Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ketua ISNU Gorontalo: NU Harus Jadi Pemain Utama dalam Ekonomi Syariah

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Gorontalo sekaligus Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) harus menjadi pelaku utama dalam pengembangan ekonomi syariah, bukan hanya menjpesadi penonton.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Eduart saat menjadi narasumber dalam Seminar Manajemen Bisnis bertema “MOU Kementerian Koperasi: Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih” yang digelar dalam rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PES) oleh PWNU Gorontalo, Selasa (29/10/2025).

“Bicara soal ekonomi syariah, NU harus jadi pemain, bukan hanya jadi penonton,” tegas Prof. Eduart. “Peluang ini sudah terbuka lebar melalui kerja sama dengan Kementerian Koperasi. Pertanyaannya sekarang, apakah kita mau menjemput peluang ini?”

Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya koperasi sebagai karakter dasar NU dalam memperkuat ekonomi umat.

“Karakter NU itu koperasi. Labeling keagamaan saja tidak cukup. Kita harus menunjukkan bahwa warga NU mampu mengelola bisnis syariah yang profesional melalui koperasi merah putih,” ujarnya.

Prof. Eduart juga menyinggung peran Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Bank Muamalat yang kini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem keuangan umat. Ia mendorong warga NU agar memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk memperluas jaringan ekonomi.

“NU harus naik kelas dengan mengoptimalkan Pekan Ekonomi Syariah. Gunakan media sosial untuk memperkenalkan produk, peluang, dan jejaring usaha. Kita harus fokus pada tujuan dan cita-cita besar NU untuk memajukan ekonomi umat,” pungkasnya

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Saat Ketemu Putra Mahkota Abu Dhabi di UEA, Puan Sampaikan Gagasan tentang Perempuan

    Saat Ketemu Putra Mahkota Abu Dhabi di UEA, Puan Sampaikan Gagasan tentang Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Dalam pertemuan tersebut, Puan menyuarakan gagasan tentang perempuan. Dilansir dari palementari, Selasa (18/5/2025), Pertemuan tersebut digelar di Sea Palace Abu Dhabi, UEA, 15 Februari […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Perubahan demografi global akibat migrasi pada hakikatnya tidak berdiri sebagai peristiwa sosial yang otonom. Ia merupakan pantulan dari dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak dalam irama tarik-menarik kepentingan. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz menghadirkan kenyataan bahwa arus manusia lintas batas bukan sekadar fenomena kemanusiaan, melainkan konsekuensi historis dari perebutan pengaruh global […]

  • “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Lagi-lagi belakangan ini media sosial kita khususnya Facebook, dipenuhi dengan berbagai postingan yang mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan kelompok LGBT di Gorontalo. Banyak pengguna yang mengangkat isu seperti “Tolak LGBT”, “Selamatkan Gorontalo sebagai Serambi Madinah dari Kelompok LGBT”, dan “Hilangkan kaum LGBT dari Bumi Gorontalo”. Fenomena ini mencerminkan adanya gelombang penolakan yang kuat terhadap keberadaan LGBT […]

  • Covid-19 dan “Matinya” Agama

    Covid-19 dan “Matinya” Agama

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia telah menyerang banyak jiwa manusia. Tidak mengenal yang tua maupun yang muda, laki-laki atau perempuan, bahkan anak-anak ikut menjadi korban dari ganasnya virus ini. Negara“kewalahan” melawan serangan virus corona. Beberapa program telah diberlakukan oleh pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Sebut saja physical distancing (jaga jarak), […]

  • Menag Nasaruddin Umar: Moderasi NU Jadi Kunci Diterima Timur dan Barat

    Menag Nasaruddin Umar: Moderasi NU Jadi Kunci Diterima Timur dan Barat

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan utama Nahdlatul Ulama (NU) terletak pada watak moderatnya yang mampu menjembatani peradaban Timur dan Barat. Hal tersebut disampaikan dalam momentum Halal Bihalal PB IKA PMII yang menjadi ajang konsolidasi strategis alumni dalam membaca arah kepemimpinan NU ke depan. “Wajar jika Alumni PMII membahas dan mempersiapkan […]

expand_less