yang layak berada di posisi tersebut. Hanya saja ia menegaskan bahwa tidak cukup  calon ketua MUI hanya “asal dari NU”. Yang lebih utama adalah bahwa kader tersebut mendapat legitimasi dan rekomendasi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), sebagai satu-satunya entitas struktural yang berwenang mewakili NU di tingkat provinsi. Bagi Gus Aniq, hal itu bukan soal birokratisasi, tapi soal pertanggungjawaban organisasi dan kejelasan garis perjuangan.

“Di MUI Pusat pun hal ini menjadi preseden yang kuat. KH. Anwar Iskandar yang kini menjabat Ketua Umum MUI Pusat adalah Wakil Rais ‘Aam PBNU—sebuah isyarat penting bahwa ketua MUI berasal dari unsur tertinggi dalam struktur NU. Maka sangatlah wajar apabila MUI di tingkat provinsi mengikuti prinsip yang sama, yaitu menempatkan tokoh NU yang direkomendasikan resmi oleh PWNU”

Apakah NU Gorontalo tidak khawatir ketika dinilai justeru mendominasi Struktur di MUI, Gus?

Menurutnya, NU Gorontalo tidak mengkhawatirkan penilaian tersebut. Sebab hal itu telah menjadi kesepakatan tidak tertulis selama ini. Meskipun jelas ada tata cara dan mekanisme pemilihan dan organisasi.

“Ini bukan soal dominasi, tapi soal representasi yang sah dan bertanggung jawab. Jika MUI adalah rumah bersama umat Islam, maka pemimpin rumah ini harus dipilih berdasarkan ukuran penghuni terbanyaknya. Dan NU adalah organisasi paling besar, dengan basis massa paling banyak”, papar Gus Aniq.

Apa harapan Anda untuk Ketua Umum MUI Gorontalo yang baru nanti?

Ia berharap, bahwa saatnya MUI  mulai menyusun program yang manfaatnya bisa secara langsung dirasakan ummat, seperti sentuhan pada sektor riil dan sektor-sektor kemaslahatan lainnya. Selain itu MUI di daerah juga diharap menjaga marwahnya dengan menempatkan pemimpin yang tidak hanya mewakili ormas terbesar, tetapi juga memiliki legitimasi struktural dari organisasi yang diwakilinya. Dengan begitu, kolaborasi antar ormas di MUI akan berjalan lebih tertib, seimbang, dan penuh saling hormat.

Terakhir Gus Aniq menekankan pentingnya kekompakan unsur NU dalam mengusung kader-kader terbaiknya.

“Kalau NU tidak kompak dan menunjukan marwahnya, siapa saja bisa jadi ketua MUI dan setelah terpilih cukup mengaku dia ini NU. Meskipun kontribusi dan sanad keilmuannya tidak NU”, tutup pengurus LBM PBNU ini.

Diketahui, MUI Gorontalo pada Sabtu 3 Mei 2025 akan menggelar Musda ke-VI, yang akan berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo. Seluruh ormas keagamaan islam, baik Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tingkat wilayah berhak dipilih dan memilih pada forum tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Lalai Atasi Pencemaran Sungai, IMCI Layangkan Peringatan Darurat ke Bupati dan DLH Kabupaten Cirebon

    Dianggap Lalai Atasi Pencemaran Sungai, IMCI Layangkan Peringatan Darurat ke Bupati dan DLH Kabupaten Cirebon

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Ikatan Mahasiswa Cirebon Indonesia (IMCI) melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), atas kegagalan bertahun-tahun dalam mengatasi pencemaran limbah industri batu alam di aliran sungai yang berhulu di Dukupuntang dan dikenal luas sebagai Sungai Jamblang. Sekretaris Umum IMCI, Barri Niko, menegaskan bahwa pencemaran […]

  • Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Musthofa, mengurai arah strategi kepemimpinan NU sekaligus menyerap berbagai aspirasi daerah dalam agenda silaturahim bersama PCNU se-Gorontalo dan tiga cabang PCNU dari Sulawesi Utara, Ahad (19/4/2026), di Kantor PWNU Gorontalo. Dalam pemaparannya, Zulfa Musthofa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan […]

  • Polemik P-BMR Kian Memanas, Ersad Mamonto Soroti Epistemik dan Kuasa, KNPI Boltara Ancam Gabung Gorontalo

    Polemik P-BMR Kian Memanas, Ersad Mamonto Soroti Epistemik dan Kuasa, KNPI Boltara Ancam Gabung Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Isu pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) kembali memantik perdebatan tajam di Sulawesi Utara. Setelah Muhamad Ersad Mamonto menyampaikan kritik konseptual terhadap fondasi historis dan relasi kuasa dalam wacana P-BMR, penolakan keras juga datang dari Ketua KNPI Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Donal Palandi. Dalam responsnya terhadap tulisan Tyo Mokoagow berjudul: “Dekonstruksi PBMR”, Ersad […]

  • DPR Soroti Lemahnya Kesiapan Kepala Daerah Hadapi Bencana

    DPR Soroti Lemahnya Kesiapan Kepala Daerah Hadapi Bencana

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, menilai lemahnya koordinasi dan kesiapan kepala daerah dalam menghadapi bencana masih menjadi persoalan serius yang harus segera dibenahi. Ia menyoroti masih adanya kebingungan pimpinan daerah saat bencana terjadi, meskipun perangkat penanganan darurat telah tersedia. “Sudah jelas ada Basarnas, ada BNPB, tapi masih terlihat ragu mau ngapain. […]

  • Febrina, Dewan Pembina DPP GENINUSA : Intinya Geninusa Harus Tetap Kritis Mengawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Febrina, Dewan Pembina DPP GENINUSA : Intinya Geninusa Harus Tetap Kritis Mengawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santripreneur Nusantara (DPP GENINUSA), menggelar buka puasa bersama dan berbagi takjil dengan ibu Febrina sebagai salah satu dewan pembina Geninusa di kediamannya, Jakarta Selatan, Jum’at 07 Maret 2025. Sebagai salah satu dewan pembina Geninusa, ibu Febrina juga memberikan pesan sebagai dorongan kepada pengurus DPP Geninusa. Harapannya geninusa harus tetap konsisten dan […]

  • Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sebelum adanya kemudahan akses informasi seperti sekarang, masyarakat Desa Bobawa, kec. makian barat, kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara, memiliki cara tersendiri secara tradisional dalam menentukan awal Ramadhan. Bapak Haji Said Ahmad selaku Imam desa bobawa menyampaikan ada dua metode utama yang digunakan di masa lalu yakni perhitungan falaqiah dan pengamatan pasang surut air laut. Menurut […]

expand_less