Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku pembusuran dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Carangki, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Mirisnya, ketiga pelaku diketahui masih berstatus sebagai pelajar dan berasal dari Kabupaten Gowa. Peristiwa pembusuran tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2026) dan sempat menghebohkan jagat maya setelah rekaman video amatirnya beredar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok pelajar melakukan aksi penyerangan terhadap warga dengan menggunakan senjata tajam jenis busur panah. Aksi brutal itu menuai kecaman publik dan memicu keresahan masyarakat.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Tim Jatanras Polres Maros langsung melakukan penyelidikan intensif. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan pengejaran hingga ke wilayah Kabupaten Gowa. Hasilnya, tiga orang pelajar berinisial ANF (16), F (17), dan HW (17) berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa anak busur beserta ketapel yang digunakan saat melakukan aksi penyerangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi pembusuran tersebut diduga dipicu oleh dendam antar kelompok serta keinginan para pelaku untuk menunjukkan eksistensi di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Muh Ridwan, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kurang dari 24 jam kami telah mengamankan tiga orang pelaku pembusuran yang videonya viral di media sosial. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Gowa dan masih berstatus pelajar. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” ungkapnya, Sabtu (7/2/2026).

Kini, ketiga pelajar tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolres Maros. Meski masih di bawah umur, proses hukum tetap berjalan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan ketentuan pidana yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperketat pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminalitas jalanan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kita sering membayangkan bahwa puncak kebahagiaan terletak pada keberlimpahan materi. Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan—secara halus maupun terang-terangan—bahwa sukses berarti kaya, terkenal, dan berkuasa. Dalam imajinasi sosial yang dibentuk oleh kapitalisme modern, kekayaan adalah simbol kemenangan. Namun pengakuan Musk menghadirkan celah refleksi: mungkinkah ada sesuatu yang tak bisa dibeli, bahkan oleh orang paling kaya […]

  • Aset Langit

    Aset Langit

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen yang tidak bisa diajak kompromi. Ia memeriksa laporan keuangan batin kita tanpa perlu surat tugas dari kantor akuntan publik. Bedanya, auditor dunia bertanya soal saldo kas, auditor Ramadhan bertanya: “Saldo sabarmu berapa? Cadangan ikhlasmu cukup tidak?” Sebagai orang akuntansi, saya sering merenung, mengapa kita begitu rajin mencatat aset dunia, […]

  • Pesantren; Pilar Karakter Pemuda di Era Disrupsi

    Pesantren; Pilar Karakter Pemuda di Era Disrupsi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Jakarta– Kementerian Agama (Kemenag) RI mendorong agar lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren, diakomodasi secara eksplisit dalam penyusunan Kurikulum dan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang tengah dirumuskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Dorongan itu disampaikan oleh Tim Direktorat Pesantren Kemenag RI, Fathullah Syahrul, dalam rapat penyusunan kurikulum dan desain karakter pemuda di […]

  • Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    nulondalo.com  –  Aktivis asal Kabupaten Pohuwato, Muhajir Laindi, mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mengambil langkah lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan pertambangan rakyat di daerah tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), tetapi juga aktif mengadvokasi revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 yang dinilai belum […]

  • Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Mubarak Idrus
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala. Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun […]

  • Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Musthofa, mengurai arah strategi kepemimpinan NU sekaligus menyerap berbagai aspirasi daerah dalam agenda silaturahim bersama PCNU se-Gorontalo dan tiga cabang PCNU dari Sulawesi Utara, Ahad (19/4/2026), di Kantor PWNU Gorontalo. Dalam pemaparannya, Zulfa Musthofa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan […]

expand_less