945 Santri TPA-TPQ se-Kota Gorontalo Ikuti Wisuda dan Khatam Raya 2026
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 37
- print Cetak

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, berfoto bersama para peserta Wisuda dan Khatam Raya TPA-TPQ se-Kota Gorontalo 2026 di Lapangan Taruna Remaja, Ahad (19/4/2026) malam.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia juga menanggapi isu yang berkembang terkait persyaratan masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Gorontalo. Menurutnya, kewajiban mampu mengaji tidak dimaksudkan untuk menghambat akses pendidikan.
“Ada anggapan bahwa kebijakan ini membuat anak tidak bisa melanjutkan ke SMP. Itu tidak benar. Justru ini menjadi dorongan bagi orang tua agar memastikan anak-anaknya bisa mengaji,” tegasnya.
Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, Adhan menilai penguatan nilai-nilai keagamaan menjadi benteng penting bagi generasi muda.
Karena itu, Pemerintah Kota Gorontalo tetap berkomitmen menerapkan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai salah satu syarat masuk SMP, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2005.
Berdasarkan data panitia, Kecamatan Kota Selatan menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 193 santri. Disusul Kecamatan Kota Barat sebanyak 136 santri dan Kecamatan Dungingi sebanyak 105 santri.
Kegiatan ini dibiayai melalui DPA Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Gorontalo Tahun Anggaran 2026.
Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pengalungan gordon secara simbolis oleh Wali Kota kepada perwakilan wisudawan. Pemerintah berharap para santri yang telah dikhatamkan dapat terus belajar, mengamalkan ajaran Al-Qur’an, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar